BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Pefindo Tetapkan Peringkat idAA untuk Obligasi Berkelanjutan IV Bank Panin (PNBN)

Martina Priyanti04 Juli 2024
Tags:
Pefindo Tetapkan Peringkat idAA untuk Obligasi Berkelanjutan IV Bank Panin (PNBN)
Ilustrasi salah satu kantor Bank Pan Indonesia atau Panin Bank atau juga PNBN. (Shutterstock).

Maksimum penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV sebesar Rp15 triliun dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV maksimum sebesar Rp8 triliun

Bareksa.com - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) atau Pefindo menetapkan peringkat idAA untuk Obligasi Berkelanjutan IV PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Panin Bank (PNBN), yang akan diterbitkan dengan jumlah maksimum sebesar Rp15 triliun. Lebih lanjut sebagaimana dilansir dari laman Ikhtisar Peringkat Pefindo tertanggal 3 Juli 2024, Pefindo juga menyematkan peringkat idA+ untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV yang akan diterbitkan dengan jumlah maksimumnya sebesar Rp8 triliun.

Illustration

Sumber: Pefindo

Di sisi lain Pefindo menegaskan bahwa peringkat idAA dengan prospek stabil untuk Panin Bank dan peringkat idA+ untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutannya yang masih beredar. Peringkat tersebut mencerminkan tingkat permodalan Panin Bank yang sangat kuat, posisi pasar yang sangat kuat, dan tingkat kemungkinan yang tinggi adanya dukungan dari Australia and New Zealand Banking Grp. Ltd (ANZ) sebagai salah satu pemegang saham pengendali Bank. Menurut Pefindo, peringkat dibatasi oleh profil kualitas aset yang di bawah rata-rata. Peringkat Panin Bank dapat dinaikkan apabila Panin Bank secara substansial memperkuat posisi bisnisnya di industri perbankan, dikombinasikan dengan peningkatan yang berkelanjutan pada indikator-indikator keuangannya, terutama kualitas aset dan profitabilitas.

Promo Terbaru di Bareksa

Sebaliknya, lanjut Pefindo, peringkat dapat mengalami tekanan jika indikator keuangan Panin Bank memburuk secara substansial, atau Perusahaan gagal mempertahankan posisi bisnisnya yang kuat di industri perbankan, yang diindikasikan oleh penurunan pangsa pasar yang signifikan. Peringkat juga dapat tertekan jika ANZ mengurangi kepemilikan di Panin Bank secara signifikan dan pemegang saham baru dianggap tidak memiliki kemampuan yang memadai untuk memberikan dukungan yang luar biasa kepada Bank jika diperlukan.

Illustration

Sumber: Pefindo

Mengutip laman Ikhtisar Peringkat Pefindo, Panin Bank menyediakan layanan perbankan korporasi, komersial, dan ritel melalui kantor-kantornya di seluruh Indonesia. Per 31 Desember 2023, pemegang saham Panin Bank terdiri dari PT Panin Financial Tbk (46,04%), Votraint No. 1103 PTY Ltd (38,82%), yang pada akhirnya dimiliki oleh ANZ, saham treasuri (0,02%), dan publik (15,11%).


Beli Saham, Klik di Sini
(Martina Priyanti)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.338,94

Up0,58%
Up3,68%
Up0,04%
Up4,66%
Up18,55%
-

Capital Fixed Income Fund

1.794,02

Up0,54%
Up3,35%
Up0,04%
Up6,96%
Up16,43%
Up40,17%

I-Hajj Syariah Fund

4.874,98

Up0,57%
Up3,21%
Up0,04%
Up6,16%
Up22,01%
Up40,69%

STAR Stable Amanah Sukuk

Produk baru

1.048,43

Up0,51%
Up3,59%
Up0,04%
---

Reksa Dana Syariah Syailendra Tunai Likuid Syariah

1.147,24

Up0,28%
Up2,62%
Up0,03%
Up4,97%
Up14,24%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua