BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

ST016 Nyaris Sold Out, Pemesanan Capai Rp19,12 Triliun Jelang Penutupan Penawaran

Abdul Malik02 Juni 2026
Tags:
ST016 Nyaris Sold Out, Pemesanan Capai Rp19,12 Triliun Jelang Penutupan Penawaran
Ilustrasi investor muslimah yang berinvestasi secara online di reksadana syariah dan SBN Ritel syariah, salah satunya Sukuk Tabungan ST016. (Shutterstock)

Pemesanan Sukuk Tabungan ST016 mencapai Rp19,12 triliun atau 95,59% dari target nasional Rp20 triliun. Jelang penutupan penawaran, sisa kuota hanya 4,41%.

Bareksa - Menjelang berakhirnya masa penawaran pada 3 Juni 2026, minat investor terhadap Sukuk Tabungan seri ST016 tetap tinggi. Berdasarkan data yang dihimpun Bareksa hingga Selasa (2/6/2026) pukul 10.00 WIB, nilai pemesanan nasional ST016 telah mencapai sekitar Rp19,12 triliun, setara dengan 95,59% dari total target indikatif nasional Rp20 triliun.

Dengan capaian tersebut, kuota yang masih tersedia hanya sekitar Rp882,93 miliar atau 4,41% dari total target penjualan. Tingkat penyerapan yang mendekati penuh mencerminkan tingginya minat investor terhadap instrumen SBN Ritel syariah di tengah volatilitas pasar keuangan.

Seri ST016T2 menjadi kontributor terbesar dengan nilai pemesanan sekitar Rp12,93 triliun atau telah menyerap 99,43% dari target indikatif Rp13 triliun. Kuota yang tersisa pada tenor dua tahun tersebut hanya sekitar Rp74,12 miliar atau 0,57% dari target penjualan.

Promo Terbaru di Bareksa

Sementara itu, seri ST016T4 telah mencatat pemesanan sekitar Rp6,19 triliun atau setara 88,45% dari target Rp7 triliun, dengan sisa kuota sekitar Rp808,81 miliar atau 11,55% dari target penjualan.

Tingginya permintaan investor didukung karakteristik ST016 yang menawarkan kupon mengambang dengan batas minimal (floating with floor), yakni 6,05% per tahun untuk ST016T2 dan 6,25% per tahun untuk ST016T4. Skema tersebut memberikan peluang kenaikan imbal hasil apabila suku bunga acuan meningkat, sekaligus menjaga tingkat kupon minimum selama masa investasi.

Tabel Ringkasan Pemesanan ST016 per Tenor

Keterangan
ST016T2
ST016T4

Kupon Awal

6,05%

6,25%

Target Nasional

Rp13 triliun

Rp7 triliun

Nilai Pemesanan

Rp12,93 triliun

Rp6,19 triliun

Sisa Kuota

Rp74,12 miliar

Rp808,81 miliar

Sisa Kuota (%)

0,57%

11,55%

Terserap (%)

99,43%

88,45%

Sumber: Bareksa

Tabel Ringkasan Total Pemesanan ST016

Keterangan
Nilai

Total Target Nasional

Rp20 triliun

Total Sisa Kuota

Rp882,93 miliar

Sisa Kuota Gabungan

4,41%

Penyerapan Gabungan 2 tenor

95,59%

Sumber: Bareksa

Kenaikan BI Rate menjadi 5,25% pada Mei 2026 turut menjadi salah satu faktor yang mendukung minat investor terhadap Sukuk Tabungan ST016. Pasalnya, ST016 menggunakan skema kupon mengambang dengan batas minimal (floating with floor), sehingga berpotensi memberikan imbal hasil lebih tinggi apabila suku bunga acuan tetap naik atau bertahan di level tinggi.

Dengan BI Rate saat ini, kupon ST016T2 berpotensi meningkat menjadi sekitar 6,55% dan ST016T4 menjadi sekitar 6,75% pada periode penyesuaian berikutnya pada Agustus 2026. Prospek kenaikan kupon tersebut membuat ST016 tetap menarik bagi investor yang mencari instrumen syariah berisiko rendah di tengah volatilitas pasar keuangan.

Kesimpulan

Menjelang penutupan masa penawaran, ST016 menunjukkan tingkat penyerapan yang sangat tinggi dengan pemesanan mencapai 95,59% dari target nasional. Dukungan kupon floating with floor serta potensi kenaikan imbal hasil seiring BI Rate yang lebih tinggi menjadi faktor utama yang menjaga minat investor terhadap instrumen syariah negara ini.

FAQ

1. Kapan penawaran ST016 berakhir?
Masa penawaran ST016 berakhir pada 3 Juni 2026 pukul 12.00 WIB.

2. Berapa target penjualan nasional ST016?
Pemerintah menetapkan target indikatif nasional sebesar Rp20 triliun.

3. Seri mana yang paling diminati investor?
ST016T2 menjadi seri dengan penyerapan tertinggi, mencapai 99,43% dari target.

4. Apa keunggulan kupon ST016?
ST016 menggunakan skema floating with floor sehingga kupon berpotensi naik mengikuti suku bunga acuan, tetapi tidak turun di bawah tingkat minimal yang ditetapkan.

5. Kapan penyesuaian kupon ST016 berikutnya?
Penyesuaian kupon berikutnya dijadwalkan pada 11 Agustus 2026 sesuai ketentuan yang berlaku.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Investasi ST016 di Sini

(Rahmat Hidayat/AM)

Tentang Penulis

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Empty Illustration

Produk Belum Tersedia

Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua