Bandara Abdulaziz Siap Tampung 750 Ribu Jemaah, Ini Cara Nabung Umroh Rp2,5 Juta per Bulan

Harga paket yang tertera dalam fitur Bareksa Umroh tidak mengikat pada pembelian paket umroh
Hanum Kusuma Dewi • 02 Sep 2022
cover

Akuarium dengan koral raksasa di Terminal 1 Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, Arab Saudi, 19 Desember 2019. (schusterbauer.com / Shutterstock.com)

Bareksa.com - Pembukaan kesempatan lebar atau tanpa batasan jumlah jemaah pada musim umroh, nampak dibarengi oleh penguatan layanan oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Salah satunya dengan penguatan layanan akomodasi di terminal Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA).

Melansir Ihram Republika, rencana operasional tersebut meliputi persiapan penerimaan jemaah umrah selama periode 1 Muharram (30 Agustus 2022) hingga 28 Dzulqa'dah 1444 H (17 Juni 2023), serta pelaksanaan kriteria yang disetujui oleh sekitar 27 pemerintah dan pihak entitas keamanan yang bersangkutan.

Dikutip di Argaam, Rabu (31/8/2022), rencana tersebut juga berfokus pada kapitalisasi optimal dari semua kemungkinan, untuk memastikan fleksibilitas dan mobilitas sepanjang waktu. Menurut rencana, KAIA akan menampung 750.000 jemaah umrah per bulan tahun ini. 

Bisa menunaikan umroh merupakan impian setiap umat Muslim selain menjalankan ibadah haji. Anda berniat menjalankan ibadah umroh? Ayo segera siapkan dananya untuk modal berangkat ke Tanah Suci.

Tabungan Umroh di Bareksa

Salah satu cara mudah mengumpulkan biaya umroh adalah dengan menabung. Agar Tabungan Umroh bisa optimal, Smart Investor bisa menabung di reksadana syariah menggunakan fitur Bareksa Umroh yang tersedia di super app investasi Bareksa. 

Tabungan Umroh di Bareksa Umroh menggunakan reksadana syariah yang halal dan sifatnya fleksibel dengan rencana Tabungan hingga tiga tahun. Dengan fitur Bareksa Umroh di super app Bareksa, Smart Investor bisa dengan mudah memantau dan menambah jumlah Tabungan Umroh di mana saja kapan saja.

Keuntungan Tabungan Umroh di Bareksa Umroh 

1. Pasti Aman

Uang tabungan umroh milik investor akan disimpan dalam reksadana syariah, sebagai instrumen investasinya. Tidak dipegang langsung oleh pihak travel atau agen penjual, melainkan disimpan di reksadana Bareksa.

2. Layanan Lengkap

Layanan Bareksa Umroh terpadu dari awal hingga akhir, mulai dari perencanaan tabungan di reksadana syariah, pembelian paket umroh, keberangkatan umroh, hingga perjalanan pulang ke tanah air.

3. Serba Online

Pendaftaran dilakukan 100% online, dengan hanya menggunakan e-KTP. Proses tanda tangan juga dilakukan secara online menggunakan tanda tangan digital.

4. Terpercaya

Bareksa bermitra dengan agen biro perjalanan (agen travel) yang sudah memiliki reputasi. Tiap mitra agen travel telah memiliki sertifikat untuk keberangkatan umroh yang diatur oleh Kementerian Agama.

5. Sesuai Syariah

Tidak perlu ragu tentang kehalalan produk ini, karena reksadana syariah dikelola berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan nomor 20/DSN-MUI/IV/2001.

6. Fleksibel & Potensi Imbal Hasil

Menambah (top up) tabungan tidak mengikat, karena investor bebas top up kapanpun dan berapapun. Dengan reksadana syariah, tabungan umroh berpotensi tumbuh dan meraih imbal hasil lebih besar dari tabungan bank atau deposito.

Cara Buat Tabungan Umroh

Cara memulai Tabungan Umroh dengan reksadana syariah di Bareksa Umroh sangatlah mudah. Smart investor hanya perlu login ke dalam super app investasi Bareksa dan masuk ke menu Umroh

1. Simulasikan Tabungan 

Buat simulasi mulai dari jumlah jemaah, target waktu pencapaian, dan target paket umroh yang ingin dibeli. Sesuai detail yang dipilih, akan muncul estimasi biaya, dengan asumsi kenaikan harga 3% per tahun. Dari simulasi itu, ada hitungan perkiraan nabung/dana yang perlu disiapkan per bulan. 

Sebagai contoh, investor memilih paket seharga Rp27,75 juta dengan rencana menabung umroh 12 bulan. Maka, dengan asumsi harga naik menjadi Rp28,5 juta tahun depan, investor perlu menabung rutin sekitar Rp2,5 juta per bulan selama periode September 2022 hingga Agustus 2023. Angka perkiraan hasil Tabungan Umroh dengan reksadana syariah bisa lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan bank. 

2. Buat Tabungan

Smart investor bisa langsung membuat tabungan dari simulasi yang baru dibuat, atau bisa menyimpan dulu. Dari sini Tabungan sudah dibuat, tetapi masih kosong. Makanya, smart investor bisa Mulai Nabung agar target Tabungan Umroh semakin dekat. 

3. Pilih Reksadana

Akan tampil rekomendasi reksadana yang mencatat return (imbal hasil) tertinggi. Atau, smart investor bisa memilih reksadana lainnya. Kalau sudah klik Pilih dan lihat informasinya, klik Beli Reksadana. 

Selesaikan pembelian reksadana hingga pembayaran selesai. Transaksi akan tercatat di Menu Transaksi dalam super app Bareksa. 

4. Top Up Tabungan

Smart investor bisa menambah jumlah Tabungan Umroh kapan saja dan berapa saja. Semakin sering dan semakin besar nilai top up, semakin dekat dengan target dana Umroh

Bareksa Umroh sudah memberikan Pengingat Jadwal Nabung berupa notifikasi agar investor top up reksadana syariah sesuai dengan jadwal yang dibuat sebelumnya. 

5. Daftar Umroh Langsung

Kalau dana Tabungan Umroh sudah terkumpul, investor bisa langsung mendaftar Umroh dengan dana Tabungan langsung dari aplikasi Bareksa. 

6. Berangkat Umroh 

Keberangkatan umroh smart investor akan dipandu oleh agen travel terpercaya dengan sertifikat dari Kementerian Agama.

Segera wujudkan niatmu untuk pergi umroh dengan mulai Tabungan Umroh reksadana syariah di Bareksa Umroh dari sekarang!

Selengkapnya tentang BareksaUmroh kamu bisa klik tautan berikut ini.

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.