BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street Kembali Rekor, BYAN Bidik Pendapatan US$3,6 Miliar, Right Issue FREN Rp8,57 Triliun

Abdul Malik25 Januari 2024
Tags:
Wall Street Kembali Rekor, BYAN Bidik Pendapatan US$3,6 Miliar, Right Issue FREN Rp8,57 Triliun
Ilustrasi aplikasi Smartfren di ponsel. Lonjakan saham FREN telah mendongkrak kinerja reksadana yang memiki saham FREN. (Shutterstock)

MDKA, KLBF, INTP, ASII, BBRI, CPIN dan GOTO direkomendasi beli, harga minyak naik, batu bara dan emas melemah, realisasi investasi 2023 naik 17,5%

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Rabu (24/1/2024) :

Stock Pick

MDKA

Harga saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 3,4% atau bertambah 80 poin menjadi Rp2.710 pada Rabu (24/1). D’Origin Financial merekomendasikan beli saat melemah (BOW) saham MDKA dengan target harga Rp3.000 dan stop rugi di Rp2.400, support Rp2.700 ; Rp2.680 dan resisten Rp2.730 ; Rp2.750. Volume perdagangan saham MDKA lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham MDKA berpotensi menguji resisten Rp2.730, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp2.750.

KLBF

Harga saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) naik 2,75% atau bertambah 40 poin menjadi Rp1.595 pada Rabu (21/1). D’Origin Financial merekomendasikan beli saat melemah (BOW) saham KLBF dengan target harga Rp1.800 dan stop rugi di Rp1.500, support Rp1.570 ; Rp1.550 dan resisten Rp1.620 ; Rp1.650. Volume perdagangan saham KLBF pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham KLBF berpotensi menguji resisten Rp1.620, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.650.

Promo Terbaru di Bareksa

INTP

Harga saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menguat 1,93% atau bertambah 175 poin menjadi Rp9.225 pada Rabu (25/1). D’Origin Financial merekomendasikan spekulasi beli saham INTP dengan target harga Rp10.000 dan stop rugi di Rp8.900, support Rp9.200 ; Rp9.150 dan resisten Rp9.300 ; Rp9.350. Volume perdagangan saham INTP pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham INTP berpotensi menguji resisten Rp9.300, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp9.350.

Investasi Saham di Sini

ASII : Potensi Rebound

Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 0,98% menjadi Rp5.075 pada Rabu (24/1). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ASII tampak melanjutkan pelemahan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish. Gerak saham ASII di bawah rata-rata dan garis supportnya, sehingga trennya melemah. Saham ASII berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji support berikutnya di Rp4.980. Jika mampu bertahan, maka saham ASII berpotensi rebound dengan resisten berikutnya di Rp5.200. Saham ASII direkomendasikan beli saat melemah di Rp5.025.

Pergerakan saham ASII

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

BBRI : Potensi Rebound

Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 0,88% menjadi Rp5.650 pada Rabu (24/1). Ciptadana Sekuritas menilai saham BBRI secara cepat bergerak melampaui garis supportnya di Rp5.575, sehingga ada ruang penguatan. Dengan pola hammer candlestick, maka saham BBRI berpeluang membentuk pola pembalikan arah bullish jangka pendek, yang jadi sinyal level terendah. Saham BBRI direkomendasikan beli saat melemah di Rp5.575 dengan stop rugi di Rp5.525 dan ambil untung di Rp5.750.

Pergerakan saham BBRI

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

CPIN : Potensi Rebound

Harga saham PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) menguat 1,1% menjadi Rp4.600. Ciptadana Sekuritas melihat saham CPIN memantul dari mayoritas tren supportnya di Rp4.490, guna menguji resisten di Rp4.610. Dengan membentuk pola spike marubozu candlestick, maka saham CPIN berpotensi menuju pola bullish reversal, sebagai sinyal level terendah. Saham CPIN direkomendasi spekulasi beli di Rp4.600, dengan stop rugi di Rp4.480, serta ambil untung di Rp4.480 dan Rp4.760.

Pergerakan saham CPIN

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

GOTO : Menguji Level Support

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 1,18% menjadi Rp84 pada Rabu (24/1). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham GOTO melanjutkan tren mendatar di kisaran harga hari sebelumnya, dengan harga turun menuju level support di Rp81, setelah menyentuh Rp85. Pola bearish marubozu candlestick terbentuk di level tersebut, sehingga mengindikasi tren pelemahan masih dominan. Target berikutnya di Rp81 (atau level seperti di 12/12/2023). Jika mampu bertahan di level Rp81, maka saham GOTO berpotensi rebound menuju level resisten Rp85. Saham GOTO direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp81.

Pergerakan saham GOTO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Mayoritas indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street menguat pada Rabu (24/1/2024). S&P 500 bahkan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa, didorong oleh kenaikan saham Netflix yang memimpin reli perusahaan teknologi. S&P 500 naik tipis 0,08% menjadi 4.868,55. Nasdaq Composite naik 0,36% menjadi 15,481.92, dibantu oleh reli teknologi. Dow Jones Industrial Average tergelincir 99,06 poin (0,26%) menjadi 37.806,39, dirugikan oleh penurunan lebih dari 2% saham Verizon dan 3M, sehari setelah kedua perusahaan tersebut melaporkan kinerjanya.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,39% atau berkurang 28,41 poin menjadi 7.227,82, dengan perdagangan volume lebih kecil dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di rentang 7.170 - 7.270, support 7.200 ; 7.170 dan resisten 7.250 ; 7.270. Pelemahan IHSG berpotensi menguji support 7.200, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 7.180. IHSG membentuk ekor di bawah cukup panjang, menunjukan adanya dorongan beli.

Tercatat sebanyak 17,98 miliar saham beredar dengan nilai transaksi mencapai Rp14,92 triliun. Adapun transaksi terjadi sebanyak 1,18 juta kali. Indeks ditopang oleh 174 saham yang menguat, 361 saham turun dan 230 saham stagnan. Sementara itu kapitalisasi pasar tercatat Rp11.519,96 triliun. Saham yang aktif diperdagangkan yaitu PT Lupromax Pelumas Indonesia Tbk (LMAX) naik 3,68% ke level Rp169 dan saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 0,98% ke level Rp5.075.

Kemudian saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) melemah 0,45% ke level Rp5.475, sedangkan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang hijau di level Rp9.325 per saham atau naik 3,61%. Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 4,66% ke level Rp1.535 per saham, menyusul saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) parkir di level Rp71 atau hijau ke level 1,43%.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp15.713 per dolar AS pada Rabu (24/1). Mata uang Garuda melemah 76 poin atau minus 0,49% dari perdagangan sebelumnya. Senada, kurs referensi Bank Indonesia Jakarta Interbank Spot Dollar Rate menempatkan rupiah ke posisi Rp15.719 per dolar AS.

Realisasi Investasi

Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan realisasi investasi selama tahun 2023 mencapai Rp1.418,9 triliun. Capaian tersebut 101,3% dari target investasi tahun 2023 yang sebesar Rp1.400 triliun. Realisasi investasi selama tahun 2023 tumbuh 17,5% dibandingkan tahun 2022. Sementara itu, nilai realisasi investasi hilirisasi sepanjang 2023 mencapai Rp375,4 triliun atau 26,5%. Sektor mineral menjadi penyumbang tertinggi dengan investasi mencapai Rp216,8 triliun. Komponen utama melibatkan nikel Rp136,6 triliun, bauksit Rp9,7 triliun, dan tembaga Rp70,5 triliun.

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak naik sekitar 1% berkat penarikan penyimpanan minyak mentah AS yang lebih besar dari yang diharapkan, penurunan produksi minyak mentah AS, stimulus ekonomi China, ketegangan geopolitik, dan pelemahan dolar AS. Futures minyak mentah Brent naik 49 sen atau 0,6%, ditutup pada US$80,04 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir 72 sen atau 1,0%, pada US$75,09.

Batu Bara

Harga batu bara kembali jatuh tertekan proyeksi International Energy Agency (IEA) atau Badan Energi Internasional bahwa energi baru terbarukan akan menyalip batu bara sebagai sumber listrik utama dunia pada 2025. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Januari 2024 turun US$0,1 menjadi US$127,2 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Februari 2024 melemah US$1,6 menjadi US$121,65 per ton. Sementara itu, kontrak berjangka Maret 2024 terkoreksi US$1,4 menjadi US$118,6 per ton.

Emas

Harga emas turun setelah data menunjukkan aktivitas bisnis AS yang kuat, meskipun pelemahan dolar AS membatasi kerugian, sementara investor menantikan indikator ekonomi lebih lanjut untuk menilai kapan Federal Reserve mungkin pertama kali menurunkan suku bunga. Harga emas spot turun 0,7% menjadi US$2.014,56 per ons mengincar sesi terburuk dalam seminggu. Kontrak berjangka emas AS ditutup 0,5% lebih rendah pada US$2.016.

Investasi Emas di Sini

BMRI

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terus mendukung program pemerintah untuk mengembangkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Pada 2023, BMRI berhasil menyalurkan KUR Rp34,24 triliun kepada lebih dari 320.675 debitur di seluruh Indonesia.

BNGA

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan melakukan penambahan modal melalui private placement sebanyak 10,59 juta lembar saham pada bulan ini. Aksi ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). BNGA akan menerbitkan saham baru biasa kelas B dengan nilai nominal Rp50 per saham, dengan harga pelaksanaan private placement sebesar Rp1.575 per saham.

MFIN

PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) atau Mandala Finance menargetkan penurunan tingkat rasio pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF) pada 2024. Sepanjang 2023, tingkat rasio kredit bermasalah mencapai 2,3%.

BYAN

PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) menetapkan target pendapatan US$3,6 miliar atau sekitar Rp55,8 triliun untuk tahun berikutnya, sejalan dengan peningkatan produksi dan penjualan batu bara. Proyeksi tersebut mencakup target pendapatan dalam kisaran US$3,3 miliar hingga US$3,6 miliar, atau sekitar Rp51,15 triliun hingga Rp55,8 triliun (dengan estimasi kurs Rp15.500 per dolar AS). Selain itu, perkiraan Ebitda berada dalam rentang US$1,2 miliar hingga US$1,4 miliar, atau sekitar Rp18,6 triliun hingga Rp21,7 triliun.

Investasi Saham di Sini

MBMA

PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) mengucurkan pinjaman kepada anak usaha, PT Merdeka Industri Anantha (MIA) sebesar $100 juta atau sekitar Rp1,56 triliun yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha anak usaha MIA.

MPXL

PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) membidik laba bersih Rp18,2 miliar pada 2024. Angka itu naik 91% dibandingkan laba bersih 2023 sebesar Rp9,5 miliar. Target tersebut didorong oleh peningkatan kontrak kerjasama dengan pelanggan, termasuk pelanggan yang sudah ada dan pelanggan baru.

FREN

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) akan melakukan penambahan modal melalui rights issue V dengan menerbitkan 171.458.978.293 saham biasa seri D. Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp50 per saham, yang diharapkan akan menghasilkan dana Rp8,57 triliun untuk perusahaan telekomunikasi ini.

ISAT

PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT), atau dikenal sebagai Indosat (IOH), telah meraih akreditasi sertifikasi ISO 50001:2018 atas implementasi Sistem Manajemen Energi (EnMS) dan pencapaian kinerja energi yang berkelanjutan. Prestasi ini menempatkan Indosat sebagai operator telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang berhasil memperoleh sertifikasi tersebut.

WSBP

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) meraih kontrak senilai Rp6,91 miliar untuk menyediakan beton cair (readymix) dalam proyek rekonstruksi Pelabuhan Donggala, Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari proyek package civil work (CW) sea port 1. Kontrak ini diperoleh dari Divisi II Infrastruktur PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) pada kuartal IV-2023. Produk yang dipasok oleh WSBP mencakup 5.200 m3 beton jenis K 125, Fc 31,2, dan Fc 35.

WIKA

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) meraih kesepakatan restrukturisasi utang dengan 11 lembaga keuangan senilai Rp24,20 triliun atau mencerminkan 87,1% dari utang yang direstrukturisasi per 23 Januari 2024.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.313,18

Up0,15%
Up3,81%
Up0,02%
Up5,82%
Up18,30%
-

Capital Fixed Income Fund

1.766,42

Up0,60%
Up3,41%
Up0,02%
Up7,32%
Up17,24%
Up43,22%

STAR Stable Income Fund

1.917,41

Up0,56%
Up2,94%
Up0,02%
Up6,33%
Up30,71%
Up60,33%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.753

Down- 0,46%
Up3,74%
Up0,01%
Up4,38%
Up18,76%
Up47,23%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.035,73

Down- 0,22%
Up1,77%
Up0,01%
Up2,68%
Down- 2,15%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua