Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: WIFI, HMSP & HRUM, Prediksi IHSG Positif
Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 21 Agustus 2026 menyoroti WIFI, HMSP, dan HRUM sebagai pilihan trading jangka pendek-menengah. IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.444–6.631 hari ini, melanjutkan momentum bullish setelah melesat 1,68% pada perdagangan sebelumnya.

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 21 Agustus 2026 menyoroti WIFI, HMSP, dan HRUM sebagai pilihan trading jangka pendek-menengah. IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.444–6.631 hari ini, melanjutkan momentum bullish setelah melesat 1,68% pada perdagangan sebelumnya.
Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1,68% ke level 6.502 pada perdagangan Kamis, 20 Agustus 2026, didukung net foreign inflow Rp680 miliar yang melanjutkan momentum positif pasar.
Penguatan terjadi merata di hampir seluruh sektor: Basic Materials (+3,46%), Consumer Cyclical (+2,16%), Industrials (+2,15%), Consumer Non-Cyclical (+1,98%), Financials (+1,49%), Technology (+1,44%), Energy (+1,26%), Properties & Real Estate (+1,21%), Healthcare (+0,98%), Transportation & Logistics (+0,64%), dan Infrastructures (+0,17%). AMMN (+7,97% ke Rp4.470), BRMS (+9,60% ke Rp685), dan BBCA (+1,59% ke Rp6.400) tercatat sebagai penggerak utama indeks, sementara rupiah menguat 87 poin ke Rp17.746 per US$.
Dari global, bursa Wall Street justru mencatat penurunan terbesar dalam beberapa pekan terakhir akibat kenaikan yield obligasi AS yang memicu kekhawatiran tekanan pada belanja konsumen - Dow Jones anjlok 1,32% ke 52.759, S&P 500 turun 0,87% ke 7.641, dan Nasdaq melemah 1,00% ke 26.067, dengan tekanan jual merata di saham siklikal dan teknologi. Pasar Asia bervariasi, dengan Kospi melonjak tajam 5,89%, Nikkei naik 1,36%, dan Hang Seng menguat 0,8%. Harga komoditas energi menguat, dengan Brent naik 2,36% ke US$94/barel dan WTI naik 2,33% ke US$88/barel.
Promo Terbaru di Bareksa
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (21/8/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.444 (support) - 6.631 (resistance), dengan pasar berpotensi melanjutkan pemulihan dalam zona positif. Secara teknikal, IHSG menunjukkan bullish continuation setup, didukung pola higher lows dari level 5.318 dan harga bertahan di atas garis tren naik serta rata-rata pergerakan jangka pendek. Stochastic berbalik naik dan histogram Awesome Oscillator masih positif, mengindikasikan tekanan beli masih membangun. Breakout meyakinkan di atas 6.450-6.500 berpotensi membuka jalan menuju 6.600-6.800, sementara 6.300-6.350 menjadi support kunci jangka pendek.
Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.
Daftar Isi
• Rekomendasi Saham Hari Ini, 21 Agustus 2026
• 1. WIFI – PT Solusi Sinergi Digital Tbk
• 2. HMSP – PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk
• 3. HRUM – PT Harum Energy Tbk
• Tabel Rekomendasi Saham
• Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar
• Faktor Risiko Utama
• Kesimpulan
• Pertanyaan Umum
Rekomendasi Saham Hari Ini, 21 Agustus 2026
Strategi: Hold/Spec Buy & Buy on Weakness
1. WIFI – PT Solusi Sinergi Digital Tbk
Harga Terakhir: Rp2.120
Target Harga: Rp2.230–2.290
Batas Rugi (Stop Loss): Rp1.930
Range Beli: Rp2.030–2.090
Prioritas Entry: Rp2.030–2.045
Analisis: WIFI naik 2,91% ke Rp2.120 pada 20 Agustus, mencetak level tertinggi baru dalam 20 hari terakhir dan melanjutkan reli 7,89% dalam 5 hari serta 3,41% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp1.994 dan MA50 Rp1.861 - tren naik terkonfirmasi dengan breakout kedua rata-rata pergerakan terlampaui. RSI 57,89 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp2.030–2.045 karena rasio risk/reward dari entry atas relatif rendah, sekitar 0,88:1.
2. HMSP – PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk
Harga Terakhir: Rp750
Target Harga: Rp790–810
Batas Rugi (Stop Loss): Rp715
Range Beli: Rp740–750
Prioritas Entry: Rp740–742,5
Analisis: HMSP naik 0,67% ke Rp750 pada 20 Agustus, berada di area support setelah reli 2,74% dalam 5 hari dan 4,17% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp738 dan MA50 Rp706 - tren naik terjaga. RSI 52,74 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp740–742,5 karena rasio risk/reward dari entry atas kini sekitar 1,14:1, setelah batas rugi dikoreksi ke Rp715
3. HRUM – PT Harum Energy Tbk
Harga Terakhir: Rp900
Target Harga: Rp945–975
Batas Rugi (Stop Loss): Rp830
Range Beli: Rp860–890
Prioritas Entry: Rp860–868
Analisis: HRUM naik 2,27% ke Rp900 pada 20 Agustus, mencetak level tertinggi baru dalam 20 hari terakhir dan melanjutkan reli 5,26% dalam 5 hari serta 8,43% dalam 20 hari terakhir. Harga berada di atas MA20 Rp843 dan MA50 Rp805 - tren naik terkonfirmasi. RSI 55,26 mengindikasikan momentum netral-positif dengan ruang kenaikan masih terbuka. Prioritaskan entry di Rp860–868 karena rasio risk/reward dari entry atas cukup wajar, sekitar 0,92:1.
Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 21 Agustus 2026
Kode Saham | Sinyal | Harga Terakhir | Target Harga | Batas Rugi (Stop Loss) |
WIFI | Hold/Spec Buy | Rp2.120 | Rp2.230–2.290 | Rp1.930 |
HMSP | Buy on Weakness | Rp750 | Rp790–810 | Rp715 |
HRUM | Hold/Spec Buy | Rp900 | Rp945–975 | Rp830 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 20/8/2026
Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (21/8/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.444 (support) - 6.631 (resistance), melanjutkan momentum bullish continuation setelah menembus level psikologis 6.500. Selama support di 6.300-6.350 dan garis tren naik masih terjaga, skenario penguatan lanjutan menuju 6.600-6.800 tetap terbuka.
Di sisi kebijakan, pemerintah berencana memangkas insentif motor listrik menjadi Rp3 juta/unit dari usulan awal Rp5 juta/unit, dengan realisasi penyerapan diperkirakan hanya sekitar 100 ribu unit hingga akhir 2026 - dampaknya moderat positif bagi ekosistem motor listrik namun masih terbatas ke volume industri roda dua secara keseluruhan.
Di sisi emiten, ACES membukukan pertumbuhan penjualan gerai sejenis (SSSG) 2,0% YoY di 7M26, sedikit melambat dari semester I 2026 di tengah persaingan yang mengetat dari MDIY dan Ace Hardware. Bank Syariah Indonesia (BRIS) mencatat laba semester I 2026 naik 11% YoY ke Rp4,2 triliun meski PPOP tertekan, analis mempertahankan rating Buy dan target harga Rp2.750/saham. Sementara itu, Semen Indonesia (SMGR) mencatat volume penjualan 7M26 tumbuh solid 5,1% YoY, didukung pertumbuhan kuat di pasar Vietnam, dengan rating BUY dan target harga Rp1.900/saham.
Faktor Risiko Utama
Volatilitas Global Meningkat: Bursa Wall Street mencatat penurunan terbesar dalam beberapa pekan terakhir akibat kenaikan yield Treasury AS yang memicu kekhawatiran tekanan pada belanja konsumen (Dow -1,32% ke 52.759, S&P 500 -0,87% ke 7.641, Nasdaq -1% ke 26.067). Pasar Asia sendiri bergerak bervariasi - Kospi melonjak 5,89% dan Nikkei naik 1,36%, namun STI melemah 0,39% - sehingga risiko rambatan tekanan yield AS ke sentimen pasar domestik dalam beberapa hari ke depan tetap perlu diwaspadai.
IHSG Masih Tertekan Secara Tahunan: Meski IHSG melesat 1,68% dalam sehari, performa tahun berjalan (YTD) berdasarkan data BEI masih tercatat minus 24,81%. Penguatan jangka pendek ini perlu dicermati sebagai potensi rebound teknikal, bukan indikasi pembalikan tren jangka panjang, sehingga strategi quick trade/spec buy dengan manajemen risiko ketat tetap dianjurkan.
Kesimpulan
Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa untuk perdagangan 21 Agustus 2026 - WIFI, HMSP, dan HRUM - menawarkan peluang trading jangka pendek-menengah di tengah IHSG yang melanjutkan momentum bullish menuju 6.600-6.800. HRUM dan WIFI menonjol dengan tren naik yang terkonfirmasi dan RSI yang masih netral-positif, sementara HMSP memerlukan kehati-hatian ekstra karena batas rugi pada data screener awal perlu dikoreksi sebelum digunakan sebagai acuan risiko. Prioritaskan entry WIFI di Rp2.030–2.045, HMSP di Rp740–742,5, dan HRUM di Rp860–868, dengan manajemen risiko yang disiplin.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Apa bisnis utama PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)?
WIFI adalah perusahaan penyedia layanan internet broadband/fiber dan
konektivitas Wi-Fi terjangkau untuk rumah tangga dan bisnis di
Indonesia, beroperasi di bawah merek Surge.
Apa bisnis utama PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP)?
HMSP adalah salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia, memproduksi
dan memasarkan produk tembakau seperti Sampoerna A dan Dji Sam Soe,
serta bagian dari grup Philip Morris International.
Apa bisnis utama PT Harum Energy Tbk (HRUM)?
HRUM adalah perusahaan tambang batu bara dan nikel yang bergerak di
eksplorasi, penambangan, serta perdagangan komoditas, dengan operasi
utama di Kalimantan Timur.
Kenapa batas rugi HMSP dikoreksi dari data awal?
Batas rugi awal (Rp745) berada di tengah Range Beli (Rp740–750), bukan
di bawahnya - tidak lazim untuk posisi beli karena margin risikonya
terlalu tipis. Tim Analis Bareksa mengoreksinya ke Rp715 berdasarkan
pola gap yang konsisten dengan saham lain pada batch data yang sama,
serta memastikan level tersebut tetap berada di atas MA50 sebagai
support teknikal.
Mengapa IHSG berpotensi melanjutkan penguatan meski Wall Street melemah tajam?
Penguatan IHSG lebih ditopang oleh momentum teknikal domestik - higher
lows terkonfirmasi dan net foreign inflow yang kuat - serta sentimen
sektoral yang broad-based. Meski demikian, volatilitas global tetap
perlu diwaspadai karena berpotensi merambat ke sentimen pasar domestik
dalam beberapa hari ke depan.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.246,97 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.198,19 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.207,11 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.040,62 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
