Sah! BIJB Kertajati Jadi Bandara Embarkasi/Debarkasi Musim Haji 2020

Jemaah haji asal Jawa Barat tidak perlu harus jauh-jauh ke Bandara Soekarno Hatta lagi
Bareksa • 08 Jan 2020
cover

Foto aerial proyek pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, Rabu (28/3). Jelang operasional BIJB pada Mei 2018, proyek pembangunan fisik Bandara BIJB yang saat ini telah mencapai 91,2 persen dan ditargetkan rampung pada April mendatang. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

Bareksa.com - Pemerintah melalui menteri agama, secara resmi menetapkan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Jawa Barat sebagai bandara Embarkasi/Debarkasi Haji tahun 2020.

Kebijakan tersebut, tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Agama tentang Penetapan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) sebagai Embarkasi/Debarkasi Haji oleh Menteri Agama, Fachrul Razi.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Polana B. Pramesti menyatakan bahwa BIJB sudah sangat siap menjadi bandara yang melayani embarkasi/debarkasi haji.

"BIJB adalah bandara yang megah, fasilitasnya juga memadai, masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya akan merasa nyaman terbang ke Tanah Suci melalui bandara ini. Tidak perlu harus jauh-jauh ke Bandara Soekarno Hatta yang sudah sangat padat,” ujar Polana di Jakarta.  

Nah, dengan adanya penetapan BIJB Kertajati menjadi bandara embarkasi/debarkasi haji tahun 2020, jemaah haji Jawa Barat yang awalnya berangkat ke Saudi dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, mulai tahun ini akan terbang melalui BIJB Kertajati. Begitu juga ketika pulang dari Saudi, para jemaah akan mendarat di BIJB Kertajati.

Tercatat, kuota haji untuk Jawa Barat sebanyak 38.852 jemaah, yang akan terbagi dalam 97 kelompok terbang (kloter). Kementerian Perhubungan mengimbau penyelenggara BIJB untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada calon Jemaah Haji yang terbang perdana dari BIJB Kertajati.

"Keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan harus terus menjadi prioritas. Berikan kesan dan pengalaman terbaik buat para calon Jemaah Haji kita," lanjut Polana.

Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan nantinya seluruh jemaah haji yang berasal dari Provinsi Jawa Barat akan diberangkatkan dari Asrama Haji Embarkasi Bekasi, dan mengikuti seluruh rangkaian proses seperti customs immigration and quarantine (CIQ) serta, layanan satu atap lainnya selesai dilaksanakan di asrama Haji Embarkasi Bekasi.

"Selanjutnya seluruh jemaah haji akan diberangkatkan dengan bus dari Asrama Haji Bekasi menuju BIJB Kertajati. Kehadiran embarkasi/debarkasi haji BIJB Kertajati diharapkan akan menambah kenyamanan bagi jemaah haji Jawa Barat," kata Fachrul.

Di sisi lain Menteri Agama Fachrul mengatakan pemerintah juga berharap tahun ini ada pilot project percepatan proses imigrasi saat kepulangan jemaah. Jika memungkinkan akan dilakukan di Jeddah atau saat di pesawat sehingga ketika tiba di Tanah Air, jemaah bisa langsung pulang.

Dijelaskan Fachrul, kuota jemaah haji asal Indonesia pada tahun 2019 lalu berjumlah 221.000 jemaah. Sedangkan pada tahun ini kuota bertambah 10.000 menjadi 231.000 jemaah. Kloter pertama jemaah haji dijadwalkan akan berangkat pada 26 Juni 2020.

Penambahan kuota itu menjadi salah satu konsern Fachrul, mengingat antrian jemaah haji Indonesia terus memanjang. Di Bantaeng, Sulawesi Selatan misalnya, masa tunggu jemaah haji sudah mencapai 40 tahun, atau keberangkatan tahun 2060. Rata-rata masa tunggu jemaah haji Indonesia saat ini sekitar 20 tahun.

Umroh Sebagai Alternatif

Daftar tunggu haji yang sangat lama, menyebabkan umroh jadi pilihan utama umat Islam Indonesia sembari menunggu panggilan haji. Umroh atau biasa disebut haji kecil ialah salah satu kegiatan ibadah dalam agama Islam. Hampir mirip dengan ibadah haji, ibadah ini dilaksanakan dengan cara melakukan beberapa ritual ibadah di kota suci Mekkah, khususnya di Masjidil Haram.

Bareksa Umroh menyediakan cara menabung paling efektif di reksadana syariah yang terintegrasi dengan tujuan beribadah umroh. Ada lima keuntungan dari Bareksa Umroh yakni aman, halal, serba online, terpadu dan terpercaya.

Reksadana syariah yang dijadikan wadah menabung untuk umroh ini adalah investasi resmi yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tidak perlu takut uang akan dibawa kabur oleh travel agent, karena disimpan dalam reksadana di bank kustodian.

Ada berbagai perencanaan yang dapat kita pilih di Bareksa Umroh, sebagai perkiraan jumlah nilai reksadana yang perlu diinvestasikan. Perencanaan yang tersedia berdasarkan harga paket yang berlaku saat ini, tetapi tidak mengikat pada pembelian paket.

Katakanlah kamu memilih paket Barokah untuk mewujudkan niatmu melakukan refleksi akhir tahun di Tanah Suci. Berdasarkan harga paket real berlaku saat ini di Travel Umrah dan Haji Al-Qadri, rencana paket tipe reguler selama 9 hari ini, perkiraan harganya sekitar Rp23,5 juta per orang.

Melihat rincian paket perjalanan ini, hotel yang dipilih memiliki kelas bintang 3. Kemudian, maskapai keberangkatan dan kepulangan, menggunakan penerbangan Garuda Indonesia-Saudi-Emirates.

Menggunakan rencana di Bareksa Umroh, kita bisa memperkirakan dana yang harus kita simpan tiap bulan untuk bisa berangkat umroh setahun ke depan.

Kita bisa mengetik perkiraan periode berangkat yakni 12 bulan ke depan, maka kita bisa mengalokasikan dana Rp1.958.334 per bulan atau setara dengan Rp65.227 saja per hari selama 12 bulan.


Sumber : Bareksa

Kalau ternyata kamu ingin melakukan perjalanan umroh akhir tahun dengan paket yang sama bersama pasangan terkasih, maka pada kolom peserta tinggal memilih jumlah orangnya menjadi 2. Nah, selepas itu dapat diketahui berapa dana per bulan yang disiapkan untuk diinvestasikan dalam reksadana syariah. 

Perlu diingat, rencana yang ada di Bareksa Umroh tidak mengikat dengan harga paket karena itu hanya perkiraan (estimasi). Jangka waktu juga tidak mengikat karena kita bisa mengatur sendiri dana per bulan sesuai kemampuan.

Kalau kita melewati jangka waktu, atau lebih cepat dari rencana, tidak akan dikenakan pinalti. Justru, semakin lama menabung reksadana, semakin besar potensi imbal hasil yang didapat.

Karena uang kita ditaruh di reksadana syariah yang berpotensi memberi imbal hasil lebih tinggi daripada deposito. Reksadana adalah investasi resmi yang diawasi oleh OJK.

Selain itu, reksadana syariah halal karena dikelola berdasarkan prinsip-prinsip Islami dan sudah mendapatkan fatwa halal dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Jika uang kita di reksadana syariah sudah mencapai target, bisa menyelesaikan rencana dan membeli paket dengan dana tersebut tanpa pindah platform. Cukup mudah kan?

(AM)

* * *

Ingin menabung reksadana syariah untuk umroh?

- Cara daftar jadi nasabah Bareksa Umroh, klik tautan ini
- Sudah punya akun Bareksa dan mau nabung umroh, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.