BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini : DSNG, ACES & BSDE, Begini Prediksi IHSG

07 September 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa Hari Ini : DSNG, ACES & BSDE, Begini Prediksi IHSG
Perkebunan milik PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG). (dok perseroan)

Rekomendasi saham Tim Analis Bareksa 7 September 2026 menyoroti DSNG, ACES dan BSDE. IHSG diprediksi bergerak 6.561-6.704 dengan bias negatif.

Bareksa - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,47% ke 6.636 pada Jumat (4/9/2026), meskipun investor asing mencatatkan net buy Rp30 miliar. Pelemahan dipimpin sektor Transportation & Logistics (-1,09%), Consumer Non-Cyclicals (-1,07%), dan Technology (-0,76%).

ASII turun 2,97% ke Rp4.900, BBCA melemah 1,11% ke Rp6.700, dan BMRI terkoreksi 0,9% ke Rp4.420. Rupiah justru menguat 23 poin ke Rp17.637 per dolar AS.

Dari global, nonfarm payrolls AS Agustus bertambah 162.000, melampaui perkiraan 55.000. Probabilitas kenaikan Fed Rate pada September pun meningkat menjadi 60% dari 52%. Dow Jones turun 0,51%, S&P 500 melemah 0,38%, dan Nasdaq terkoreksi 0,29%.

Promo Terbaru di Bareksa

Mengutip riset Ciptadana Sekuritas Asia (7/9/2026), IHSG pada Senin diperkirakan bergerak dengan support 6.561 dan resistance 6.704 serta bias ke zona negatif.

Ringkasan untuk Investor

  • IHSG diprediksi bergerak di kisaran 6.561-6.704 dengan bias negatif.

  • DSNG memiliki momentum, volume, dan kekuatan relatif paling menonjol.

  • BSDE mengungguli sektor properti, tetapi sedang menguji level tertinggi 20 hari.

  • ACES menawarkan rasio risk/reward menarik, tetapi momentum masih netral.

  • Tunggu harga masuk ke area beli dan disiplin menerapkan batas rugi.

Berikut rekomendasi saham hari ini dari Tim Analis Bareksa.

Daftar Isi

  • Rekomendasi DSNG, ACES, dan BSDE

  • Tabel rekomendasi saham

  • Prediksi IHSG dan sorotan pasar

  • Faktor risiko, kesimpulan, dan FAQ

Rekomendasi Saham Hari Ini, 7 September 2026

Strategi: Speculative Buy

1. DSNG - PT Dharma Satya Nusantara Tbk

  • Harga terakhir: Rp1.640

  • Area beli: Rp1.570-1.620

  • Target harga: Rp1.725-1.775

  • Batas rugi: Rp1.530

Analisis: DSNG naik 0,31% ke Rp1.640, berada di atas MA20 sekitar Rp1.464 dan MA50 Rp1.361. RSI 55,81 menunjukkan momentum positif tanpa memasuki area jenuh beli. Volume mencapai 13,36 juta saham atau 2,08 kali rata-rata 20 hari. DSNG juga naik 19,27% dalam 20 hari, jauh melampaui sektor Consumer Non-Cyclicals yang hanya naik 1,51%. Karena harga terakhir sudah di atas area beli, investor dapat menunggu pullback menuju Rp1.570-1.620.

Beli Saham DSNG di Sini

2. ACES - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk

  • Harga terakhir: Rp358

  • Area beli: Rp354

  • Target harga: Rp376-388

  • Batas rugi: Rp350

Analisis: ACES naik 0,56% ke Rp358, sedikit di atas MA20 sekitar Rp357 dan MA50 Rp354. Volume 43,32 juta saham setara 1,8 kali rata-rata 20 hari, tetapi RSI 49,44 menunjukkan momentum masih netral. Kinerja lima dan 20 hari masing-masing -0,56% dan -1,1%, tertinggal dari sektor Consumer Cyclicals. Penembusan Rp362, level tertinggi 20 hari, akan memperkuat konfirmasi kenaikan. Area Rp354 dapat dicermati selama harga tidak menembus batas rugi Rp350.

Beli Saham ACES di Sini

3. BSDE - PT Bumi Serpong Damai Tbk

  • Harga terakhir: Rp670

  • Area beli: Rp640-660

  • Target harga: Rp705-725

  • Batas rugi: Rp630

Analisis: BSDE naik 0,75% ke Rp670, berada di atas MA20 sekitar Rp628 dan MA50 Rp598. RSI 54,69 menunjukkan momentum beli menguat, didukung volume 38,8 juta saham atau 1,5 kali rata-rata 20 hari. Kinerja 20 hari mencapai 14,53%, lebih tinggi daripada sektor Properties & Real Estate yang naik 10,69%. Karena Rp670 merupakan level tertinggi 20 hari, entry yang lebih terukur berada di Rp640-660.

Beli Saham BSDE di Sini

Tabel Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa

Kode

Rekomendasi

Harga Terakhir

Area Beli

Target Harga

Batas Rugi

DSNG

Speculative Buy

Rp1.640

Rp1.570-1.620

Rp1.725-1.775

Rp1.530

ACES

Speculative Buy

Rp358

Rp354

Rp376-388

Rp350

BSDE

Speculative Buy

Rp670

Rp640-660

Rp705-725

Rp630

Sumber: Tim Analis Bareksa, harga terakhir per 4/9/2026.

Prediksi IHSG dan Sorotan Pasar

Ciptadana Sekuritas menilai struktur teknikal IHSG masih bullish, tetapi pasar mulai jenuh beli. Area gap 6.400-6.450 telah tertutup dan indikator Stochastic memasuki kondisi sangat overbought, sehingga peluang konsolidasi atau koreksi jangka pendek meningkat.

Selama IHSG bertahan di atas 6.450, struktur pemulihan masih terjaga. Jika level tersebut ditembus, risiko pelemahan menuju support 6.300-6.350 membesar. Resistance psikologis terdekat berada di sekitar 6.700, sedangkan sasaran kenaikan berikutnya di 7.100-7.110.

Faktor Risiko Utama

  • IHSG overbought: meningkatkan risiko aksi ambil untung setelah pemulihan indeks.

  • Ekspektasi kenaikan Fed Rate: peluang kenaikan suku bunga September menjadi 60% dan dapat menekan aset berisiko.

  • Harga minyak tinggi: Brent US$96,3 dan WTI US$91,5 per barel berpotensi menjaga tekanan inflasi dan membatasi pelonggaran moneter.

Kesimpulan

DSNG, ACES, dan BSDE masuk rekomendasi speculative buy Tim Analis Bareksa untuk 7 September 2026. DSNG memiliki kombinasi momentum, volume, dan kekuatan relatif paling kuat. BSDE juga mengungguli sektornya, sedangkan ACES masih membutuhkan konfirmasi. Karena IHSG diprediksi berkonsolidasi dengan bias negatif, investor sebaiknya menunggu harga masuk ke area beli dan disiplin menerapkan batas rugi.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Reynaldi/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Mengapa DSNG menjadi sorotan utama?

Volume DSNG lebih dari dua kali rata-rata 20 hari dan harganya naik 19,27% dalam 20 hari. Namun, saham ini sebaiknya tidak dikejar di atas area beli.

Mengapa ACES direkomendasikan meski momentumnya netral?

ACES berada dekat MA20 dan MA50 serta didukung kenaikan volume. Rekomendasinya bersifat spekulatif dan memerlukan konfirmasi penembusan Rp362.

Apa yang dilakukan jika harga dibuka di atas area beli?

Investor dapat menunggu koreksi. Membeli jauh di atas area rekomendasi memperbesar jarak menuju batas rugi dan menurunkan rasio risk/reward.

Apakah IHSG overbought berarti harus menjual?

Tidak selalu. Tren dapat berlanjut sehingga kondisi tersebut perlu dibaca bersama support, resistance, dan volume.

Apa arti speculative buy?

Strategi membeli berdasarkan peluang teknikal dengan tingkat ketidakpastian lebih tinggi. Gunakan ukuran posisi terukur dan disiplin stop loss.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.248,14

Up1,55%
Up2,88%
Up3,46%
Up6,67%
Up22,65%
Up15,26%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.202,87

Up1,41%
Up2,87%
Up4,13%
Up7,18%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.209,99

Up0,51%
Up1,21%
Up2,13%
Up4,69%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.042,46

Up1,00%
Down-1,20%
Down-0,49%
Up4,12%
--

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua