ANTAM Catat Laba Rp3,66 Triliun di Q1 2026, Kinerja Operasional Menguat
ANTAM (ANTM) membukukan laba Rp3,66 triliun di 1Q26. Simak kinerja, segmen usaha, dan dampaknya bagi investor.

ANTAM (ANTM) membukukan laba Rp3,66 triliun di 1Q26. Simak kinerja, segmen usaha, dan dampaknya bagi investor.
Bareksa - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melaporkan laba bersih Rp3,66 triliun pada Q1 2026. Informasi ini penting bagi investor karena mencerminkan penguatan kinerja operasional di sektor pertambangan.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI tanggal 28 April 2026, kinerja didorong oleh segmen emas, nikel, serta bauksit dan alumina yang tumbuh solid. Penjualan emas menjadi kontributor terbesar, disusul peningkatan volume nikel dan optimalisasi produksi alumina. Secara keseluruhan, penjualan bersih mencapai Rp29,32 triliun.
Dari sisi profitabilitas, laba usaha dan EBITDA juga mengalami pertumbuhan sejalan dengan efisiensi biaya dan strategi pemasaran domestik. Posisi aset dan kas turut meningkat, menunjukkan kondisi keuangan yang lebih kuat untuk mendukung ekspansi. ANTM adalah BUMN yang bergerak di sektor metal dan mineral mining.
Promo Terbaru di Bareksa
Kinerja Operasional dan Segmen Usaha
ANTM mencatat kontribusi emas sekitar 81% dari total penjualan, sementara nikel menyumbang 15% dan bauksit serta alumina 3%. Pertumbuhan ini ditopang permintaan domestik dan ekspor yang stabil di tengah dinamika harga komoditas global.
Perusahaan juga memperkuat rantai pasok melalui kerja sama strategis di sektor emas serta peningkatan kapasitas produksi di berbagai lini. Hal ini menjadi perhatian pasar karena mendukung keberlanjutan kinerja jangka panjang.
Ringkasan Kinerja ANTM 1Q26
Laba bersih: Rp3,66 triliun
Penjualan bersih: Rp29,32 triliun
Kontributor utama: Emas (81%)
Segmen nikel: Rp4,47 triliun
Aset total: Rp63,30 triliun
Dampak ke Investor
Profitabilitas meningkat
Struktur aset lebih kuat
Segmen emas tetap dominan
Arus kas dan ekspansi terjaga
Kesimpulan
ANTM mencatat kinerja positif pada Q1 2026 dengan pertumbuhan laba dan penjualan yang solid. Peningkatan ini didorong oleh seluruh segmen utama bisnis. Data ini menunjukkan penguatan fundamental perusahaan yang dapat menjadi perhatian investor dalam mencermati tren kinerja ke depan.
FAQ
1. Berapa laba ANTM di 1Q26?
Rp3,66 triliun.
2. Sektor apa bisnis ANTM?
Pertambangan logam dan mineral.
3. Apa segmen terbesar ANTM?
Emas.
4. Kapan laporan dirilis?
28 April 2026.
5. Apa yang mendorong kinerja?
Penjualan emas, nikel, dan efisiensi operasional.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.211,21 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.200,25 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,52 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,08 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang