Cukup Nabung Rp5.500 per Hari di Reksadana Bisa Beli OPPO A1K? Begini Caranya

Dengan berinvestasi di reksadana Prospera Dana Lancar selama 1 tahun bisa mengumpulkan dana untuk beli OPPO A1K
Kamis, 13 Juni 2019 10:43:06 WIB Arief Budiman
Image
Oppo A1K (www.oppo.com)

Bareksa,com - Oppo dikabarkan akan membawa salah satu lini entry level besutannya, yakni Oppo A1K ke Indonesia. Ini adalah smartphone murah yang telah rilis di India di akhir Mei lalu.

Sebagai ponsel entry-level dengan harga kurang dari Rp2 juta, OPPO A1K dapat menjadi perangkat andalan untuk keperluan komunikasi dan aktivitas sehari-hari, lantaran didukung dengan fitur-fitur mumpuni.

Selain baterai dengan kapasitas besar yakni 4.000 mAh, kapasitas penyimpanan internalnya juga tak kalah lega, yaitu 32GB, yang dapat diekspansi hingga 256GB melalui slot micro SD.

Kelapangan di sektor baterai yang diklaim OPPO mampu bertahan hingga 17 jam tanpa mengisi daya, ditunjang dengan keleluasaan memori untuk menyimpan lebih banyak berkas. Pengguna dapat mengoleksi lebih banyak foto dan video di OPPO A1K, tanpa harus khawatir akan kehabisan ruang.

Pada bagian layar, OPPO A1K menawarkan panel luas dengan diagonal 6,1 inci beresolusi HD+. Layarnya yang luas menawarkan pengalaman yang lebih dalam saat menonton video atau bermain game. Di samping itu, layar OPPO A1K sudah dilapisi kaca antigores Corning Gorilla Glass yang semakin meningkatkan ketangguhan panelnya.

Pada sisi desain, OPPO A1K yang tersedia dalam dua varian warna, yakni Red dan Black, dibangun dengan teknologi cutting-edge aesthetics yang membuat perangkat ini tampil fashionable. Kempat sudutnya yang melengkung membuat OPPO A1K nyaman saat digenggam dan ergonomis.

Di sektor fotografi, OPPO A1K mengandalkan kemera depan berkekuatan 5MP yang didukung fitur bokeh termasuk beautification, sedangkan kamera belakangnya berkekuatan 8 MP.

Kemampuan kamera di OPPO A1K dapat mengambil foto lebih jernih dan menawarkan perekaman video lebih stabil dan halus lewat teknologi multi-frame dan anti-getaran.

Mengenai beautification untuk menghasilkan foto yang lebih alami dan memukau. Selain itu, hadir pula fitur HDR yang membuat setiap detail foto jauh lebih tajam dalam situasi apa pun, termasuk saat kondisi cahaya minim maupun backlight.

Sementara untuk dapur pacunya, OPPO A1K bertenaga chipset MediaTek MT6762R yang dipadukan dengan RAM 2GB untuk mendongkrak performanya. Kombinasi ini cukup gegas untuk kebutuhan multitasking termasuk mengeksekusi game favorit.

Saat diperkenalkan, OPPO A1K sudah menjalankan sistem operasi Android 9.0 Pie dalam balutan antarmuka ColorOS 6 yang kaya fitur. Salah satunya, Smart Bar, yang memungkinkan untuk beralih antar aplikasi, memindahkan file, membalas pesan, atau mengambil tangkapan layar saat bermain game atau menonton video.

Sebagai informasi, OPPO A1K sebelumnya telah dirilis di Rusia pada akhir April 2019. Di sana, ponsel ini dipasarkan dengan harga 9.990 rubel atau sekitar Rp2,2 juta (kurs Rp221,54). Tertarik untuk memiliki smartphone ini?

Bagi Anda yang tertarik untuk memiliki smartphone tersebut sebisa mungkin jangan sampai berutang ya, karena kalau nanti tidak mampu membayar justru harganya jadi lebih mahal dan akan membebani keuangan Anda.

Bagi Anda yang ingin mengumpulkan uang lebih cepat, ada cara sederhana untuk melakukan hal tersebut dengan cara menginvestasikan uang Anda di reksadana pasar uang yang mampu memberikan keuntungan lebih tinggi dengan risiko moderat dibandingkan hanya sekadar menabung di bank.

Simulasi Reksadana

Bagi Anda yang ingin mengumpulkan uang untuk membeli ponsel tersebut, Anda dapat mencoba sebuah teknik sederhana dengan rutin menginvestasikan uang Anda ke produk investasi yaitu reksadana pasar uang yang memberikan imbal hasil (return) lebih tinggi dibandingkan deposito dengan risiko sangat rendah.

Untuk menghitungnya, mari kita gunakan simulasi Bareksa, yang menggunakan data historikal reksadana.


Sumber: Bareksa

Misalkan Anda mampu menyisihkan uang Rp165.000 secara rutin tiap bulannya atau sekitar Rp5.500 per hari selama satu tahun, lalu diinvestasikan ke dalam produk reksadana pasar uang Prospera Dana Lancar. Reksadana ini dikelola oleh PT Prospera Asset Management.


Sumber: Bareksa

Alhasil uang pokok yang berhasil Anda kumpulkan selama satu tahun Rp2,15 juta. Ternyata, tidak sampai di situ saja, uang tersebut berkembang dan berhasil tumbuh Rp79,48 ribu (3,71 persen) dalam periode satu tahun (12 Juni 2018 hingga 12 Juni 2019), sehingga total uang Anda menjadi Rp2,22 juta.

Dengan demikian, uang yang berhasil Anda simpan dan investasikan ke dalam reksadana pasar uang telah mencukupi keinginan untuk membeli smartphone OPPO A1K.

Mengapa Reksadana Bisa Untung?

Perlu diketahui, reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Sementara itu, reksadana pasar uang sendiri merupakan jenis reksadana yang mengalokasikan mayoritas dana dalam portofolionya pada instrumen pasar uang dan surat utang jangka pendek.

Reksadana pasar uang merupakan pilihan cocok bagi Anda yang memiliki profil risiko rendah atau yang tidak menyukai risiko sama sekali, karena bisa memberikan imbal hasil yang sedikit lebih tinggi dibandingkan deposito dengan likuiditas yang tinggi. Untuk kenyamanan berinvestasi, pastikan dulu tujuan keuangan dan profil risiko Anda.

(KA01/AM)

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER