Rekomendasi Saham Hari Ini BRIS, BSDE, BUMI & PGAS, Prediksi IHSG Masih Berisiko Turun
Rekomendasi saham hari ini BRIS, BSDE, BUMI, dan PGAS untuk trading jangka pendek. IHSG diprediksi masih berisiko turun meski ada peluang rebound di area support.

Rekomendasi saham hari ini BRIS, BSDE, BUMI, dan PGAS untuk trading jangka pendek. IHSG diprediksi masih berisiko turun meski ada peluang rebound di area support.
Bareksa - Riset Teknikal Ciptadana Sekuritas Asia merekomendasikan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRISD), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGAS) sebagai saham pilihan untuk trading jangka pendek hari ini, 31 Maret 2026.
Secara teknikal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meski ada peluang rebound di area 6.900–7.000, namun risiko turun masih dominan.
1. BRIS: Peluang Rebound
Saham BRIS naik 1,41% dan ditutup di Rp2.160 (30/3). Saat ini, BRIS masih menunjukkan struktur teknikal yang lemah dengan kecenderungan bearish (turun), karena harga masih bergerak di bawah rata-rata pergerakan utama (moving average) dan membentuk pola lower high dan lower low (puncak dan lembah yang makin rendah).
Promo Terbaru di Bareksa
Saham ini sudah turun cukup dalam dari puncaknya di sekitar Rp2.900, dan sekarang mulai bergerak sideways (datar) di dekat area support kuat Rp2.050–2.150, yang mengindikasikan potensi pembentukan dasar (base).
Dalam jangka pendek, BRIS berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan naik tipis, selama mampu bertahan di atas support. Namun, untuk benar-benar berbalik arah naik, harga harus menembus area resistance di Rp2.300–2.400.
Rekomendasi saham BRIS: speculative buy di Rp2.160, stop loss di Rp2.090 dan target profit di Rp2.250.
2. BSDE: Peluang Rebound
Saham BSDE turun 2,01% dan ditutup di Rp730 (30/3). Saat ini, BSDE menunjukkan struktur teknikal yang bearish kuat, karena harga terus bergerak turun dengan pola yang jelas lower high dan lower low (puncak dan lembah makin rendah), serta diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan utama (moving average) yang menunjukkan tekanan jual masih berlanjut.
Saham ini telah turun signifikan dari puncaknya di sekitar Rp1.200, dan saat ini sedang berkonsolidasi di area support Rp700–750, yang sejalan dengan stabilitas harga pada Maret 2026.
Dalam jangka pendek, BSDE berpotensi mengalami rebound terbatas karena kondisi oversold (jenuh jual).
Rekomendasi saham BSDE: speculative buy di Rp730, stop loss di Rp700 dan target profit di Rp790.
3. BUMI: Peluang Rebound
Saham BUMI naik 5,61% dan ditutup di Rp226 (30/3). Saat ini, BUMI sedang berada dalam fase koreksi dan konsolidasi setelah sebelumnya sempat naik kuat. Harga sudah turun cukup jauh dari puncaknya di sekitar Rp470, dan sekarang bergerak sideways (datar) di kisaran Rp200–230.
Secara teknikal, saham ini masih dalam tekanan karena masih berada di bawah rata-rata pergerakan utama (moving average) dan menghadapi hambatan (resistance) di area Rp260–300, yang menunjukkan momentum mulai melemah.
Namun, harga saat ini masih bertahan di atas area support penting di Rp220–230, yang bisa menjadi area minat beli dan membuka peluang rebound jangka pendek.
Rekomendasi saham BUMI: speculative buy di Rp226, stop loss di Rp204, target profit di Rp244.
4. PGAS: Peluang Rebound
Saham PGAS turun 0,76% dan ditutup di Rp1.950 (30/3). Saat ini, PGAS sedang mengalami koreksi jangka pendek setelah sebelumnya naik cukup kuat. Harga turun cukup tajam dari level tertinggi sekitar Rp2.520, dan sekarang sedang menguji area support penting di sekitar Rp1.800–1.850.
Saham ini sudah turun di bawah rata-rata pergerakan jangka pendek (moving average), yang menunjukkan momentum mulai melemah. Pergerakan harga terakhir juga menunjukkan masih adanya tekanan jual.
Dalam jangka pendek, PGAS berpotensi bergerak sideways atau mencoba rebound teknikal, tetapi secara keseluruhan masih perlu hati-hati selama belum mampu kembali ke atas area resistance Rp2.000–2.100.
Rekomendasi saham PGAS: speculative buy di Rp1.950, stop loss di Rp1.855 dan target profit di Rp2.000.
Highlight Pasar
Sumber: Ciptadana Sekuritas
IHSG turun tipis 0,08% ke level 7.092 (30/3), dengan investor asing mencatatkan jual bersih Rp686 miliar.
Sektor yang paling melemah yakni keuangan (-1,17%), bahan baku (-0,8%), properti & real estate (-0,46%) dan infrastruktur (-0,34%). Sementara sektor yang menguat yakni energi (+2,18%), teknologi (+1,42%), transportasi & logistik (+1,41%), konsumsi siklikal (+1,29%) dan industri (+0,83%), konsumsi non-siklikal (+0,25%) dan kesehatan (+0,14%).
Saham yang paling mempengaruhi pergerakan IHSG:
- BBCA turun -3,73% ke Rp6.450
- BBRI turun -1,75% ke Rp3.360
- TPIA turun -5,47% ke Rp4.750
Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah 27 poin ke Rp16.992 per dolar AS.
Saat ini, IHSG menunjukkan kondisi bearish jangka pendek (cenderung turun) setelah mengalami koreksi cukup besar dari posisi tertingginya di sekitar 9.174 pada Januari 2026, dengan penurunan lebih dari 10% dalam sebulan terakhir.
Pergerakan IHSG menunjukkan sudah menembus ke bawah level support penting, serta membentuk pola puncak dan lembah yang semakin rendah, yang menandakan tren turun masih berlangsung.
Walaupun IHSG sudah mendekati area support kuat di 6.900–7.000 dan indikator teknikal menunjukkan ada peluang rebound jangka pendek, namun secara keseluruhan arah pasar masih negatif selama belum mampu naik kembali ke atas level resistance sebelumnya.
Dalam jangka pendek, IHSG diperkirakan akan bergerak naik-turun (volatile) dalam fase konsolidasi, dengan risiko turun masih lebih dominan karena tekanan jual masih ada dan pelaku pasar cenderung berhati-hati.
Secara teknikal, IHSG hari ini (31/3) diperkirakan bergerak di kisaran 6.976 (support) hingga 7.185 (resistance).
Kesimpulan
IHSG masih berada dalam tren turun jangka pendek dengan risiko penurunan lebih lanjut, meski ada peluang rebound terbatas di area support 6.900–7.000. Saham BRIS, BSDE, BUMI, dan PGAS menarik untuk trading jangka pendek dengan strategi spekulatif, namun tetap perlu disiplin stop loss karena tekanan pasar masih cukup kuat.
FAQ
1. Apakah IHSG sudah waktunya rebound?
Ada peluang rebound jangka pendek, tapi tren utama masih cenderung turun.
2. Saham mana yang menarik untuk trading saat ini?
BRIS, BSDE, BUMI, dan PGAS dengan strategi speculative buy.
3. Apakah aman untuk buy sekarang?
Relatif berisiko, disarankan trading jangka pendek dengan disiplin stop loss.
4. Apa risiko utama pasar saat ini?
Tekanan jual asing, tren turun IHSG, dan sentimen global yang belum stabil.
5. Kisaran IHSG hari ini di mana?
Diperkirakan bergerak di 6.976 – 7.185.
Investasi di Aplikasi Trading Saham Online Terbaik – Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi saham yang dirancang untuk membantu investor mengambil keputusan lebih percaya diri. Dilengkapi data market, riset, dan analisis fundamental, kamu bisa memantau saham dan membandingkan kinerja emiten secara praktis. Dalam satu aplikasi, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan emas untuk strategi investasi yang lebih lengkap.
(AM)
Tentang Penulis
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini
Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.201,79 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.163,84 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.195,49 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.044,99 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
