BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: ITMG, TOBA & ASII

23 Juli 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini: ITMG, TOBA & ASII
Menara Astra, kantor pusat PT Astra International Tbk (ASII). (dok Astra)

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 23 Juli 2026: ITMG, TOBA & ASII (Hold/Spec Buy). IHSG kisaran 6.247–6.395, kemungkinan koreksi. BI Rate tetap 5,75%.

Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi tipis 0,09% ke level 6.334 pada perdagangan Rabu, 22 Juli 2026, hampir flat setelah reli empat hari berturut-turut.

Investor asing mencatat net sell Rp920 miliar, dengan sektor Transportasi (-1,71%) dan Healthcare (-1,09%) menjadi penekan utama. Sementara Teknologi (1,56%) dan Consumer Non-Cyclicals (0,78%) menguat. Rupiah menguat tipis 3 poin ke Rp17.880/USD.

Dari global, Wall Street bergerak terbatas sementara komoditas minyak melanjutkan reli — Brent naik 3,36% ke US$94,1/bbl di tengah ketegangan Selat Hormuz. Kabar positif dari dalam negeri: Bank Indonesia mempertahankan BI Rate di 5,75% dalam RDG Juli 2026, sesuai perkiraan dan meredakan tekanan pasar.

Promo Terbaru di Bareksa

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (23/7/2026), IHSG hari ini diperkirakan bergerak di kisaran 6.247 (support) – 6.395 (resistance) dengan kemungkinan ditutup lebih rendah.

Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.

Daftar Isi

  • Rekomendasi Saham Hari Ini, 23 Juli 2026

  • 1. ITMG (Hold / Spec Buy)

  • 2. TOBA (Hold / Spec Buy)

  • 3. ASII (Hold / Spec Buy)

  • Tabel Rekomendasi Saham, 23 Juli 2026

  • Faktor Risiko Utama

  • Kesimpulan

Rekomendasi Saham Hari Ini, 23 Juli 2026

Strategi: Hold / Spec Buy

1. ITMG – PT Indo Tambangraya Megah Tbk

  • Harga Terakhir: Rp24.275

  • Target Harga: Rp25.500–26.225

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp23.425

  • Range Beli: Rp23.675–24.025

  • Prioritas Entry: Rp23.675–23.750

  • Analisis: Breakout di atas MA20 Rp23.000 dan MA50 Rp22.725 dengan RSI 51,04 mengindikasikan momentum beli baru menguat — ruang kenaikan masih luas; RR dari entry prioritas 3,06:1. Hold bagi yang sudah posisi; spec buy saat pullback ke Rp23.675–23.750.

Beli Saham ITMG di Sini

2. TOBA – PT TBS Energi Utama Tbk

  • Harga Terakhir: Rp488

  • Target Harga: Rp510–525

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp414

  • Range Beli: Rp418–482

  • Prioritas Entry: Rp418–434

  • Analisis: Breakout di atas MA20 Rp410 dan MA50 Rp404 dengan kenaikan 2,09% pada 22 Juli; RSI 56,09 mengindikasikan momentum beli baru menguat dengan volume 1,7 kali rata-rata 20 hari. Prioritaskan entry di Rp418–434 karena RR dari entry atas hanya 0,56:1.

    Beli Saham TOBA di Sini

3. ASII – PT Astra International Tbk

  • Harga Terakhir: Rp5.150

  • Target Harga: Rp5.425–5.575

  • Batas Rugi (Stop Loss): Rp4.750

  • Range Beli: Rp4.800–5.075

  • Prioritas Entry: Rp4.800–4.860

  • Analisis: Breakout di atas MA20 Rp4.840 dan MA50 Rp4.830 dengan kenaikan 0,98% pada 22 Juli; RSI 56,19 mengindikasikan momentum beli baru menguat — RR dari entry atas 1,31:1. Program buyback Rp8 triliun yang dimulai 20 Juli memberikan dukungan harga tambahan. Hold bagi yang sudah posisi; spec buy saat pullback ke Rp4.800–4.860.

Beli Saham ASII di Sini

Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa, 23 Juli 2026

Kode Saham

Sinyal

Harga Terakhir

Target Harga

Batas Rugi (Stop Loss)

ITMG

Hold / Spec Buy

Rp24.275

Rp25.500–26.225

Rp23.425

TOBA

Hold / Spec Buy

Rp488

Rp510–525

Rp414

ASII

Hold / Spec Buy

Rp5.150

Rp5.425–5.575

Rp4.750

Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 22/7/2026

Faktor Risiko Utama

  • Net Sell Asing Rp920 Miliar: Tekanan jual asing yang berlanjut pada 22 Juli mengindikasikan kehati-hatian investor global. Jika net sell berlanjut, IHSG berpotensi terkoreksi dari zona resistance 6.377, yang bisa menekan seluruh saham di portofolio.

  • Minyak Brent di US$94,1/bbl: Brent naik 3,36% ke US$94,1/bbl — level tertinggi dalam beberapa pekan — didorong ketegangan Selat Hormuz. Kenaikan minyak yang berkelanjutan meningkatkan risiko inflasi domestik dan tekanan rupiah.

  • IHSG di Resistance Kunci 6.377: Ciptadana mengingatkan ketidakmampuan IHSG menembus 6.377 mengindikasikan momentum bullish masih terbatas. Kegagalan breakout bisa memicu profit taking menuju support 6.000–6.100.

Kesimpulan

Tiga saham pilihan Tim Analis Bareksa untuk perdagangan 23 Juli 2026 — ITMG, TOBA, dan ASII — semuanya membentuk breakout di atas kedua MA dengan sinyal hold / spec buy. ITMG menawarkan RR terbaik (3,06:1 dari prioritas entry), sementara ASII mendapat dukungan tambahan dari program buyback Rp8 triliun. Prioritaskan entry ITMG di Rp23.675–23.750, TOBA di Rp418–434, dan ASII di Rp4.800–4.860. Waspadai tekanan net sell asing dan resistansi IHSG di level 6.377 yang berpotensi memicu profit taking jangka pendek.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Apa bisnis utama PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG)?

ITMG adalah perusahaan pertambangan batubara termal terkemuka di Indonesia, mengoperasikan tambang di Kalimantan Timur dan Tengah. Perseroan merupakan anak usaha Banpu (Thailand) dan memasok batubara terutama ke pasar ekspor Asia seperti Jepang, Korea, dan India. ITMG dikenal dengan konsistensi dividen tinggi.

Apa bisnis utama PT Astra International Tbk (ASII)?

ASII adalah konglomerat terbesar Indonesia dengan enam lini bisnis: otomotif, jasa keuangan, alat berat & pertambangan, agribisnis, infrastruktur, dan teknologi informasi. Merek andalannya mencakup Toyota, Daihatsu, Honda (motor), dan Astra Credit Companies. ASII menjadi salah satu konstituen terbesar IHSG.

Apa itu program buyback saham dan dampaknya bagi investor?

Buyback adalah pembelian kembali saham oleh perusahaan dari pasar. Dampaknya: (1) jumlah saham beredar berkurang sehingga EPS meningkat, (2) manajemen memberi sinyal bahwa harga saham undervalued, (3) memberikan dukungan harga di pasar. ASII menerima persetujuan buyback hingga Rp8 triliun yang mulai berjalan 20 Juli 2026.

Mengapa BI Rate dipertahankan di 5,75% berdampak positif bagi saham?

Keputusan BI hold rate meredakan kekhawatiran kenaikan biaya pinjaman lebih lanjut. Ini positif terutama bagi emiten sensitif suku bunga (properti, perbankan, emiten berleverage) dan menjaga daya tarik saham dibanding obligasi. Ketidakpastian berkurang juga mendorong selera risiko investor jangka pendek.

Apa itu KLM (Kebijakan Likuiditas Makroprudensial) dan kaitannya dengan BBTN?

KLM adalah kebijakan BI yang memberikan insentif GWM bagi bank yang menyalurkan kredit ke sektor prioritas atau memenuhi kriteria tertentu. Revisi terbaru menaikkan batas maksimum insentif ke 6% DPK dan menambahkan saluran pendalaman pasar uang (PPU) bagi bank dengan rasio SSB <19%. BBTN dengan rasio SSB 14,3% berpotensi mendapat insentif penuh dari saluran PPU baru ini.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.225,99

Up0,98%
Up1,30%
Up1,62%
Up6,28%
Up20,47%
Up14,56%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.182,87

Up0,97%
Up1,92%
Up2,39%
Up6,44%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.028,42

Up0,97%
Down-2,34%
Down-1,83%
---

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.201,67

Up0,50%
Up1,08%
Up1,42%
Up5,32%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua