BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Berita Saham Hari Ini : Yield Treasury AS Tertinggi, BBCA Laba Rp31,7 Triliun, KOKA, PTPS dan STRK IPO

Abdul Malik04 Oktober 2023
Tags:
Berita Saham Hari Ini : Yield Treasury AS Tertinggi, BBCA Laba Rp31,7 Triliun, KOKA, PTPS dan STRK IPO
Ilustrasi seorang investor sedang memegang Obligasi Negara Pemerintah Amerika Serikat (AS) atau US Treasury. (Shutterstock)

ARTO, JSMR, SMGR dan SRTG direkomendasi beli, Wall Street, IHSG, rupiah, batu bara dan emas melemah, CPO mendatar, dividen ASII Rp3,98 triliun

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Ciptadana Daily and Technical Updates oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Rabu (4/10/2023) :

Stocks Pick

ARTO : Potensi Rebound

Harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) ditutup stagnan di level Rp2.040 pada Selasa (3/10). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ARTO melanjutkan tren mendatar dengan bias teknikal netral.

Jika saham ARTO mampu menembus Rp2.080, maka berpotensi masuk momentum bullish dan direkomendasi spekulasi beli jika menembus Rp2.080, dengan stop rugi Rp2.000 dan ambil untung Rp2.160.

Promo Terbaru di Bareksa

Pergerakan Saham ARTO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

JSMR : Menguji Level Support

Harga saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melemah 4,21% jadi Rp4.100 pada Selasa (3/10). Ciptadana Sekuritas menilai saham JSMR melanjutkan pelemahan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish dan ada ruang pelemahan lanjutan.

Saham JSMR berpotensi lanjutkan pelemahan untuk menguji support berikutnya di Rp3.990. Jika mampu bertahan, maka saham JSMR berpeluang rebound dengan resisten terdekat Rp4.270. Saham JSMR direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp3.990.

Pergerakan Saham JSMR

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

SMGR : Menguji Level Support

Harga saham PT Semen Indonesia Tbk (JSMR) turun 1,16% menjadi Rp6.400 pada Selasa (3/10). Ciptadana Sekuritas melihat saham SMGR tampak tren bearish setelah menyentuh Rp6.425 namun dengan rebound teknikal minor. Saham SMGR turun dari support harian dan melanjutkan pelemahan setelah membentuk pola bearish candlestick pada hari sebelumnya.

Bias teknikal saham SMGR tampak punya support kuat di Rp6.250, sehingga direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp6.250, dengan stop rugi Rp6.200 dan ambil untung di Rp6.525.

Pergerakan Saham SMGR

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

SRTG : Menguji Level Support

Harga saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) melemah 5,32% menjadi Rp1.690. Menurut Ciptadana Sekuritas, saham SRTG melanjutkan pelemahan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish sehingga ada potensi pelemahan lanjutan.

Saham SRTG berpotensi lanjutkan pelemahan untuk menguji support berikutnya di Rp1.625, jika mampu bertahan, maka saham berpotensi rebound. Level resisten terdekat saham SRTG di Rp1.745, sehingga direkomendasi beli saat melemah di kisaran Rp1.625.

Pergarakan Saham SRTG

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Beli Reksadana di Sini

Wall Street

Bursa Saham Amerika Serikat (AS) anjlok lebih dari 1% pada Selasa (3/10) tertekan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS) mencapai level tertinggi sejak 2007. Meningkatkan kekhawatiran bahwa suku bunga yang lebih tinggi akan membekukan pasar perumahan dan membawa perekonomian ke dalam resesi.

Dow Jones Industrial Average turun 430,97 poin (1,29%) menjadi 33,002.38. S&P 500 ambles 1,37% menjadi 4,229.45. Sementara itu, Nasdaq Composite terkoreksi 1,87% berakhir pada 13,059.47.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada Selasa (3/10/2023), setelah bergerak volatil sepanjang perdagangan kemarin.

IHSG ditutup melemah 0,3% ke posisi 6.940,89. IHSG masih bertahan di level psikologis 6.900 dan masih sulit untuk menembus kembali level psikologis 7.000. Secara sektoral, sektor energi menjadi pemberat terbesar IHSG pada hari ini, yakni mencapai 2,8%.

Rupiah

Nilai tukar rupiah ditutup melemah 50 poin atau 0,32 % menjadi Rp15.580 per dolar AS kemarin bersamaan dengan mata uang Asia lainnya yang tertekan. Indeks dolar AS naik 0,12 % ke level 107,027.

Lapangan Kerja AS

Jumlah lowongan pekerjaan di perusahaan-perusahaan AS secara tak terduga melonjak di bulan Agustus 2023 mencapai 9,6 juta. Angka ini mengikuti 8,9 juta (direvisi dari 8,8 juta) lowongan pekerjaan di bulan Juli dan melampaui ekspektasi pasar 8,8 juta dengan selisih cukup besar.

Beli Reksadana di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak pulih dan mengakhiri perdagangan dengan sedikit kenaikan pada Selasa, setelah sebelumnya merosot ke level terendah dalam 3 minggu terakhir. Penurunan harga minyak itu dipengaruhi oleh penguatan dolar AS dan indikasi-indikasi ketidakpastian ekonomi global yang semakin meningkat. Namun, harga minyak mendapat dukungan dari pengurangan pasokan minyak mentah.

Minyak mentah berjangka Brent menetap 21 sen lebih tinggi pada US$90,92 per barel, setelah jatuh ke level terendah sesi US$89,50, terendah sejak 8 September. Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), menetap naik 41 sen pada US$89,23 per barel. Level terendah sesi adalah US$87,76, terlemah sejak 12 September.

Batu Bara

Harga batu bara kembali jatuh disebabkan oleh beberapa sentimen negatif, mulai dari pelemahan harga gas, berlimpahnya pasokan batu bara di China, kenaikan tarif jasa pelabuhan di Muara Berau Samarinda, hingga merosotnya permintaan impor batu bara India dari Australia.

Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka Oktober 2023 turun US$4,85 menjadi US$149,65 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 terkoreksi US$6,75 menjadi US$149,35 per ton dan kontrak berjangka Desember 2023 melorot US$6 menjadi US$152 per ton.

CPO

Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) datar ditengah sentimen yang beragam. Kontrak berjangka CPO untuk Oktober 2023 turun 1 ringgit Malaysia per ton menjadi 3.644 ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO November 2023 melemah 1 ringgit Malaysia menjadi 3.672 ringgit Malaysia per ton.

Emas

Aksi jual emas melambat untuk pertama kalinya dalam hampir dua minggu setelah logam kuning mencapai level terendah baru 7 bulan akibat lonjakan imbal hasil Treasury yang hampir tak henti-hentinya dan lonjakan dolar ke level tertinggi 11 bulan. Kontrak berjangka emas yang paling aktif di Comex New York pada bulan Desember, turun US$5,70, atau 0,3%, pada US$1.841,50 per ons.

Beli Emas di Sini

BBCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA meraup laba bersih Rp31,7 triliun (bank only) per Agustus 2023, tumbuh 29 % dari periode sama tahun lalu. Pertumbuhan laba bersih BCA tertinggi di kelompok empat bank besar dari sisi market cap.

TPIA

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyepakati perjanjian jual beli lahan senilai Rp1,15 triliun yang dialokasikan untuk persiapan pembangunan pabrik.

TKIM

PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) meresmikan pengoperasian PLTS Atap berkapasitas 9,8 MWp yang merupakan PLTS Atap terbesar di Jawa Timur. Perseroan menggandeng SUN Energy dalam instalasi PLTS tersebut.

ERAA

PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan sembilan anak usahanya menggalang modal kerja lewat penandatanganan perjanjian kredit senilai total Rp8,35 triliun dan US$375 juta dengan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Perinciannya, ERAA dan sembilan entitas usaha menandatangani perjanjian perpanjangan dan penambahan fasilitas kredit lokal senilai Rp1,66 triliun, serta fasilitas time loan 1 senilai Rp3,48 triliun, time loan 2 sebesar Rp1 triliun, dan time loan 3 mencapai Rp1,5 triliun.

Beli Reksadana di Sini

ASII

PT Astra International Tbk (ASII) akan membagikan dividen interim Rp98 per saham atau senilai total Rp3,96 triliun pada akhir bulan ini.

WSBP

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berkontribusi dalam penyelesaian Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan Paket 3 Seksi 3 Sukabungah-Sadang. WSBP menyuplai 71 batang PC-I girder yang disuplai dari Plant Subang, Plant Karawang, dan Plant Bojonegara sejak Juni 2023. Hingga saat ini progres suplai mencapai 58,35% dan ditargetkan selesai pada akhir tahun ini.

KOKA

Perusahaan konstruksi, PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) maksimal 715.333.000 saham atau 25 %. Harga penawarannya dipatok Rp128 per saham sehingga nilai penawaran umum ini minimal bisa Rp91,56 miliar.

Beli Emas di Sini

PTPS

Perusahaan kelapa sawit, PT Pulau Subur Tbk (PTPS) menggelar IPO sebanyak 450 juta saham atau 20,76 % di harga Rp 198 per saham. Nilai keseluruhan penawaran umum ini Rp 89,1 miliar. Harga yang dipatok ada di batas bawah saat penawaran awal (bookbuilding) pada 20-22 September 2023 lalu di kisaran Rp 198-206.

IPO

STRK Produsen bir dan juga minuman beralkohol lainnya asal Bali, PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) mantap menggelar IPO 1,18 miliar saham atau 11,01 %. Harga IPO dipatok Rp 100/saham sehingga nilai keseluruhan penawaran umum ini sebesar Rp 118 miliar. Perseroan menggelar masa penawaran umum pada 3-6 Oktober 2023 dan pencatatan saham dengan kode STRK di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 Oktober.

DIRE

Dana Investasi Real Estate (DIRE) Simas Plaza Indonesia akan membagikan dividen interim kepada para pemegang unit penyertaan DIRE Rp99,84 miliar. Setiap pemegang unit penyertaan DIRE Simas Plaza Indonesia akan memperoleh dividen tunai Rp4,8 per unit pernyataan.

Beli Reksadana di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.314,62

Up0,74%
Up4,00%
Up0,02%
Up6,36%
Up19,84%
-

Capital Fixed Income Fund

1.760,38

Up0,56%
Up3,43%
Up0,02%
Up7,02%
Up18,00%
Up42,94%

STAR Stable Income Fund

1.911,44

Up0,52%
Up2,88%
Up0,02%
Up6,21%
Up31,34%
Up59,99%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.765,08

Up0,50%
Up3,61%
Up0,02%
Up5,37%
Up20,01%
Up48,78%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.038,61

Up0,45%
Up2,06%
Up0,02%
Up3,06%
Down- 0,64%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua