BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Wall Street dan IHSG Mendatar, Harga Minyak Melorot 5%, Emas Melesat, CPIN Bagi Dividen Jumbo

Abdul Malik17 November 2023
Tags:
Wall Street dan IHSG Mendatar, Harga Minyak Melorot 5%, Emas Melesat, CPIN Bagi Dividen Jumbo
Ilustrasi kenaikan dan penurunan harga minyak yang berdampak terhadap kinerja pasar keuangan, termasuk IHSG, reksadana, SBN dan emas. (Shutterstock)

ASII, INCO, INDY dan INTP direkomendasi beli, rupiah, harga batu bara dan CPO melemah, kontrak baru ADHI meroket


Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Daily & Technical Update oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia, dipublikasi Jumat (17/11/2023) :

Stocks Pick

ASII : Potensi Rebound

Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) naik 1,31% menjadi Rp5.825 pada Kamis (16/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ASII melanjutkan kenaikan dan menembus pola saluran dengan sinyal teknikal tampak bisa melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, dengan target potensial Rp6.000. Dengan support terdekat Rp5.725, saham ASII direkomendasi spekulasi beli di Rp5.825, dengan stop rugi Rp5.700, dan ambil untung Rp6.000.

Promo Terbaru di Bareksa

Pergerakan Saham ASII

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INCO : Potensi Rebound

Harga saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 3,3% dan ditutup di Rp4.700 pada Kamis (16/11/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham INCO tampak masuk momentum reversal, menuju tren naik dengan perubahan harga level rendah atas dan rendah bawah.

Sinyal teknikal saham INCO tampak bisa lanjutkan penguatan dalam jangka pendek, dengan pola tweezer bottom candlestick. Resisten terdekat saham INCO di Rp4.830, dengan support terdekat Rp4.550, sehingga direkomendasi spekulasi beli di Rp4.700, dengan stop rugi Rp4.500 dan ambil untung di Rp4.830.

Pergerakan Saham INCO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INDY : Menguji Level Support

Harga saham PT Indika Energy Tbk (INDY) melemah 1,31% menjadi Rp1.510 pada Kamis (16/11/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham INDY tampak tren menurun dengan membentuk pola harga rendah atas, bias bearish dan ada ruang pelemahan lanjutan. Saham INDY berpotensi melanjutkan penurunan untuk menguji support berikutnya di Rp1.460. Jika mampu bertahan, maka saham INDY berpeluang rebound, dengan resisten terdekat di Rp1.530. Saham INDY direkomendasi beli saat melemah di Rp1.460.

Pergerakan Saham INDY

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

INTP : Menguji Level Resisten

Harga saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) melemah 0,27% ditutup di Rp9.400 pada Kamis (16/11/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham INTP melanjutkan penurunan di level rendah atas dan rendah bawah, kemudian pulih saat penutupan perdagangan. Saham INTP tampak tren menurun. Saham INTP membentuk pola doji candlestick, sehingga ada potensi penguatan. Jika menembus Rp9.475, maka saham INTP berpeluang masuk momentum bullish. Dengan support terdekat di Rp9.325, saham INTP direkomendasi spekulasi beli jika menembus Rp9,475, dengan stop rugi Rp9.300 dan ambil untung di Rp9.650.

Pergerakan Saham INTP

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Investasi Saham di Sini

Wall Street

Indeks-indeks di Bursa Saham Amerika Serikat (AS) Wall Street bergerak mendatar pada Kamis (16/11/2023) tetapi Dow Jones terpengaruh oleh penurunan saham di sektor teknologi dan ritel. Dow Jones Industrial Average tergelincir 45,74 poin (0,13%) menjadi 34.945,47 dan menghentikan kenaikan empat hari beruntun. Sedangkan S&P 500 bergerak lebih tinggi sebesar 0,12% menjadi 4.508,24. Sementara itu, Nasdaq Composite naik tipis 0,07% menjadi 14.113,67.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (16/11/2023). Indeks melemah tipis 0,197 poin (0,0%) ke 6.958,008. Sementara indeks LQ45 hijau naik 0,287 poin (0,03%) ke 920,408. Sebanyak 218 saham naik, 290 saham turun, dan 240 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 1,09 juta kali dengan total volume perdagangan sebanyak 15,421 miliar saham senilai Rp8,94 triliun.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup Rp15.554 per dolar AS pada Kamis (16/11/2023). Mata uang Garuda turun 20 poin atau minus 0,13% dari penutupan perdagangan sebelumnya. Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah ke posisi Rp15.595 per dolar AS.

ADB

Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) telah menyetujui pinjaman berbasis kebijakan senilai $500 juta atau sekitar Rp7,7 triliun untuk memperkokoh sumber daya manusia dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja di Indonesia.

Investasi Saham di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak turun sekitar 5% ke level terendah dalam empat bulan terakhir pada Kamis, karena para investor mengkhawatirkan permintaan minyak global menyusul lemahnya data dari AS dan Asia. Minyak mentah berjangka Brent turun US$3,76, atau 4,6%, menjadi US$77,42 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$3,76, atau 4,9%, menjadi US$72,90. Baik Brent maupun WTI sebelumnya diperdagangkan di level terendah sejak 7 Juli, masing-masing di US$76,60 dan US$72,16.

Batu Bara

Harga batubara turun akibat China menyerukan perluasan produksi batu bara dan tingginya stok batu bara di negara tersebut. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka November 2023 turun US$0,15 menjadi US$123,10 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Desember 2023 terkoreksi US$1,3 menjadi US$125,95 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Januari 2024 jatuh US$0,5 menjadi US$129,5 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) jatuh mengakhiri kenaikan selama tiga hari beruntun. Seiring pelemahan harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBoT) dan aksi ambil untung juga membebani. Kontrak berjangka CPO untuk Desember 2023 turun 29 ringgit Malaysia menjadi 3.869 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Januari 2024 melemah 21 ringgit Malaysia menjadi 3.957 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Harga emas menguat lebih dari 1% pada Kamis, rebound dari kinerja yang lesu pada sesi perdagangan sebelumnya, didorong oleh penurunan yang signifikan pada imbal hasil Treasury AS menyusul data pasar tenaga kerja yang mengecewakan yang dirilis pada hari sebelumnya.

Investasi Emas di Sini

PSAB

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) menderita rugi bersih US$13,407 juta dalam sembilan bulan tahun 2023, atau menukik 396% dibanding periode sama tahun 2022 yang tercatat US$2,702 juta.

SMDR

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) melakukan penambahan penyertaan modal Rp460 miliar ke dalam PT Samudera Pelabuhan Indonesia (SPLI), yang merupakan anak usaha dan pihak terafiliasi perseroan. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan dan investasi SPLI.

PALM

PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Provident Investasi Bersama Tahap I Tahun 2023 dengan jumlah pokok Rp157.825.000.000. Penerbitan obligasi Berkelanjutan II Provident tersebut merupakan bagian obligasi II yang akan dihimpun dengan total Rp5 triliun.

TRIS

PT Trisula International Tbk (TRIS) akan membagikan dividen interim tunai untuk tahun buku 2023 senilai Rp8,6 miliar atau Rp2,76 per saham. Pembagian dividen tersebut berdasarkan surat keputusan direksi perseroan tanggal 6 November dan surat persetujuan dewan komisaris di tanggal yang sama.

CPIN

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) akan membagikan dividen interim Rp100 per saham atau total Rp1,63 triliun. Adapun jadwal pembagian dividen interim, yakni cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada Kamis, 16 November 2023 ini. Ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi tanggal 17 November.

Investasi Saham di Sini

ARGO

PT Argo Pantes Tbk (ARGO) meraih jumlah pendapatan untuk periode Januari-September 2023 sebesar Rp76,79 miliar atau meningkat 15,09% dari periode yang sama di 2022 senilai Rp66,72 miliar.

CRSN

PT Carsurin Tbk (CRSN) menargetkan pada akhir tahun pendapatan menembus Rp 507 miliar. Target itu naik dari estimasi tahun ini sebesar Rp430 miliar, berkat kinerja positif perseroan hingga kuartal III 2023.

TBIG

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) menyampaikan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure tahap II tahun 2023 dengan jumlah pokok Rp1,51 triliun. Penerbitan obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI TBIG dengan target yang akan dihimpun sebanyak-banyaknya Rp20 triliun. Dalam rangka PUB VI ini, TBIG telah menerbitkan obligasi Rp1,5 triliun.

AUTO

PT Astra Otoparts Tbk (Astra Otoparts) (AUTO) hingga kuartal III 2023 mencatatkan laba bersih konsolidasian sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 57,7% dari laba bersih konsolidasian tahun 2022 sebesar Rp832 miliar.

Investasi Saham di Sini

CMPP

PT AirAsia Indonesia Tbk (CMPP) masih mencatatkan rugi bersih per kuartal III 2023 sebesar Rp875 miliar. Oleh sebab itu, AirAsia merencanakan sejumlah ekspansi untuk memulihkan kinerja pada 2024. Rugi bersih AirAsia Rp875,42 miliar pada 9 bulan pertama 2023. Namun, rugi bersih itu menyusut 40,99% secara YOY dibandingkan periode sama 2022 sebesar Rp1,48 triliun.

LPKR

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berhasil mencatatkan penjualan segmen real estate Rp3,3 triliun hingga kuartal III 2023. Angka itu naik 18% YOY didorong oleh serah terima proyek perumahan yang tepat waktu serta penjualan kavling.

APLN

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) bersiap melakukan tender offer untuk obligasi senior 5,95% yang diterbitkan oleh anak usahanya, APL Realty Holdings Pte Ltd. Dengan alokasi dana hingga Rp1 triliun, perusahaan properti ini bertujuan untuk membeli kembali obligasi senior senilai US$131,96 juta yang akan jatuh tempo pada tahun 2024.

ADHI

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) mencatat perolehan kontrak baru Rp30,3 triliun hingga Oktober 2023, atau tumbuh 58% dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp19,1 triliun. Nilai tersebut telah melampaui target perseroan Rp27 triliun.

ADCP

PT Adhi Commuter Properti Tbk. (ADCP) berencana menerbitkan Obligasi III Adhi Commuter Properti tahun 2023 dengan jumlah pokok Rp499,9 miliar. ADCP menyatakan bahwa obligasi tersebut diterbitkan tanpa warkat kecuali sertifikat jumbo obligasi yang dirilis untuk didaftarkan atas nama Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai bukti utang kepada pemegang obligasi.

Investasi Saham di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, berkerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.748,61

Up0,60%
Up3,49%
Up0,01%
Up7,75%
Up17,70%
Up43,65%

STAR Stable Income Fund

1.899,32

Up0,51%
Up2,82%
Up0,01%
Up6,45%
Up30,02%
Up62,01%

I-Hajj Syariah Fund

4.755,2

Up0,55%
Up2,78%
Up0,01%
Up6,46%
Up22,18%
Up40,57%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.754,13

Up0,56%
Up2,12%
Up0,01%
Up5,47%
Up20,26%
Up50,06%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.032,96

Up0,52%
Up1,50%
Up0,01%
Up2,50%
Down- 2,95%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua