BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street Bervariasi, Harga Minyak Naik 2 Pekan Beruntun, BBNI Laba Rp20,9 T, SDRA Right Issue

Abdul Malik29 Januari 2024
Tags:
Wall Street Bervariasi, Harga Minyak Naik 2 Pekan Beruntun, BBNI Laba Rp20,9 T, SDRA Right Issue
Ilustrasi seorang konsumen sedang mengisi bahan bakar minyak di salah satu stasiun pengisian bahan bakar umum. Harga minyak naik dua pekan beruntun. (Shutterstock)

ASII, INKP, BBRI dan UNVR direkomendasi beli, IHSG, rupiah, batu bara, CPO dan emas melemah, dana asing keluar Rp3,2 triliun, target investasi IKN Rp100 triliun

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asiadipublikasi, Senin (29/1/2024) :

Stock Pick

ASII : Potensi Rebound

Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) menguat 0,5% menjadi Rp5.075 pada Jumat (26/1). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ASII berhenti melemah di Rp4.980, atau di tren garis supportnya, dengan bias teknikal berpotensi rebound.

Saham ASII sudah dalam kondisi oversold (jual berlebihan), yang bisa mendorong pembalikan arah di garis resistennya. Dengan membentuk pola hammer candlestick, saham ASII punya sinyal berbalik arah, sehingga direkomendasi spekulasi beli di Rp5.075, dengan stop rugi di Rp4.970 dan ambil untung di Rp5.225.

Promo Terbaru di Bareksa

Pergerakan saham ASII

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

BBRI : Menguji Level Support

Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 1,81% jadi Rp5.425. Ciptadana Sekuritas menilai saham BBRI melanjutkan pelemahan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish. Gerak harga saham BBRI menembus garis supportnya sehingga trennya menurun. Saham BBRI berpeluang melanjutkan pelemahan untuk menguji level support berikutnya di Rp5.350. Jika mampu bertahan, maka saham BBRI berpotesi rebound dengan resisten di Rp5.525. Saham BBRI direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp5.350.

Pergerakan saham BBRI

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INKP : Potensi Rebound

Harga saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) naik 3,95% menjadi Rp7.900 pada Jumat (26/1). Ciptadana Sekuritas melihat saham INKP tampak memudar dari tren koreksi di hari sebelumnya, memantul dari support mingguannya di Rp7.600, namun tetap dalam pola grafik bearish. Sementara saham INKP untuk bisa naik berkelanjutan, maka harus menembus Rp8.225, untuk memastikan pola pembalikan arahnya menuju target bullish berikutnya di Rp8.350. Saham INKP direkomendasi beli saat melemah di kisaran Rp7.850, dengan stop rugi di Rp7.575, dengan ambil untung di Rp8.225.

Pergerakan saham INKP

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

UNVR : Potensi Rebound

Harga saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) stagnan di Rp3.160 pada Jumat (26/1). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham UNVR sedang konsolidasi di rentang harga Rp3.220 dan Rp3.120 dengan bias bearish dan ada ruang pelemahan lanjutan. Jika mampu menembus Rp3.170, maka saham saham UNVR berpotensi masuk momentum bullish, sehingga direkomendasi spekulasi beli di Rp3.170, dengan stop rugi di Rp3.110 dan ambil untung di Rp3.200.

Pergerakan saham UNVR

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup bervariasi pada Jumat (26/1/2024) seiring dengan kejatuhan indeks S&P 500 dari rekor tertinggi selama 5 sesi beruntun. Dow Jones naik 0,16% menjadi 38.109,43, S&P 500 turun 0,07% ke 4.890,97, dan Nasdaq juga turun 0,36% ke level 15.455,36.

IHSG

Pasar saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,25% sepekan, periode 22-26 Januari 2024. Meski begitu, sejumlah saham masih menarik minat investor asing di periode tersebut. BEI melaporkan bahwa IHSG mengalami penurunan 1,25% ditutup di level 7.137,08, turun dari posisi 7.227,4 minggu sebelumnya. Kapitalisasi pasar IHSG juga turun 0,65% dari Rp11.420,46 triliun menjadi Rp11.345,77 triliun.

Frekuensi transaksi harian rata-rata saham turun 8,73% menjadi 1.127.246 kali transaksi dari sebelumnya 1.235.025 kali transaksi. Volume transaksi harian rata-rata saham turun 14,75% menjadi 15,56 miliar saham, dari 18,25 miliar saham pada minggu sebelumnya. Investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp1,05 triliun pada Jumat (26/1), namun sepanjang 2024, asing masih mencatat beli bersih Rp5,78 triliun.

Rupiah

Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah tipis 0,01%, mencapai Rp15.825 per dolar AS pada Jumat (26/1). Namun, dalam rentang satu minggu, rupiah melemah 1,34% dari level Rp15.615 pada penutupan perdagangan Jumat minggu sebelumnya. Menurut data JISDOR Bank Indonesia (BI), pada Jumat (26/1), nilai tukar rupiah ditutup di Rp15.829, melemh 0,39%, dari penutupan hari sebelumnya Rp15.767. Dibandingkan dengan Jumat pekan sebelumnya, rupiah melemah 1,29% dari posisi Rp15.628 per dolar AS.

Target Investasi IKN

Kepala Otoritas Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengungkapkan target investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 2024 mencapai Rp100 triliun. Investasi ini termasuk pembangunan beberapa fasilitas publik, seperti empat rumah sakit (RS), enam hotel, dan empat pusat perbelanjaan.

Aliran Modal Asing

Bank Indonesia (BI) mencatat keluarnya aliran modal asing dari pasar keuangan domestik Rp3,2 triliun selama periode 22-25 Januari 2024. Dari jumlah tersebut, terdiri dari keluarnya modal asing dalam bentuk Surat Berharga Negara (SBN) Rp3,31 triliun, instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp410 miliar, namun sebaliknya, terjadi aliran modal asing masuk di pasar saham Rp520 miliar.

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak naik dalam dua minggu berturut-turut dan ditetapkan di level tertinggi dalam hampir 2 bulan karena pertumbuhan ekonomi AS yang positif dan tanda-tanda stimulus dari China meningkatkan ekspektasi permintaan, sementara kekhawatiran pasokan dari Timur Tengah menambah dukungan. Minyak Brent naik US$1,12 atau 1,4%, menjadi US$83,55 per barel, penutupan tertinggi sejak 30 November. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 65 sen atau 0,8% menjadi US$78,01, juga penutupan tertinggi sejak November.

Batu Bara

Harga komoditas batu bara pulih setelah turun dalam tiga hari beruntun. Harga kontrak batu bara berjangka untuk Februari 2024 di ICE Newcastle naik 0,76% atau 0,9 poin menjadi US$119 per metrik ton. Namun, dalam sepekan terakhir, kontrak ini menurun 2,46%. Namun, kontrak pengiriman untuk Maret 2024 naik 1,52% atau 1,75 poin menjadi US$117,15 per metrik ton, meskipun mengalami penurunan 0,97% dalam seminggu terakhir.

CPO

Harga CPO atau minyak kelapa sawit di bursa derivatif Malaysia pada Maret 2024 naik 28 poin menjadi 4.031 ringgit per metrik ton. Dalam satu minggu, kontrak ini telah naik sekitar 2,94%. Selanjutnya, kontrak untuk bulan April 2024 juga naik 27 poin menjadi 4.021 ringgit per metrik ton dan telah meningkat 3,13% dalam seminggu.

Emas

Harga emas bertahan stabil karena perhatian investor beralih ke pertemuan kebijakan Federal Reserve AS pekan ini, untuk wawasan lebih lanjut tentang prospek suku bunga. Emas spot tidak berubah banyak di US$2.016,95 per ons, turun 0,6% minggu ini. Kontrak berjangka emas AS ditetapkan pada US$2.017,3.

Investasi Emas di Sini

BBNI

PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan perusahaan anak berhasil membukukan laba bersih Rp20,9 triliun sepanjang 2023. Raihan itu meningkat 14,2% secara year on year. Perolehan laba bersih BBNI tersebut dicapai dari dukungan pendapatan non-bunga yang tumbuh 6,6% (yoy) mencapai Rp21,47 triliun.

SDRA

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) bersiap menggelar right issue sebanyak 6,4 miliar saham setelah mendapatkan restu dari para pemegang saham. Dengan demikian SDRA akan mengeluarkan saham baru dari portepel dengan jumlah sebanyak-banyaknya 6,4 miliar saham bernilai nominal Rp100 setiap saham. Adapun, pelaksanaan right issue kemudian akan digelar setelah efektifnya pernyataan pendaftaran dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

PGEO

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) berencana melanjutkan ekspansi proyek Lumut Balai dan Lahendong tahun ini, termasuk EPCC proyek Lumut Balai unit 2, yang akan menambah kapasitas terpasang PGEO sebesar 55 megawatt. Dana untuk proyek Lumut Balai berasal dari pinjaman JICA dan sisa dana IPO.

SAMF

PT Saraswanti Anugerah Makmur Tbk (SAMF) berharap mampu melanjutkan kinerja bisnis yang positif sepanjang tahun 2024 dengan memproyeksikan pertumbuhan penjualan 7% dari tahun sebelumnya.

TOOL

PT Rohartindo Nusantara Luas Tbk. (TOOL) memperluas layanan penjualan koper koper Airwheel (smart luggage) dengan membuka toko offline perdana pada Minggu (28/1/2024) dengan nilai investasi Rp20,95 miliar.

Investasi Saham di Sini

SRAJ

PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ ) melanjutkan agenda ekspansi jaringan rumah sakit di tahun ini. SRAJ membangun dua rumah sakit baru yang salah satunya adalah Mayapada Hospital di Kawasan Ibu kota Nusantara yang telah dilakukan groundbreaking pada 2 November 2023 dan diperkirakan akan mulai beroperasi pada semester 2 tahun 2024.

MMIX

PT Multi Medika Internasional (MMIX) mendapat fasilitas kredit Rp59 miliar dari Bank Aladin Syariah (BANK), transaksi diproses pada 24 Januari 2024. Dana itu digunakan untuk pembiayaan kembali aset perseroan, yaitu tanah kavling seluas 5.281 meter persegi di BSD (ICE) Lot 7. Tujuan transaksi adalah pembiayaan kembali atas aset tersebut.

ERAA

Erajaya Digital, melalui anak perusahaannya PT Nusa Abadi Sukses Artha (NASA), bersama Samsung Electronics Indonesia, meresmikan gerai Samsung Multiexperience Store di Erajaya Digital Complex, Pantai Indah Kapuk 2, Jakarta, pada Sabtu (27/1). Gerai seluas 690 m2 ini menawarkan pengalaman berbelanja produk Samsung, termasuk gadget dan consumer electronics.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.314,62

Up0,74%
Up4,00%
Up0,02%
Up6,36%
Up19,84%
-

Capital Fixed Income Fund

1.760,38

Up0,56%
Up3,43%
Up0,02%
Up7,02%
Up18,00%
Up42,94%

STAR Stable Income Fund

1.911,44

Up0,52%
Up2,88%
Up0,02%
Up6,21%
Up31,34%
Up59,99%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.765,08

Up0,50%
Up3,61%
Up0,02%
Up5,37%
Up20,01%
Up48,78%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.038,61

Up0,45%
Up2,06%
Up0,02%
Up3,06%
Down- 0,64%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua