BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: MIKA, AMMN & UNVR, IHSG Uji 6.450-6.500

26 Agustus 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: MIKA, AMMN & UNVR, IHSG Uji 6.450-6.500
Ilustrasi investor sedang menganalisis kinerja fundamental dan teknikal saham PT Mitra Keluarga Tbk (MIKA) dan berinvestasi melalui Bareksa Saham. (Shutterstock)

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 26 Agustus 2026 menyoroti MIKA, AMMN, dan UNVR sebagai pilihan hold/spec buy. IHSG tercatat melemah tipis (24/8) saat menguji resistance penting di 6.450-6.500, skenario bullish tetap terbuka apabila level tersebut berhasil ditembus.

Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,37% ke level 6.502 pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026, sementara investor asing mencatat net sell Rp351 miliar.

Pelemahan dipimpin sektor Properties & Real Estate (-1,67%), Healthcare (-1,59%), dan Transportation & Logistics (-0,91%), disusul Technology (-0,77%) dan Consumer Cyclicals (-0,68%). Basic Materials jadi satu-satunya sektor yang menguat, naik 1,38%. BYAN (-3,21% ke Rp15.100), BBRI (-1,55% ke Rp3.180), dan BBCA (-0,78% ke Rp6.400) jadi pemberat utama indeks, sementara rupiah melemah 19 poin ke Rp17.712 per US$.

Dari global, bursa Wall Street ditutup menguat pada Selasa waktu setempat - Dow naik 0,30%, S&P 500 naik 0,32%, dan Nasdaq naik 0,66% - di tengah posisi investor menjelang rilis data inflasi PCE AS dan laporan kuartalan Nvidia yang dinanti sebagai sinyal permintaan terkait AI. Harga minyak dunia justru anjlok tajam, dengan Brent turun 3,89% dan WTI turun 3,12%, menyusul laporan kemajuan pembentukan koridor maritim sementara di Selat Hormuz yang meredakan kekhawatiran gangguan pasokan.

Promo Terbaru di Bareksa

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (26/8/2026), secara teknikal IHSG menunjukkan pemulihan jangka pendek yang konstruktif namun kini tengah menguji zona resistance penting di 6.450-6.500. Penutupan harian yang meyakinkan di atas 6.500-6.550 akan memperkuat skenario pembalikan bullish menuju area 6.800-6.900, sementara support awal berada di 6.250-6.300, disusul garis tren naik di sekitar 6.000. Momentum sudah berbalik positif meski perlu penguatan lebih lanjut untuk mengonfirmasi tekanan beli yang lebih kuat; Ciptadana memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 6.444-6.635 (26/8).

Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.

Daftar Isi

• Rekomendasi Saham Hari Ini, 26 Agustus 2026

• 1. MIKA – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk

• 2. AMMN – PT Amman Mineral Internasional Tbk

• 3. UNVR – PT Unilever Indonesia Tbk

• Tabel Rekomendasi Saham

• Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar

• Faktor Risiko Utama

• Kesimpulan

• Pertanyaan Umum

Rekomendasi Saham Hari Ini, 26 Agustus 2026

Strategi: Hold/Spec Buy

1. MIKA – PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk

  • Harga Terakhir: Rp1.845

  • Target Harga: Rp1.940–1.995

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp1.725

  • Range Beli: Rp1.770–1.825

  • Prioritas Entry: Rp1.770–1.783,75

Analisis: MIKA naik 1,1% ke Rp1.845 pada 24 Agustus, melanjutkan reli 4,83% dalam 5 hari dan 5,43% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp1.795 dan MA50 Rp1.756 - tren naik terkonfirmasi dengan breakout kedua rata-rata pergerakan terlampaui. RSI 54,83 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp1.770–1.783,75 karena rasio risk/reward dari entry atas wajar, sekitar 1,15:1.

Beli Saham MIKA di Sini

2. AMMN – PT Amman Mineral Internasional Tbk

  • Harga Terakhir: Rp4.500

  • Target Harga: Rp4.730–4.860

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp4.160

  • Range Beli: Rp4.320–4.450

  • Prioritas Entry: Rp4.320–4.352,5

Analisis: AMMN naik 0,45% ke Rp4.500 pada 24 Agustus, mencetak level tertinggi baru dalam 20 hari terakhir dan melanjutkan reli 5,39% dalam 5 hari serta 11,39% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp4.254 dan MA50 Rp3.948 - tren naik terkonfirmasi. RSI 55,39 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp4.320–4.352,5 karena rasio risk/reward dari entry atas mendekati impas, sekitar 0,97:1.

Beli Saham AMMN di Sini

3. UNVR – PT Unilever Indonesia Tbk

  • Harga Terakhir: Rp1.800

  • Target Harga: Rp1.890–1.945

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp1.760

  • Range Beli: Rp1.770–1.780

  • Prioritas Entry: Rp1.770–1.772,5

Analisis: UNVR naik 0,28% ke Rp1.800 pada 24 Agustus, melanjutkan reli 1,41% dalam 5 hari dan 6,82% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp1.770 dan MA50 Rp1.748 - tren naik terjaga. RSI 51,41 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. UNVR memperkuat validitasnya sebagai area support teknikal. Prioritaskan entry di Rp1.770–1.772,5; namun perlu dicermati bahwa jarak batas atas Range Beli ke batas rugi tetap tipis (Rp20, ~1,1%), sehingga rasio risk/reward dari entry atas tinggi secara matematis (~5,5:1) namun berisiko whipsaw.

Beli Saham UNVR di Sini

Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 26 Agustus 2026

Kode Saham

Sinyal

Harga Terakhir

Target Harga

Batas Rugi (Stop Loss)

MIKA

Hold/Spec Buy

Rp1.845

Rp1.940–1.995

Rp1.725

AMMN

Hold/Spec Buy

Rp4.500

Rp4.730–4.860

Rp4.160

UNVR

Hold/Spec Buy

Rp1.800

Rp1.890–1.945

Rp1.760

Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 24/8/2026

Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (26/8/2026), IHSG pada perdagangan (24/8) menunjukkan pemulihan jangka pendek yang konstruktif namun kini tengah menguji zona resistance penting di 6.450-6.500. Penutupan harian yang meyakinkan di atas level ini akan memperkuat skenario pembalikan bullish menuju area 6.800-6.900, sementara support awal berada di 6.250-6.300. Untuk sesi perdagangan berikutnya (26/8), Ciptadana memproyeksikan IHSG bergerak di kisaran 6.444-6.635.

Di sisi emiten, Perusahaan Gas Negara (PGAS) mencatat kinerja operasional 7M26 yang bervariasi - regasifikasi jadi kinerja terkuat (17,7% YoY) sementara bisnis inti gas trading dan transmisi belum tumbuh berarti, sehingga analis pertahankan rating HOLD dengan target harga Rp1.700/saham. Bank Tabungan Negara (BBTN) membukukan laba konsolidasi 7M26 Rp2,51 triliun (40% YoY), meski NIM tertekan ke 3,4% dan laba Juli anjlok -87% MoM, dengan analis tetap mempertahankan rating Buy dan target harga Rp1.925/saham.

Faktor Risiko Utama

  • IHSG Belum Tembus Resistance Kunci: IHSG masih menguji zona resistance 6.450-6.500 dan sempat melemah 0,37% pada sesi terakhir disertai net sell asing. Kegagalan menembus level ini secara meyakinkan berisiko memicu konsolidasi atau pullback menuju 6.250-6.300, sehingga investor perlu memantau konfirmasi breakout sebelum menambah eksposur secara agresif.

  • Range Beli UNVR Memiliki Buffer Sangat Tipis: Jarak antara batas atas Range Beli UNVR (Rp1.780) dan batas rugi (Rp1.760) hanya Rp20 (~1,1%), menghasilkan rasio risk/reward yang secara matematis tinggi (~5,5:1) namun rawan tersentuh stop loss akibat fluktuasi harga normal (whipsaw). Manajemen risiko yang disiplin tetap dianjurkan.

  • Penurunan Tajam Harga Minyak Dunia: Brent dan WTI masing-masing anjlok 3,89% dan 3,12% menyusul kemajuan negosiasi koridor maritim di Selat Hormuz. Meski meredakan kekhawatiran gangguan pasokan, penurunan tajam ini berpotensi menekan sentimen emiten energi domestik dalam jangka pendek.

Kesimpulan

Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa untuk perdagangan 26 Agustus 2026 - MIKA, AMMN, dan UNVR - menawarkan peluang hold/spec buy di tengah IHSG yang tengah menguji resistance kunci 6.450-6.500. MIKA menonjol dengan rasio risk/reward paling wajar (1,15:1) dan tren naik yang solid, sementara AMMN turut mencetak level tertinggi 20 hari terbaru. UNVR memerlukan kehati-hatian ekstra karena buffer Range Beli ke batas rugi yang tipis. Prioritaskan entry MIKA di Rp1.770–1.783,75, AMMN di Rp4.320–4.352,5, dan UNVR di Rp1.770–1.772,5, dengan manajemen risiko yang disiplin.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Apa bisnis utama PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)?

MIKA adalah operator jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, mengelola puluhan rumah sakit yang tersebar di berbagai kota besar dengan layanan kesehatan terintegrasi.

Apa bisnis utama PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)?

AMMN adalah perusahaan pertambangan yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas Batu Hijau di Nusa Tenggara Barat, salah satu tambang tembaga-emas terbesar di Indonesia.

Apa bisnis utama PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)?

UNVR adalah produsen barang konsumsi (FMCG) terkemuka di Indonesia, memproduksi dan memasarkan produk perawatan tubuh, rumah tangga, serta makanan dan minuman dengan berbagai merek global.

Mengapa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan meski sempat melemah?

Pelemahan 0,37% pada sesi terakhir tergolong wajar dalam proses menguji resistance 6.450-6.500. Selama momentum teknikal (Stochastic dan Awesome Oscillator) tetap positif dan IHSG bertahan di atas 6.000-6.050, bias jangka pendek tetap cenderung bullish menuju target 6.800-6.900.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.247,59

Up1,76%
Up2,71%
Up3,41%
Up7,05%
Up22,59%
Up15,93%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.199,44

Up1,40%
Up2,74%
Up3,83%
Up7,10%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.207,70

Up0,50%
Up1,13%
Up1,93%
Up4,85%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.041,55

Up1,28%
Down-1,19%
Down-0,58%
Up4,18%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua