Berita / SBN / Artikel

Pemerintah Tetapkan Imbal Hasil SR015 Sebesar 5,1 Persen per Tahun

Imbah hasil SR015 jauh lebih tinggi dari deposito bank-bank besar nasional
Abdul Malik • 18 Aug 2021
cover

Ilustrasi investasi di reksadana syariah dan SBN syariah seperti Sukuk Ritel dan Sukuk Tabungan. (Shutterstock)

Bareksa.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko - Kementerian Keuangan RI mengumumkan bahwa kupon atau imbal hasil Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR015 ditetapkan 5,1 persen per tahun. ​

Imbal hasil tersebut mengindikasikan pertimbangan basis suku bunga acuan Bank Indonesia 3,5 persen ditambah selisih (spread) 1,6 persen. Imbalan SR015 tersebut jauh lebih tinggi dari deposito beberapa bank besar nasional.

Saat ini deposito rupiah bank badan usaha milik negara dan bank swasta terbesar di Tanah Air menawarkan bunga antara 2,75 persen hingga 2.9 persen per tahun.

"Tingkat Imbalan SR015 dengan jatuh tempo tanggal 10 September 2024 adalah 5,1 persen," ungkap DJPPR Kemenkeu dalam pengumumannya kepada mitra distribusi SBN Ritel (18/8/2021).

Keuntungan lain dari investasi di SR015 ialah pajak imbal hasilnya hanya 15 persen atau lebih rendah dari pajak bunga deposito 20 persen. Artinya setelah dipotong pajak, investor masih mendapatkan imbalan SR015 senilai 4,335 persen per tahun.

​Bagi smart investor mungkin yang sudah tidak sabar lagi untuk berinvestasi di instrumen investasi yang aman karena dijamin negara dan sesuai prinsip syariah ini, segera bersiap untuk investasi.

Masa penerbitan SR015, Sukuk Ritel kedua di tahun 2021 ini akan dilaksanakan mulai 20 Agustus hingga 15 September. Smart investor catat timeline penerbitannya berikut ini ya :

Timeline penerbitan SR015 seperti berikut ini : 

Sumber : DJPPR Kemenkeu

Sukuk Negara Ritel seri SR015 merupakan salah satu dari enam seri Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang akan diterbitkan pemerintah sepanjang tahun ini. Dari 6 seri SBN Ritel yang akan diterbitkan, 3 di antaranya sudah dilaksanakan yakni Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI019, Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR014, dan Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR010.

Selanjutnya, pemerintah akan menerbitkan SBN Ritel berupa SR015 pada Agustus, ORI020 pada September, dan Sukuk Tabungan (ST) seri ST008 pada November. SBR dan ST adalah jenis SBN Ritel yang tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder (non-tradable) dan bertenor 2 tahun, sementara SR dan ORI bisa diperdagangkan (tradable) dan bertenor 3 tahun.

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Dengan berinvestasi di SBN Ritel kita tidak hanya mendapatkan imbal hasil tetapi juga membantu pembiayaan anggaran untuk pembangunan negara.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, Anda bisa menggunakan akun di Bareksa untuk memesan SBN ritel seri berikutnya.

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah mitra distribusi resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.