Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: HRUM, PGEO & MBMA
Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 13 Agustus 2026 menyoroti HRUM, PGEO, dan MBMA sebagai pilihan trading jangka pendek. IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.272–6.463 dengan bias positif.

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 13 Agustus 2026 menyoroti HRUM, PGEO, dan MBMA sebagai pilihan trading jangka pendek. IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.272–6.463 dengan bias positif.
Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 1,69% ke level 6.374 pada perdagangan Rabu, 12 Agustus 2026, didukung net buy asing Rp725 miliar dan memperpanjang pemulihan pasar saham domestik.
Penguatan terjadi merata di hampir seluruh sektor, dipimpin Infrastructures (+4,74%), Energy (+3,35%), Basic Materials (+2,34%), Technology (+2,21%), dan Consumer Cyclicals (+1,54%), sementara Transportation & Logistics (-0,16%) menjadi satu-satunya sektor yang ditutup melemah. BREN (+13,29% ke Rp3.750), BRPT (+7,14% ke Rp1.950), dan CUAN (+20,83% ke Rp870) tercatat sebagai penggerak utama indeks, sementara rupiah melemah 35 poin ke Rp17.875 per dolar AS.
Dari global, bursa Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Rabu, dengan Dow Jones melemah tipis 0,04% ke 53.770, sementara S&P 500 menguat 0,26% ke 7.749 dan Nasdaq naik 0,54% ke 26.588 ditopang penguatan saham-saham terkait AI. Pasar Asia bergerak variatif, dengan Kospi melonjak 3,68% ke 6.579 dan Nikkei naik 0,83% ke 67.524, sementara Hang Seng melemah 0,83% ke 25.440 dan SET Thailand turun 0,72%.
Promo Terbaru di Bareksa
Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (13/8/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.272 (support) - 6.463 (resistance), dengan pasar berpotensi tetap berada di zona positif.
Secara teknikal, IHSG menunjukkan penolakan (rejection) dari area resistance, mengindikasikan potensi pullback jangka pendek sebelum tren naik berlanjut. Indeks masih bertahan di atas support kunci dan garis tren naik, dengan indikator momentum yang tetap suportif meski mulai mendingin. Selama support 6.029–6.000 terjaga, struktur teknikal tetap bullish dengan potensi penguatan lanjutan menuju 6.454 dan selanjutnya 6.500–6.700.
Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.
Daftar Isi
• Rekomendasi Saham Hari Ini, 13 Agustus 2026
• 1. HRUM – PT Harum Energy Tbk
• 2. PGEO – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
• 3. MBMA – PT Merdeka Battery Materials Tbk
• Tabel Rekomendasi Saham
• Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar Ciptadana
• Faktor Risiko Utama
• Kesimpulan
• Pertanyaan Umum
Rekomendasi Saham Hari Ini, 13 Agustus 2026
Strategi: Buy on Weakness / Hold-Spec Buy
1. HRUM – PT Harum Energy Tbk
- Harga Terakhir: Rp855
- Target Harga: Rp900–925
- Batas Rugi (Stop Loss): Rp865
- Range Beli: Rp845–875
- Prioritas Entry: Rp865–875
Analisis: HRUM naik 3,01% ke Rp855 pada 12 Agustus, berada di atas MA20 Rp828 dan MA50 Rp798, meski sempat melemah 2,29% dalam 5 hari terakhir - mengindikasikan harga tengah menguji ulang area support setelah penguatan sebelumnya. RSI 47,71 relatif netral, konsisten dengan fase konsolidasi di area support, bukan area overbought. Perlu dicermati bahwa batas rugi Rp865 berada di dalam range beli Rp845–875, bukan di bawahnya, sehingga entry dengan rasio risk/reward yang terdefinisi jelas sebaiknya dilakukan di kisaran Rp865–875 (rasio risk/reward sekitar 2,5:1), bukan di seluruh range beli.
2. PGEO – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk
- Harga Terakhir: Rp1.070
- Target Harga: Rp1.125–1.160
- Batas Rugi (Stop Loss): Rp985
- Range Beli: Rp995–1.055
- Prioritas Entry: Rp995–1.010
Analisis: PGEO naik 1,42% ke Rp1.070 pada 12 Agustus, berada di atas MA20 Rp1.027 dan MA50 Rp967 - tren naik terkonfirmasi dengan breakout kedua rata-rata pergerakan terlampaui. RSI 55,94 mengindikasikan momentum naik menuju resistance dengan ruang kenaikan yang masih ada. Prioritaskan entry di Rp995–1.010 karena rasio risk/reward dari entry atas relatif rendah, sekitar 1,00:1.
3. MBMA – PT Merdeka Battery Materials Tbk
- Harga Terakhir: Rp550
- Target Harga: Rp580–595
- Batas Rugi (Stop Loss): Rp505
- Range Beli: Rp510–545
- Prioritas Entry: Rp510–520
Analisis: MBMA naik 3,77% ke Rp550 pada 12 Agustus, berada di atas MA20 Rp522 dan MA50 Rp515 - tren naik terkonfirmasi dengan breakout kedua rata-rata pergerakan terlampaui. RSI 50,00 masih netral namun mengarah naik menuju resistance. Prioritaskan entry di Rp510–520 karena rasio risk/reward dari entry atas relatif rendah, sekitar 0,88:1.
Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 13 Agustus 2026
Kode Saham | Sinyal | Harga Terakhir | Target Harga | Batas Rugi (Stop Loss) |
HRUM | Buy on Weakness | Rp855 | Rp900–925 | Rp865 |
PGEO | Hold / Spec Buy | Rp1.070 | Rp1.125–1.160 | Rp985 |
MBMA | Hold / Spec Buy | Rp550 | Rp580–595 | Rp505 |
Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 12/8/2026
Faktor Risiko Utama
- Struktur Batas Rugi HRUM Perlu Dicermati: Batas rugi HRUM (Rp865) berada di dalam Range Beli (Rp845–875), bukan di bawahnya, sehingga entry di bagian bawah Range Beli berisiko membuat posisi langsung berada di bawah batas rugi begitu dibuka. Investor disarankan mengutamakan entry di Rp865–875 agar risiko tetap terdefinisi dengan jelas.
- Rasio Risk/Reward Rendah pada PGEO dan MBMA: PGEO dan MBMA menawarkan rasio risk/reward dari entry atas di sekitar 1:1 (1,00:1 dan 0,88:1), sehingga investor perlu mengutamakan entry di area bawah range beli dan menerapkan manajemen risiko yang disiplin.
- IHSG Masih Rawan Pullback Jangka Pendek: Meski struktur teknikal tetap bullish, IHSG sempat tertahan di area resistance dan berpotensi mengalami pullback jangka pendek sebelum tren naik berlanjut, yang dapat memengaruhi momentum saham-saham rebound termasuk HRUM, PGEO, dan MBMA.
Kesimpulan
Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa untuk perdagangan 13 Agustus 2026 - HRUM, PGEO, dan MBMA - menunjukkan potensi rebound/penguatan lanjutan di tengah IHSG yang juga berpotensi melanjutkan penguatan meski rawan pullback jangka pendek. Prioritaskan entry HRUM di Rp865–875, PGEO di Rp995–1.010, dan MBMA di Rp510–520, dengan manajemen risiko yang disiplin mengingat rasio risk/reward dari entry atas yang relatif rendah pada ketiganya serta struktur batas rugi HRUM yang perlu dicermati secara khusus.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Apa bisnis utama PT Harum Energy Tbk (HRUM)?
HRUM bergerak di bidang pertambangan batu bara, dengan diversifikasi
bisnis ke sektor nikel dan material baterai kendaraan listrik dalam
beberapa tahun terakhir. Kinerja perseroan relatif sensitif terhadap
pergerakan harga komoditas batu bara dan nikel global.
Apa bisnis utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)?
PGEO adalah anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang eksplorasi dan
pengembangan energi panas bumi (geothermal), salah satu produsen listrik
panas bumi terbesar di Indonesia.
Apa bisnis utama PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)?
MBMA merupakan bagian dari grup usaha Merdeka Copper Gold yang bergerak
di bidang pengolahan nikel dan material baterai kendaraan listrik,
dengan sejumlah fasilitas smelter dan proyek hilirisasi nikel di
Indonesia.
Mengapa struktur batas rugi HRUM perlu diwaspadai investor?
Batas rugi idealnya berada di bawah seluruh area entry agar risiko
kerugian terukur sejak awal posisi dibuka. Pada HRUM, batas rugi berada
di dalam Range Beli, sehingga entry di bagian bawah range berisiko
membuat posisi langsung tertekan di bawah batas rugi. Investor
disarankan mengutamakan entry di bagian atas Range Beli agar risiko
tetap terkendali.
Mengapa IHSG diproyeksikan masih berpotensi mengalami pullback meski tren utama bullish?
Setelah reli signifikan dan sempat tertahan di area resistance, indeks
lazim mengalami jeda konsolidasi atau pullback jangka pendek sebagai
bagian normal dari tren naik, sebelum momentum kembali menguat menuju
level resistance berikutnya. Selama level support kunci tidak ditembus,
pullback semacam ini umumnya dipandang sehat dan tidak mengubah arah
tren jangka menengah.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.235,39 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.189,77 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.205,36 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.033,32 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.


