BeritaArrow iconRobo Advisor BareksaArrow iconArtikel

Pasar Bergejolak, Bareksa Robo Advisor Jaga Keseimbangan Portofolio

Abdul Malik10 April 2026
Tags:
Pasar Bergejolak, Bareksa Robo Advisor Jaga Keseimbangan Portofolio
Ilustrasi investor yang berhasil menjaga portofolionya dari hasil investasinya menggunakan Bareksa Robo Advisor, di tengah gejolak pasar akibat sentimen konflik geopolitik global. (Shutterstock)

Kinerja Bareksa Robo Advisor tertekan di semua profil risiko akibat tekanan saham dan obligasi. Simak strategi defensif dan prospek pasar ke depan.

Bareksa - Dalam 1 bulan terakhir, kinerja Bareksa Robo Advisor mengalami tekanan di seluruh profil risiko, dengan penurunan yang semakin dalam seiring meningkatnya agresivitas portofolio:

  • Risk Averse: -0,5%
  • Conservative: -1,1%
  • Moderate: -1,2%
  • Aggressive: -1,4%
  • Very Aggressive: -1,6%

Penurunan ini menunjukkan bahwa tekanan tidak hanya terjadi di pasar saham, tetapi juga mulai merambat ke pasar obligasi, yang selama ini menjadi penopang utama portofolio.

Apa yang Terjadi di Pasar?

Tekanan pasar saat ini berasal dari kombinasi faktor global dan domestik:

Promo Terbaru di Bareksa

Global

  • Risiko geopolitik yang belum mereda
  • Inflasi yang berpotensi naik dan tidak langsung turun dalam 1-2 bulan ke depan
  • Ekspektasi suku bunga global bakal bertahan di level tinggi (higher for longer)

Domestik

  • Yield SBN meningkat seiring dengan ekspektasi kenaikan inflasi
  • Aliran dana asing masih fluktuatif
  • Sentimen kehati-hatian terhadap outlook fiskal

Dampaknya:

  • Saham tertekan karena ketidakpastian yang tinggi
  • Harga obligasi ikut terkoreksi akibat kenaikan inflasi

Apa Artinya?

Saat ini terjadi kondisi double pressure, di mana saham dan obligasi sama-sama mengalami tekanan. Hal ini menyebabkan bahkan profil konservatif pun mencatatkan kinerja negatif.

Meski begitu, penurunan masih relatif terkendali, mencerminkan bahwa diversifikasi portofolio tetap bekerja dengan baik.

Apa Efeknya ke Portofoliomu?

Komposisi Bareksa Robo Advisor saat ini masih didominasi oleh fixed income:

Profil Risiko
Money Market
Fixed Income
Equity

Risk Averse

39%

61%

0%

Conservative

17%

80%

3%

Moderate

24%

70%

6%

Aggressive

21%

70%

9%

Very Aggressive

19%

70%

11%

Sumber: Tim Analis Bareksa

Produk yang digunakan dalam portofolio untuk bulan April antara lain:

  • Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia sebagai penyangga likuiditas
  • KIM Fixed Income Plus sebagai stabilisator utama
  • BNP Paribas IDX Growth30 sebagai sumber pertumbuhan

Strategi Bareksa Robo Advisor Saat Ini:

  • Strategi yang diterapkan masih cenderung defensif dengan:
  • Menjaga diversifikasi antar aset
  • Mempertahankan porsi obligasi sebagai penyeimbang
  • Tidak meningkatkan eksposur risiko secara agresif

Forward Looking

Ke depan, pasar berpotensi mulai stabil apabila terdapat:

  • Sinyal penurunan suku bunga global
  • Penurunan tensi geopolitik
  • Stabilitas yield obligasi

Apabila kondisi tersebut mulai terlihat, maka aset berisiko seperti saham berpotensi mengalami rebound, yang akan lebih cepat tercermin pada profil agresif.

Kesimpulan

Kinerja negatif dalam jangka pendek merupakan dampak dari tekanan simultan di pasar saham dan obligasi. Namun dengan struktur portofolio yang terdiversifikasi, risiko masih dapat terjaga dengan baik.

Pendekatan disiplin dan fokus jangka menengah hingga panjang tetap menjadi kunci dalam menghadapi kondisi pasar saat ini.

FAQ

1. Apakah saat ini waktu yang tepat untuk menambah investasi di Bareksa Robo Advisor?
Tergantung profil risiko, namun kondisi pasar volatil biasanya jadi peluang akumulasi bertahap.

2. Seberapa sering portofolio Bareksa Robo Advisor direbalancing?
Portofolio umumnya disesuaikan secara berkala mengikuti kondisi pasar dan outlook aset.

3. Apakah Bareksa Robo Advisor cocok untuk investor pemula?
Ya, karena sudah dikelola secara otomatis sesuai profil risiko masing-masing investor.

4. Apa risiko utama investasi melalui Bareksa Robo Advisor?
Risiko pasar, terutama saat saham dan obligasi turun bersamaan seperti kondisi saat ini.

5. Apakah hasil Bareksa Robo Advisor dijamin?
Tidak, karena kinerja tetap mengikuti pergerakan pasar dan tidak ada jaminan imbal hasil.

Investasi di Aplikasi Reksadana Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.

Investasi di Bareksa Robo Advisor

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Christian Halim/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist di PT Bareksa Marketplace Indonesia dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

Disclaimer:

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.213,94

Up0,31%
Up2,26%
Up0,62%
Up8,54%
Up20,43%
Up14,90%

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.197,16

Up0,05%
Up2,38%
Up1,04%
Up7,99%
--

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.170,52

Up0,22%
Up2,72%
Up1,32%
Up8,02%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.049,05

Up0,08%
Up2,86%
Up0,14%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua