BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Rekomendasi Saham Hari Ini AMRT, BBCA, MIKA & TLKM, IHSG Diprediksi Sideways

Abdul Malik05 Mei 2026
Tags:
Rekomendasi Saham Hari Ini AMRT, BBCA, MIKA & TLKM, IHSG Diprediksi Sideways
Mencara BCA atau kantor pusat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau Bank BCA di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. (Shutterstock)

Rekomendasi saham hari ini AMRT, BBCA, MIKA, TLKM serta prediksi IHSG 5 Mei 2026 yang diperkirakan sideways dalam fase konsolidasi dengan peluang rebound terbatas.

Bareksa – Riset teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek untuk perdagangan 5 Mei 2026. IHSG diperkirakan masih bergerak sideways dengan kecenderungan melemah terbatas dalam fase konsolidasi.

1. AMRT – Berpeluang Rebound

Saham AMRT naik 7,95% dan ditutup di Rp1.425 (4/5). Meski masih dalam tren turun, harga mulai stabil di area support Rp1.350–Rp1.380 setelah koreksi tajam. Penguatan ini didukung momentum yang membaik, terlihat dari indikator stochastic yang naik dari area jenuh jual. Selama bertahan di Rp1.410, AMRT berpeluang melanjutkan rebound jangka pendek menuju target Rp1.470, dengan risiko di Rp1.350.

2. BBCA – Berpeluang Rebound

BBCA naik 0,85% ke Rp5.900 (4/5), namun masih dalam tren turun. Saham ini sedang menguji support penting di Rp5.900, di mana tekanan jual mulai mereda. Indikator teknikal menunjukkan potensi pemulihan dari kondisi jenuh jual. Selama support ini bertahan, BBCA berpeluang rebound menuju Rp6.300–Rp6.500, meski tren besar masih cenderung melemah.

Promo Terbaru di Bareksa

3. MIKA – Uji Support dan Potensi Rebound

MIKA turun 0,52% ke Rp1.915 (4/5) dan masih dalam tren turun. Saham ini mendekati support kuat di Rp1.885 setelah tekanan jual berlanjut. Indikator mulai menunjukkan kondisi jenuh jual yang mengindikasikan potensi rebound jangka pendek. Selama bertahan di atas Rp1.885, peluang pemulihan menuju Rp2.010 masih terbuka.

4. TLKM – Berpeluang Lanjut Rebound

TLKM naik 2,85% ke Rp2.890 (4/5) dan mulai menunjukkan pemulihan. Harga bertahan di area support Rp2.830–Rp2.850 dengan momentum yang menguat. Indikator teknikal mengarah positif, menandakan peluang rebound lanjutan. Jika berlanjut, TLKM berpotensi menuju Rp3.000–Rp3.100 hingga Rp3.200, selama bertahan di atas Rp2.800.

Highlight Pasar

Grafik Perdagangan IHSG

Illustration

Sumber: riset Ciptadana Sekuritas

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 6.972 (4/5), naik tipis 0,22% atau 15 poin. Sepanjang sesi, IHSG bergerak di rentang 6.946–7.070 dengan TLKM, BBRI, dan BREN menjadi penopang utama penguatan indeks. Investor asing tercatat membukukan net buy sebesar Rp1,9 triliun, sementara rupiah melemah ke level Rp17.380 per dolar AS.

Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi atau pergerakan sideways setelah tren penurunan sebelumnya. Indeks berulang kali menguji area support di sekitar 6.877 tanpa penurunan signifikan, yang mengindikasikan tekanan jual mulai melemah. Support terdekat berada di 6.877, sementara resistance di 7.126.

Indikator momentum seperti stochastic mulai mendekati area jenuh jual dan menunjukkan potensi pembalikan naik jangka pendek. Jika support bertahan dan volume menguat, IHSG berpeluang mengalami rebound terbatas menuju area resistance. Namun secara keseluruhan, tren masih cenderung hati-hati dan kenaikan diperkirakan terbatas tanpa breakout yang kuat.

Kesimpulan

IHSG masih bergerak sideways di area 6.972 dengan kecenderungan konsolidasi setelah tekanan sebelumnya. Peluang rebound tetap ada jika support 6.877 bertahan, namun penguatan diperkirakan terbatas. Saham AMRT, BBCA, MIKA, dan TLKM menawarkan peluang teknikal rebound jangka pendek di tengah pasar yang masih hati-hati.

FAQ

1. Bagaimana arah IHSG hari ini?
IHSG diperkirakan bergerak sideways dalam rentang konsolidasi dengan peluang rebound terbatas.

2. Saham apa saja yang direkomendasikan?
AMRT, BBCA, MIKA, dan TLKM untuk strategi trading jangka pendek.

3. Apakah saat ini waktu yang tepat untuk beli?
Lebih cocok untuk strategi selektif di area support karena tren pasar masih belum kuat.

Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.

Beli Saham di Sini

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.211,4

Up0,53%
Up1,60%
Up0,41%
Up7,45%
Up20,17%
Up14,19%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.201,04

Up0,44%
Up2,24%
Up1,37%
Up7,82%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.171,41

Up0,61%
Up2,19%
Up1,40%
Up7,61%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.049,7

Up0,40%
Up2,41%
Up0,20%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua