Berita / SBN / Artikel

Target Penjualan ORI021 Kembali Naik Jadi Rp25 Triliun, Ini Alasannya

Dalam menambah kuota ORI021, Pemerintah menimbang strategi pembiayaan APBN 2022
Hanum Kusuma Dewi • 14 Feb 2022
cover

Banner ORI021 Pilihan Berharga untuk Semangat Baru Kementerian Keuangan

Bareksa.com - Penjualan Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI021 terus bertambah. Hingga Senin siang (14/2/2022), nilai penjualan ORI021 sudah tembus Rp22 triliun.

Menanggapi masih besarnya animo masyarakat sebagai investor ritel, pemerintah melalui Kementerian Keuangan kembali menaikkan target penerbitan ORI021. Target awal penerbitan ORI021 sendiri semula Rp15 triliun, kemudian dinaikkan secara bertahap.

"Mengingat animo masyarakat yang masih cukup tinggi, dengan mempertimbangkan strategi pembiayaan APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) tahun 2022, dimungkinkan untuk menambah kuota untuk penerbitan ORI021. Sementara ini hingga Rp25 triliun," kata Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Deni Ridwan kepada Bareksa, Senin (14/2/2022).

Baca juga Pemerintah Targetkan Penjualan ORI021 Sebesar Rp15 Triliun, Akan Dinaikkan?

ORI021 dapat dibeli secara online (e-SBN) di sejumlah mitra distribusi, salah satunya Bareksa.

ORI021 bisa jadi salah satu pilihan investasi aman karena SBN ritel ini dijamin negara dan memiliki imbal hasil menarik. Kupon ORI021 ditetapkan 4,90 persen per tahun, di saat suku bunga acuan Bank Indonesia hanya 3,5 persen. 

Selain itu, ORI021 juga mendapatkan insentif berupa potongan pajak sangat rendah, hanya 10 persen. Bandingkan pajak ini dengan pajak bunga deposito yang mencapai 20 persen. 

Baca juga Investasi Reksadana Saham Kamu Sudah Untung? Amankan Profit di Sini

Promo ORI021 di Bareksa

Buat smart investor Bareksa yang memesan ORI021, ada hadiah menanti senilai total Rp100 juta.  Smart investor Bareksa
bisa memilih salah satu dari hadiah berikut ini: 1 iPhone 12, 1 iPad Gen 9, 1 HP Xiaomi Redmi 11 Lite, 1 XIAOMI MI TV 4 LED 32 Inch, OVO
Points senilai Rp100.000, dan voucher GrabFood senilai Rp50.000. Menarik kan? Catat dulu kode promo ORI021 di Bareksa berikut ini. 

Kode promo: ORI21GRAB

  • Pembelian ORI021 minimal Rp 1 juta 
  • Hadiah voucher GrabFood masing-masing Rp50.000
  • Untuk 100 orang pemenang

Kode promo: ORI21OVO 

  • Pembelian ORI021 minimal Rp 2 juta 
  • Hadiah OVO Points masing-masing Rp100.000
  • Untuk 50 orang pemenang

Kode promo: ORI21TV 

  • Pembelian ORI021 minimal Rp 5 juta 
  • Hadiah 1  XIAOMI MI TV 4 LED 32 Inch
  • Untuk 1 orang pemenang

Kode promo: ORI21HP 

  • Pembelian ORI021 minimal Rp 10 juta 
  • Hadiah 1 HP Redmi 11 Lite
  • Untuk 1 orang pemenang

Kode promo: ORI21PAD 

  • Pembelian ORI021 minimal Rp 25 juta 
  • Hadiah 1 iPad Gen 9
  • Untuk 1 orang pemenang

Kode promo: ORI21IPHONE 

  • Pembelian ORI021 minimal Rp 50 juta 
  • Hadiah 1 iPhone 12
  • Untuk 1 orang pemenang

Kalau sudah tahu mau pilih hadiah yang mana, catat juga syarat dan ketentuannya berikut ini. 

Syarat dan Ketentuan Promo ORI021 Bareksa

  1. Periode promo 24 Januari - 17 Februari 2022
  2. Promo berlaku untuk pembelian produk SBN seri ORI021 dengan memasukkan kode promo yang dipilih nasabah
  3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
  4. Untuk
    pilihan hadiah OVO Point & Grab, pastikan nomer HP yang terdaftar
    di Bareksa sama dengan nomer yang terdaftar pada akun OVO atau Grab.
  5. Pembeli dengan nominal terbanyak berhak memenangkan hadiah
  6. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 28 Februari 2022 melalui sosial media Bareksa dan email.
  7. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindah tangankan.
  8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
  9. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa.
  10. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika nasabah terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi.

Ayo segera pesan ORI021 di Bareksa sekarang untuk kesempatan meraih hadiah menarik. Jangan tunda lagi karena kuota terbatas.

Baca juga : Kerahkan Sinergi Ekosistem, Grab-OVO Ikut Mendukung Perluasan Distribusi SBN Melalui Bareksa

Investasi SBN Sekarang

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

ORI021 merupakan salah satu jenis SBN Ritel yang memiliki fitur bisa diperdagangkan dengan tenor 3 tahun. Nilai investasi minimal Rp1 juta dan maksimal Rp2 miliar.

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara. ORI021 bisa dipesan melalui Bareksa.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan ​penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Investor Bareksa yang sudah pernah membeli SBN Ritel di Bareksa setelah Juni 2021 bisa langsung memesan ORI021Adapun investor Bareksa yang sudah pernah membeli seri SBN Ritel sebelum Juni 2021 perlu melakukan registrasi ulang.

Daftar ulang akun SBN di Bareksa ini untuk memudahkan dalam melakukan trading (jual-beli) SBN di pasar sekunder, karena Bareksa sudah bermitra dengan sekuritas yaitu Binaartha Sekuritas. Lengkapnya baca ​cara daftar ulang akun SBN Ritel di Bareksa. 

Investor Bareksa yang sudah investasi reksadana tapi belum pernah membeli SBN perlu melengkapi data, agar bisa dibuatkan rekening sub-registry untuk SBN. Data yang dibutuhkan untuk membeli SBN adalah rekening bank yang digunakan untuk menerima kupon.

Segera daftar SBN Ritel sekarang di Bareksa agar bisa memesan ORI021 pada masa penawaran. Jangan ketinggalan karena kuota terbatas.