Rekomendasi Saham Tim Analis Bareksa: BUKA, KPIG, & BBTN, IHSG Bisa Rebound Terbatas
Rekomendasi saham 22 April 2026: BUKA, KPIG, dan BBTN. Simak analisis teknikal, level support-resistance, serta arah IHSG terbaru.

Rekomendasi saham 22 April 2026: BUKA, KPIG, dan BBTN. Simak analisis teknikal, level support-resistance, serta arah IHSG terbaru.
Bareksa - Tim Analis Bareksa merekomendasikan sejumlah saham dengan pendekatan trading jangka pendek berbasis teknikal pada 22 April 2026, yakni PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT. MNC Tourism Indonesia Tbk sebelumnya bernama PT MNC Land Tbk (KPIG), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN). Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bisa rebound terbatas.
1. BUKA - hold / beli spekulatif di Rp149–170
Saham BUKA ditutup melemah 1,15% ke level Rp172 pada perdagangan 21 April 2026. Pergerakan intraday menunjukkan tekanan jual masih dominan, meski sempat terjadi rebound tipis sebelum akhirnya bergerak sideways di bawah penutupan sebelumnya.
Secara teknikal, BUKA mulai mendekati area konsolidasi dengan support di kisaran Rp170–172 dan support kuat di Rp149–155. Sementara itu, resistance berada di rentang Rp181–186.
Promo Terbaru di Bareksa
Strategi yang digunakan adalah buy on weakness di area support, dengan potensi kenaikan menuju target Rp181–186, serta batas risiko di Rp147.
2. KPIG - hold / beli spekulatif di Rp125
Saham KPIG ditutup turun 2,33% ke level Rp126. Pergerakan saham ini cenderung melemah di awal sesi, kemudian bergerak sideways dengan rebound terbatas hingga penutupan. Kondisi ini mencerminkan fase konsolidasi jangka pendek yang masih dibayangi tekanan jual.
Dari sisi teknikal, support berada di area Rp125–126 dengan support kuat di Rp121–123. Sementara resistance berada di kisaran Rp132–136 sebagai target harga ambil untung dan batas rugi di Rp123.
Strategi trading yang disarankan adalah buy on weakness di area support, dengan peluang kenaikan jika harga mampu rebound dan menguji resistance.
3. BBTN - hold / beli spekulatif di Rp1.260–1.315
Berbeda dengan dua saham sebelumnya, BBTN justru mencatat kenaikan 1,92% ke level Rp1.330. Pergerakan saham ini cenderung menguat sejak awal sesi dan sempat menguji area Rp1.340 sebelum ditutup dengan koreksi tipis di zona atas.
Secara teknikal, momentum jangka pendek BBTN masih positif dengan indikasi konsolidasi di area atas. Support berada di kisaran Rp1.300–1.315 dengan support kuat di Rp1.250, sementara resistance berada di rentang Rp1.340–1.400 sebagai target harga ambil untung dan batas rugi di Rp1.250.
Peluang kenaikan terbuka jika harga mampu breakout dan bertahan di atas Rp1.340, dengan pendekatan buy on weakness di area support.
Highlight Pasar
Grafik Pergerakan IHSG
Sumber: Ciptadana Sekuritas Asia
IHSG ditutup melemah 0,46% atau turun 35 poin ke level 7.559 pada perdagangan Selasa (21/4), dengan pergerakan di kisaran 7.512–7.569. Meski terkoreksi, menurut riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia, investor asing masih mencatatkan net buy sekitar Rp474 miliar. Pelemahan indeks dipimpin saham DSSA, BBRI, dan BREN, sementara sektor energi dan infrastruktur menjadi penekan utama. Di sisi lain, rupiah justru menguat ke Rp17.144 per dolar AS.
Secara teknikal, IHSG saat ini berada dalam fase pemulihan jangka pendek setelah sempat terkoreksi tajam dari area 8.400. Indeks telah rebound dari support kuat 6.900–7.000 dan kembali bergerak di atas area konsolidasi 7.300. Namun, pergerakan kini mendekati resistance penting di kisaran 7.550–7.600, yang berpotensi memicu tekanan jual karena berdekatan dengan moving average jangka pendek yang menurun.
Untuk perdagangan Rabu (22/4), IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7.512–7.692 dengan peluang rebound terbatas. Jika mampu menembus resistance 7.600, indeks berpotensi melanjutkan penguatan menuju 7.900–8.000. Sebaliknya, jika gagal bertahan di atas 7.512 atau kembali turun di bawah 7.300, maka risiko koreksi lanjutan ke area 7.000 masih terbuka.
Kesimpulan
Saham BUKA dan KPIG masih berada dalam fase konsolidasi dengan tekanan jual jangka pendek, sementara BBTN menunjukkan momentum lebih kuat di area atas. IHSG diperkirakan bergerak terbatas dengan peluang rebound selama bertahan di atas support kunci. Pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan indeks menembus area resistance terdekat.
FAQ
1. Apa arti buy on weakness?
Strategi membeli saham saat harga melemah di area support dengan harapan rebound.
2. Kenapa penting melihat level support dan resistance?
Level ini membantu menentukan area beli, jual, dan potensi arah pergerakan harga.
3. Apa risiko jika IHSG turun di bawah support?
Berpotensi memicu koreksi lanjutan ke level yang lebih rendah.
4. Apa arti breakout dalam analisis saham?
Kondisi saat harga menembus resistance, yang bisa membuka peluang kenaikan lanjutan.
5. Apakah rekomendasi ini untuk jangka panjang?
Tidak, analisis ini berbasis trading jangka pendek (teknikal).
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist
di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12
tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP,
ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta
analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister
Ekonomi dari Universitas Trisakti.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.219,22 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.199 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.173,87 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.054,09 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang