BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Berita Saham Hari Ini : Ekonomi AS Q2 Tetap Naik 2,1%, Harga Emas Merosot, Dividen AALI Rp157,8 Miliar

Abdul Malik29 September 2023
Tags:
Berita Saham Hari Ini : Ekonomi AS Q2 Tetap Naik 2,1%, Harga Emas Merosot, Dividen AALI Rp157,8 Miliar
Ilustrasi ekonomi Amerika Serikat (AS) yang tetap bertahan dari potensi resesi akibat kebijakan suku bunga dan tingginya inflasi. (Shutterstock)

EXCL, AKRA, ELSA, ANTM, ARTO, ASII dan SMGR direkomendasi beli, Wall Street dan IHSG menguat, minyak, batu bara dan rupiah melemah

Bareksa.com - Berikut rangkuman berita pasar modal dan saham dikutip dari laporan riset Kopi Pagi oleh D’Origin Financial & Business Advisory dan Ciptadana Daily and Technical Updates oleh PT Ciptadana Sekuritas Asia dipublikasi Jumat (29/9/2023) :

Stock Picks

EXCL

Harga saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat 0,85% atau bertambah 20 poin menjadi Rp2.360 pada Rabu (27/9/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham EXCL dengan target harga Rp2.500 dan stop rugi Rp2.180, support Rp2.340 ; Rp2.320 dan resisten Rp2.380 ; Rp2.400.

Volume perdagangan saham EXCL lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham EXCL berpotensi menguji resisten Rp2.380, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp2.400.

Promo Terbaru di Bareksa

AKRA

Harga saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 4,11% atau bertambah 60 poin menjadi RpRp1.520 pada Rabu (27/9/2023). D’Origin Financial merekomendasi beli saat melemah (BOW) saham AKRA dengan target Rp1.640 dan stop rugi Rp1.400, support Rp1.510 ; Rp1.500 dan resisten Rp1.530 ; Rp1.540.

Volume perdagangan saham AKRA pada Rabu lebih besar dari hari sebelumnya. Penguatan saham AKRA berpotensi menguji resisten Rp1.530, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp1.540.

ELSA

Harga saham PT Elnusa Tbk (ELSA) menguat 1,49% atau bertambah 6 poin menjadi Rp410 pada Rabu (27/9/2023). D’Origin Financial merekomendasi spekulasi beli saham ELSA dengan target harga Rp500 dan stop rugi Rp360, support Rp406 ; Rp402 dan resisten Rp414 ; Rp420.

Volume perdagangan saham ELSA pada Rabu lebih kecil dari hari sebelumnya. Penguatan saham ELSA berpotensi menguji resisten Rp414, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju Rp420.

Beli Reksadana di Sini

ANTM : Menguji Level Support

Harga saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 1,09% jadi Rp1.820 pada Rabu (27/9/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham ANTM melanjutkan pelemahan dengan bias teknikal bearish.

Saham ANTM membentuk pola bearish candlestick dalam grafik harian, sehingga berpotensi melanjutkan pelemahan. Saham ANTM punya support kuat di Rp1.770, direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp1.770, dengan stop rugi Rp1.720 dengan ambil untung di Rp1.815.

Pergerakan Saham ANTM

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

ARTO : Menguji Level Support

Harga saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) turun 4,25% jadi Rp2.030 pada Rabu (27/9/2023). Ciptadana Sekuritas menilai saham ARTO melanjutkan penurunan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish dan ada ruang pelamahan lanjutan.

Saham ARTO berpeluang melanjutkan pelemahan untuk menguji level support berikutnya di Rp1.960. Jika mampu bertahan, maka saham ARTO berpotensi rebound dengan level resisten terdekat di Rp2.160. Saham ARTO direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp1.960.

Pergerakan Saham ARTO

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

ASII : Menguji Level Support

Harga saham PT Astra International Tbk (ASII) melemah 0,81% jadi Rp6.150 pada Rabu (27/9/2023). Ciptadana Sekuritas melihat saham ASII melanjutkan pelemahan di level rendah atas dan rendah bawah, dengan bias bearish dan berpotensi lanjutkan pelemahan.

Saham ASII berpotensi melanjutkan pelemahan untuk menguji level support berikutnya di Rp6.050. Jika mampu bertahan, maka saham ASII berpotensi rebound, dengan level resisten terdekat di Rp6.250. Saham ASII direkomendasi beli saat melemah (BOW) di kisaran Rp6.050.

Pergerakan Saham ASII

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

SMGR : Menguji Level Support

Harga saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) stagnan di Rp6.550 pada Rabu (27/9/2023). Menurut Ciptadana Sekuritas, saham SMGR melanjutkan penurunan dan menyentuh level Rp6.500.

Saham SMGR membentuk pola doji candlestick yang mengindikasikan potensi penurunan. Level support terdekat saham SMGR tampak di Rp6.475, sehingga direkomendasi beli saat melemah (BOW) di Rp6.475, dengan stop rugi Rp6.400 dan ambil untung Rp6.650.

Pergerakan Saham SMGR

Illustration

Sumber : Ciptadana Sekuritas

Beli Reksadana di Sini

Wall Street

Bursa Saham Amerika Serikat (AS) menguat pada Kamis karena Wall Street mencoba untuk mendapatkan kembali sebagian dari kerugian besar bulan ini dan para pedagang terus memantau imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS). Dow Jones Industrial Average naik 116,07 poin (0,35%) menjadi 33.666,34. Sedangkan S&P 500 bertambah 0,59% menjadi 4.299,7, tidak jauh dari level kunci 4.300. Serta Nasdaq Composite melonjak sekitar 0,83% menjadi 13.201,28.

IHSG

Pasar Saham Indonesia yang tercermin dari kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,2% atau bertambah 14,03 poin menjadi 6.937,83 pada Rabu (27/9/2023), dengan perdagangan volume lebih kecil dari hari sebelumnya. Menurut D’Origin Financial, IHSG bergerak di kisaran 6.880 - 6.980, support 6.900 ; 6.880 dan resisten 6.960 ; 6.980. Penguatan IHSG berpotensi menguji resisten 6.960, sehingga penembusan level ini membuka peluang menuju 6.980. IHSG membentuk ekor di atas cukup panjang, menunjukan adanya tekanan jual.

Rupiah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup melemah 0,19% ke Rp15.520,5 per dolar AS pada Rabu. Rupiah ditutup melemah bersama mayoritas mata uang Asia lainnya.

PDB AS

Data Produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) tetap berada di 2,1% pada kuartal II 2023. Sedangkan untuk klaim pengangguran naik tipis, tercatat 204.000 jauh di bawah ekspektasi pasar yakni 215.000.

Beli Reksadana di Sini

Minyak Mentah

Harga minyak jatuh sekitar 1% pada Kamis karena aksi profit taking para trader setelah harga minyak melonjak ke level tertinggi 10 bulan. Ditambah lagi, beberapa kekhawatiran bahwa suku bunga tinggi dapat membebani permintaan minyak. Minyak mentah Brent berjangka untuk pengiriman November turun US$1,17 (1,2%) menjadi US$95,38 per barel. Brent berjangka November berakhir pada Jumat. Brent berjangka Desember turun 1,3% menjadi US$93,1 per barel. Sedangkan Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$1,97 (2,1%) menjadi US$91,71 per barel.

Batu Bara

Harga batu bara turun lagi pada Kamis akibat tertekan sentimen terbatasnya permintaan global dan penyelesaian perselisihan industri LNG Australia. Harga batu bara Newcastle untuk kontrak berjangka September 2023 turun US$0,6 menjadi US$159,75 per ton. Sedangkan kontrak berjangka Oktober 2023 terkoreksi US$0,25 menjadi US$161,25 per ton. Sedangkan kontrak berjangka November 2023 melorot US$0,4 menjadi US$164 per ton.

Emas

Harga emas merosot mendekati level terendah dalam tujuh bulan pada Kamis, memperpanjang kerugian untuk sesi keempat berturut-turut, karena imbal hasil Obligasi Pemerintah AS terus melonjak di tengah ekspektasi pasar bahwa suku bunga AS tetap tinggi untuk waktu lebih lama. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, tergelincir US$12,3 atau 0,65% menjadi US$1.878,6 per ounce, setelah diperdagangkan menyentuh tertinggi sesi di US$1.896,80 dan terendah di US$1.874,50.

Beli Emas di Sini

AALI

PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) menyampaikan akan menbagikan dividen interim untuk periode tahun buku 2023 dengan total sebesar Rp157,82 miliar.

MRAT

PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) pada semester I 2023 meraup laba bersih Rp37,28 juta, atau melejit 103% periode sama tahun sebelumnya minus Rp9,9 miliar. Alhasil, laba per saham dasar menjadi Rp0,2 dari periode sama tahun sebelumnya tekor Rp23,2.

MORA

PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) tidak jadi membentangkan kabel bawah laut dari Australia-Indonesia-Singapura- Amerika Serikat bareng dengan Hawaiki Submarine Cable Limited Partnership atau Hawaiki karena MORA dan Hawaiki belum menemukan titik temu terkait nilai kerjasama yang telah disepakati sejak 2 November 2021 lalu, sampai tenggat waktu yang ditentukan.

BBRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali memboyong penghargaan internasional di bidang komunikasi, dinobatkan sebagai Best ‘Government Public Relations in Indonesia’ di ajang The 4th ASEAN PR Excellence Awards 2023 yang diselenggarakan di Ho Chi Minh City, Vietnam pada 8 September 2023 lalu.

Beli Reksadana di Sini

DOOH

PT Era Media Sejahtera,Tbk (DOOH) atau SSPACE telah berhasil mempertahankan kinerja positifnya pada triwulan II 2023. Laba bersih perseroan tercatat tumbuh signifikan dari sebelumnya tercatat mengalami kerugian sebesar Rp4,54 Miliar pada tahun 2022 menjadi tumbuh dan mencapai laba positif sebesar Rp3,91 miliar di triwulan II tahun 2023

GEMS

Sinarmas Grup Golden Energy Mines Tbk (GEMS) menyampaikan dua anak usahanya yaitu Borneo Indobara Barasentosa Lestari meraih fasilitas pinjaman buat modal kerja dari BRI (BBRI) dengan total senilai Rp2,44 triliun.

LSIP

London Sumatra Indonesia alias Lonsum (LSIP) bakal mengalihkan 2.900.000 saham hasil buyback. Penjualan saham treasuri dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI). No.30/POJK.04/2017.

TAYS

PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) atau Tays Bakers menjalin kemitraan strategis dengan perusahaan snack asal Jepang, Mixio Holdings Incorporated. Kemitraan strategis ini tidak hanya mencakup investasi tetapi juga hak eksklusif untuk distribusi produk TRICKS masuk pasar Jepang melalui jaringan yang dimiliki oleh Mixio Holding Incorporate dan para mitranya.

PRDA

PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA) menargetkan pendapatan usaha tumbuh 4-5% hingga akhir 2023, seiring dengan langkah perseroan untuk mengembangkan bisnis digital. PRDA melalui anak usaha PT Prodia Digital Indonesia (PRDI) resmi meluncurkan aplikasi kesehatan U by Prodia pada 7 Maret 2023.

HRUM

PT Harum Energy Tbk (HRUM) diprediksi ekspansi ke sektor nikel strategis dengan membangun pabrik berteknologi high pressure acid leach (HPAL) untuk menghasilkan nikel bahan baku baterai mobil listrik (electric vehicle/EV), setelah menguasai 100% perusahaan nickel pig iron (NPI), PT Infei Metal Industry.

Harum melalui anak usahanya PT Tanito Harum Nickel (THN) telah menuntaskan akuisisi 51% saham IMI dari Halmahera Holding (CHHP) senilai US$ 70,4 juta, sehingga kepemilikan naik menjadi 100% dari 49%.

Beli Emas di Sini

(AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Disclaimer Ciptadana Sekuritas di Sini

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Saham adalah instrumen investasi yang memiliki risiko kerugian. Artikel ini bertujuan untuk berbagi informasi seputar pasar dengan analisa untuk meminimalisir risiko. Setiap keputusan transaksi beli jual saham ada di tangan investor.

Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Tetap Syariah

1.314,62

Up0,74%
Up4,00%
Up0,02%
Up6,36%
Up19,84%
-

Capital Fixed Income Fund

1.760,38

Up0,56%
Up3,43%
Up0,02%
Up7,02%
Up18,00%
Up42,94%

STAR Stable Income Fund

1.911,44

Up0,52%
Up2,88%
Up0,02%
Up6,21%
Up31,34%
Up59,99%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.765,08

Up0,50%
Up3,61%
Up0,02%
Up5,37%
Up20,01%
Up48,78%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.038,61

Up0,45%
Up2,06%
Up0,02%
Up3,06%
Down- 0,64%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua