BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Hari Ini: AMRT, BREN, MDKA & TINS, IHSG Berpeluang Rebound Tapi Rawan Turun

Abdul Malik07 April 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Hari Ini: AMRT, BREN, MDKA & TINS, IHSG Berpeluang Rebound Tapi Rawan Turun
Ilustrasi logo PT Timah Tbk (TINS) yang dilihat investor melalui ponsel. (Shutterstock)

Rekomendasi saham hari ini AMRT, BREN, MDKA, dan TINS. IHSG berpeluang rebound jangka pendek, namun masih dalam tren turun dan rawan lanjut melemah.

Bareksa - Riset teknikal Ciptadana Sekurita Asia merekomendasikan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT. Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Timah Tbk (TINS) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 7 April 2026. Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang memantul rebound, namun masih rawan turun.

1. AMRT: Peluang rebound

Harga AMRT naik 1,04% dan ditutup di Rp1.455 (6/4). Meski naik, tren saham ini masih turun (downtrend), terlihat dari pergerakan dalam pola turun dan masih berada di bawah rata-rata harga 55 hari, menandakan tekanan jual masih dominan.

Setelah gagal bertahan di area resistance Rp1.965, tekanan jual kembali muncul dan mendorong harga turun ke area support Rp1.380–1.410. Saat ini harga sedang mencoba stabil di area tersebut. Agar tren bisa berbalik naik, harga perlu menembus garis tren turun disertai volume dan momentum yang lebih kuat.

Promo Terbaru di Bareksa

Rekomendasi: beli spekulatif saham AMRT di Rp1.455, cut loss di Rp1.390, target profit di Rp1.545.

2. BREN: Sedang uji area support

Harga BREN turun tajam 9,17% dan ditutup di Rp4.360 (6/4). Saat ini saham berada dalam fase turun yang kuat setelah menembus support penting di Rp5.600, sehingga memicu aksi jual besar hingga mendekati level terendah di sekitar Rp4.140.

Pergerakan harga sudah jauh di bawah rata-rata 55 hari, menandakan tren sudah berubah dari sideways ke turun jelas (downtrend). Indikator stochastic sudah di area jenuh jual (oversold), artinya ada peluang pantul, tapi belum ada tanda kuat rebound.

Rekomendasi: beli saat melemah saham BREN di Rp4.300, cut loss di Rp4.130, target ambil untung di Rp4.800.

3. MDKA: Peluang rebound

Harga MDKA turun tipis 0,31% dan ditutup di Rp3.250 (6/4). Saat ini saham sedang bergerak sideways (konsolidasi) setelah sebelumnya naik kuat, dan masih bertahan di atas support penting di sekitar Rp2.820.

Harga sempat turun ringan dari puncak terakhir di Rp3.580, tapi secara keseluruhan tren masih positif selama tetap di atas garis tren naik. Indikator stochastic mulai berbalik naik dari level tengah, menandakan momentum mulai membaik dan ada peluang lanjut naik.

Rekomendasi: beli spekulatif saham MDKA di Rp3.250, cut loss di Rp3.130, target ambil untung di Rp3.380.

4. TINS: Peluang rebound

Harga TINS naik 5,33% dan ditutup di Rp3.560 (6/4). Secara garis besar, tren saham ini masih naik (uptrend), meski sempat turun dari puncak di sekitar Rp4.720. Saat ini harga mulai stabil di dekat garis tren naik dan area support penting di Rp3.050–3.250.

Posisi harga juga masih di sekitar rata-rata 55 hari, menandakan fase konsolidasi (istirahat), bukan pembalikan tren turun. Indikator stochastic mulai naik, menunjukkan momentum jangka pendek mulai membaik.

Rekomendasi: beli spekulatif saham TINS di Rp3.560, cut loss di Rp3.430, target profit di Rp3.900.

Highlight Pasar

Grafik Pergerakan IHSG

Illustration

Sumber: Ciptadana Sekuritas

IHSG ditutup melemah 0,53% ke level 6.989 (6/4), di tengah aksi jual bersih investor asing Rp633 miliar dan pelemahan rupiah ke Rp17.038 per dolar AS. Tekanan terjadi di mayoritas sektor, terutama infrastruktur, konsumsi primer, dan kesehatan. Sementara itu, sektor konsumsi non-primer, bahan baku, dan energi masih mencatat kenaikan. Pelemahan indeks terutama dipicu oleh penurunan saham-saham besar seperti DSSA, BREN, dan BBCA.

Secara teknikal, IHSG saat ini berada dalam tren turun jangka pendek setelah menembus support penting di area 7.482. Pergerakan harga juga masih berada di bawah rata-rata 55 hari, menandakan momentum pasar yang melemah dan dominasi tekanan jual. Indikator teknikal menunjukkan IHSG masih berada di area bawah, sehingga peluang kenaikan masih terbatas meski sempat terjadi pantulan kecil.

Ke depan, IHSG diperkirakan bergerak di kisaran 6.917–7.074. Selama belum mampu menembus resistance 7.300–7.500, arah pergerakan masih cenderung melemah dengan potensi turun ke area 6.750. Namun, peluang rebound jangka pendek tetap terbuka jika ada peningkatan momentum dan IHSG mampu kembali menembus area rata-rata pergerakannya.

Kesimpulan

IHSG masih berada dalam tekanan tren turun jangka pendek meski ada peluang rebound terbatas. Saham seperti AMRT, BREN, MDKA, dan TINS menarik untuk trading jangka pendek, namun tetap perlu disiplin karena risiko penurunan masih terbuka.

FAQ

1. Apakah IHSG sudah aman untuk naik?
Belum, masih dalam tren turun meski ada peluang pantulan jangka pendek.

2. Saham mana yang menarik hari ini?
AMRT, BREN, MDKA, dan TINS untuk trading jangka pendek.

3. Strategi terbaik saat ini?
Fokus trading cepat dengan disiplin cut loss.

4. Risiko utama pasar saat ini?
Tekanan jual asing, pelemahan rupiah, dan tren teknikal yang masih bearish.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

(AM)

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.210,63

Down- 0,21%
Up2,02%
Up0,35%
Up8,27%
Up20,11%
Up14,71%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.196,81

Up0,08%
Up2,42%
Up1,01%
Up7,99%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.168,08

Down- 0,11%
Up2,58%
Up1,11%
Up7,83%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.046,89

Down- 0,46%
Up2,82%
Down- 0,07%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua