BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Berita Saham Hari Ini : Ketegangan Geopolitik Bisa Meluas Dongkrak Harga Minyak, Batu Bara dan Emas

Martina Priyanti16 Oktober 2023
Tags:
Berita Saham Hari Ini : Ketegangan Geopolitik Bisa Meluas Dongkrak Harga Minyak, Batu Bara dan Emas
Ilustrasi tentara Israel di Jalur Gaza. (Shutterstock)

ASII, INCO, BRPT dan MEDC direkomendasi beli, Wall Street dan IHSG melemah, rupiah dan CPO menguat, saham AMMN, MBMA dan TPIA berpotensi masuk indeks MSCI

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Senin (16/10/2023) :

Stocks Pick

ASII : Menguji Level Support

Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 1,65% jadi Rp5.950 pada Jumat (13/10/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ASII melanjutkan penurunan. Dalam jangka menengah, pergerakan saham ASII berpontensi melanjutkan pelemahan.

Saham ASII berpeluang melanjutkan bearish untuk menguji level support berikutnya di Rp5.875. Jika mampu bertahan, maka saham ASII direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp5.875, dan berpeluang rebound.

Promo Terbaru di Bareksa

Pergerakan Saham ASII

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

BRPT : Menguji Level Support

Harga saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 7,35% dan ditutup di Rp1.135 pada Jumat (13/10/2023). Ciptadana Sekuritas menilai, saham BRPT melanjutkan pelemahan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish dan ada ruang pelemahan lanjutan.

Saham BRPT berpotensi lanjutkan pelemahan untuk menguji support berikutnya di Rp1.055 (61,8% garis fibonacci). Jika mampu bertahan di Rp1.055, maka saham BRPT berpotensi rebound dengan resisten terdekat di Rp1.165.

Pergerakan Saham ASII

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INCO : Menguji Level Support

Harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) melemah 1,35% dan ditutup di Rp5.475 pada Jumat (13/10). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham INCO menembus Rp5.550 dan melanjutkan pelemahan di Rp5.475. Saham INCO membentuk pola bearish candlestick, sehingga ada potensi penurunan lanjutan.

Saham INCO punya support kuat di Rp5.350 (seperti pada 5 Oktober 2023), sehingga direkomendasi beli saat melemah di kisaran Rp5.350, dengan stop rugi Rp5.250 dan ambil untung di Rp5.550.

Pergerakan Saham INCO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

MEDC : Potensi Rebound

Harga saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) stagnan di Rp1.465 pada Senin (13/10/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham MEDC melanjutkan tren mendatar di atas support harian di Rp1.395, dengan bias berpotensi menguat. Bias teknikal saham MEDC adalah bullish, sehingga ada ruang untuk menguji resisten di Rp1.515.

Support berikutnya saham MEDC di Rp1.395. Tren signifikan berlanjut hanya di atas Rp1.515, dan akan mendorong saham MEDC menguji resisten berikutnya di Rp1.610. Saham MEDC direkomendasi spekulasi beli di Rp1.465 dengan stop rugi di Rp1.385 dan ambil untung di Rp1.515.

Pergerakan Saham MEDC

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Beli Reksadana di Sini

Wall Street

Indeks-indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street mayoritas melemah pada Jumat (13/10/2023) tertekan oleh lonjakan harga minyak dan meningkatnya ekspektasi inflasi. S&P 500 turun 0,5%, berakhir di 4.327,78. Sedangkan Nasdaq Composite yang sarat teknologi kehilangan 1,23% menjadi 13.407,23. Namun Dow Jones naik 39,15 poin (0,12%) menjadi 33,670.29.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,12% atau turun 8,37 poin menjadi 6.926.78 pada Jumat (13/10). Meski begitu, IHSG mencatatkan kenaikan 0.56% sepanjang pekan lalu. Kinerja IHSG dalam sepekan terbilang cukup cemerlang dan sejalan dengan beberapa bursa saham global lainnya.

MSCI

Pengumuman tinjauan indeks MSCI bulan November dijadwalkan pada 14 November 2023. Semua perubahan akan berlaku efektif pada 1 Desember 2023. Tanggal batas akhir harga saham adalah pada Senin, 30 November.

Potensi pencantuman pada November 2023 ialah saham AMMN, MBMA dan TPIA. Berdasarkan penyaringan analis, saham AMMN, MBMA, dan TPIA berpotensi untuk masuk ke dalam MSCI Indonesia untuk penyesuaian November 2023. Analis menemukan tidak ada perusahaan yang mendekati batas kapitalisasi pasar free-float US$1,13 miliar. Perusahaan-perusahaan seperti PGAS, MAPI, INTP, dan EMTK masih jauh dari garis batas (semuanya masih di bawah US$1 miliar).

Potensi penghapusan pada bulan November 2023: INCO, ANTM. Analis menemukan kapitalisasi pasar free float (FF) INCO dan ANTM (berdasarkan tanggal penutupan 6 Oktober) masing-masing US$715 juta/US$917 juta, jauh di bawah persyaratan FF minimum US$1,13 miliar. Karena itu, analis memperkirakan INCO dan ANTM kemungkinan akan menjadi kandidat untuk penghapusan selama tinjauan indeks triwulanan November 2023.

Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat 0,11% ke level Rp15.682 pada perdagangan hari Jumat (13/10/2023). Rupiah menguat di tengah pelemahan dolar AS.

Beli Reksadana di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak melonjak hampir 6%, dengan Brent membukukan kenaikan mingguan tertinggi sejak Februari, karena para investor memperhitungkan kemungkinan bahwa konflik di Timur Tengah dapat meluas ketika Israel memulai serangan darat di Jalur Gaza. Minyak mentah berjangka Brent naik US$4,89, atau 5,7%, menjadi US$90,89 per barel. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) naik US$4,78, atau 5,8%, menjadi US$87,69 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara lagi-lagi membara pada ditopang lonjakan harga komoditas energi, yaitu minyak dan gas. Ditambah lagi, impor batu bara China meningkat pada September. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Oktober 2023 naik US$1,20 menjadi US$143,85 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 terkerek US$1,25 menjadi US$150,75 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 meningkat US$0,8 menjadi US$153,8 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) lanjut naik ditopang ramainya sentimen positif, mulai dari kenaikan harga minyak kedelai, menguatnya permintaan China, lonjakan harga minyak mentah, dan pelemahan ringgit Malaysia. Kontrak berjangka CPO untuk Oktober 2023 menguat 62 ringgit Malaysia per ton menjadi 3.680 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO November 2023 naik 100 ringgit Malaysia menjadi 3.714 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas naik kembali ke level US$1.900, setelah krisis terbaru di Timur Tengah menyebabkan lompatan besar pada Jumat yang memuncaki minggu yang penuh dengan perubahan harga yang luar biasa pada logam mulia. Kontrak emas berjangka teraktif di Comex New York, Desember, menetap di US$1.941,50 per ounce, naik US$58,5, atau 3,1%, pada hari itu. Untuk minggu ini, emas berjangka menunjukkan kenaikan 5,2%, kenaikan terbesar dalam satu minggu sejak Maret.

Sedangkan untuk Harga emas spot, berada di US$1,928.42 naik $59.55, atau 3,2%. Jumat lalu, harga spot, yang mencerminkan perdagangan emas batangan secara real-time, mencapai level terendah intraday di US$1.810,10 - kurang dari US$10 di atas wilayah US$1.700.

Beli Emas di Sini

BRMS

PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) akan merilis laporan keuangan kuartal III 2023 di akhir bulan dengan catatan kapasitas pabrik emas kedua telah mencapai lebih dari 2.000 ton bijih per hari, bahkan menyentuh 3.000 ton.

NCKL

Trimegah Bangun Persada (NCKL) menyedot biaya eksplorasi sejumlah Rp9,66 miliar. Dana itu tersedot untuk aktivitas eksplorasi kuartal III 2023. Eksplorasi dilakukan perseroan, Gane Permai Sentosa, dan Jikodolong Merah Pertiwi.

GEMS

Golden Energy Mines (GEMS) menyedot biaya eksplorasi sejumlah Rp4,85 miliar. Dana tersebut tersedot untuk aktivitas eksplorasi sepanjang kuartal III 2023. Biaya itu diserap oleh aktivitas eksplorasi Borneo Indobara, dan Barasentosa Lestari.

AVIA

PT Avia Avian Tbk. (AVIA) meluncurkan produk baru Untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperluas segmen pasar. Avian Brands kembali meluncurkan produk cat teranyar yakni No Drop Basic dan Avitex Wizz pada 10 Oktober 2023. Selain itu, AVIA akan membagikan dividen interim pada 11 Oktober 2023 untuk membagi dan membayar dividen interim tahun buku 2023 (periode 1 Januari s.d 30 Juni 2023) Rp681,48 miliar atau setara Rp11 per saham kepada para investor.

Beli Reksadana di Sini

SMDR

PT Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) menyampaikan akan menambah minimal sejumlah 6 kapal pada tahun 2024. Dua kapal akan berasal dari Jepang dan 4 kapal lainnya berasal dari China. Bani juga mengatakan, jumlah kapal baru di tahun depan masih bisa bertambah lagi di tahun depan

TBIG

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menyampaikan telah menyiapkan dana untuk pelunasan Obligasi Berkelanjutan V Tower Bersama Infrastructure tahap V tahun 2022, yang akan jatuh tempo pada 31 Okober 2023. Jumlah pokok obligasi tersebut adalah sebesar Rp1 triliun.

WIKA

Menteri BUMN Erick Thohir menyepakati Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) yang menyetujui usulan restrukturisasi yang ditawarkan perseroan.

BEST

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) memperoleh fasilitas pinjaman Rp1,47 triliun dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI). Bank Mandiri bersama perseroan telah menandatangani perjanjian kredit term loan, dengan limit pinjaman Rp1,472 triliun pada 12 Oktober 2023. Jangka waktu dari fasilitas kredit ini adalah 84 bulan.

Beli Emas di Sini(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.748,61

Up0,60%
Up3,49%
Up0,01%
Up7,75%
Up17,70%
Up43,65%

STAR Stable Income Fund

1.899,32

Up0,51%
Up2,82%
Up0,01%
Up6,45%
Up30,02%
Up62,01%

I-Hajj Syariah Fund

4.755,2

Up0,55%
Up2,78%
Up0,01%
Up6,46%
Up22,18%
Up40,57%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.754,13

Up0,56%
Up2,12%
Up0,01%
Up5,47%
Up20,26%
Up50,06%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.032,96

Up0,52%
Up1,50%
Up0,01%
Up2,50%
Down- 2,95%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua