BeritaArrow iconReksa DanaArrow iconArtikel

Manulife Rampungkan Akuisisi Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Capai Rp177 Triliun

Abdul Malik01 April 2026
Tags:
Manulife Rampungkan Akuisisi Schroders Indonesia, Dana Kelolaan Gabungan Capai Rp177 Triliun
Ilustrasi pegawai PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) sedang melayani nasabah di kantor MAMI di Jakarta. (dok. MAMI)

Manulife rampungkan akuisisi Schroders Indonesia. Dana kelolaan gabungan mencapai Rp177 triliun, perkuat posisi di industri manajer investasi nasional.

Bareksa - Manulife Wealth & Asset Management resmi menyelesaikan akuisisi PT Schroder Investment Management Indonesia melalui PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), setelah seluruh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan terpenuhi.

Fabio Fontainha, CEO Wealth and Asset Management Asia Manulife, mengatakan penyelesaian akuisisi ini memperkuat posisi MAMI sebagai manajer investasi terbesar di Indonesia. “Sekaligus membangun platform yang lebih kuat, inovatif, dan berwawasan global untuk nasabah,” ungkapnya dalam keterangannya (1/4/2026).

Perkuat Posisi Sebagai Manajer Investasi Terbesar

Sebelum akuisisi, MAMI mengelola dana Rp124,3 triliun dengan lebih dari 2,5 juta nasabah. Schroders Indonesia mengelola dana lebih dari Rp53 triliun. Gabungan keduanya menghasilkan dana kelolaan sekitar Rp177 triliun, menjadikan entitas gabungan salah satu pemain terbesar di industri.

Promo Terbaru di Bareksa

Afifa, CEO & President Director MAMI, menambahkan akuisisi ini bukan sekadar transaksi. “Tapi babak baru untuk menghadirkan solusi investasi berkualitas tinggi dan memperkuat kepemimpinan kami di industri manajer investasi,” dia menjelaskan.

Sinergi Global dan Lokal

Akuisisi ini menggabungkan kapabilitas global Manulife dan keahlian investasi lokal Schroders Indonesia. Platform gabungan diharapkan menghadirkan:

  • Skala bisnis lebih besar

  • Kapabilitas investasi lebih dalam

  • Ragam produk dan solusi lebih luas.

Michael T. Tjoajadi, CEO Schroders Indonesia, menyatakan bahwa bergabung dengan MAMI membuka akses ke sumber daya lebih luas dan peluang pertumbuhan baru. “Sambil tetap menjaga budaya dan kualitas layanan kami,” dia menegaskan.

Schroders Indonesia telah beroperasi sejak 1991 dan memiliki lebih dari 140 penghargaan sejak 2003.

Fokus Integrasi dan Nasabah

Selama integrasi, MAMI dan Schroders Indonesia akan tetap beroperasi paralel. Nasabah dan mitra akan menerima informasi bertahap terkait branding, produk, dan operasional agar layanan tetap jelas dan berkesinambungan.

Untuk diketahui akuisisi MAMI atas Schroders Indonesia pertamakali diumumkan pada 24 September 2025 lalu. Namun transaksi akuisisi saat itu tengah meminta persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selengkapnya baca di sini: Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

Kesimpulan

Manulife resmi akuisisi Schroders Indonesia, membentuk entitas gabungan dengan dana kelolaan sekitar Rp177 triliun. Sinergi global-lokal diharapkan memperkuat posisi industri, dengan integrasi dilakukan secara bertahap dan fokus menjaga kepuasan nasabah.

FAQ

1. Siapa yang mengakuisisi Schroders Indonesia?
Manulife Wealth & Asset Management melalui MAMI.

2. Berapa total dana kelolaan gabungan?
Sekitar Rp177 triliun.

3. Apakah nasabah terdampak?
Tidak, layanan tetap berjalan selama integrasi.

4. Apakah nilai transaksi diumumkan?
Tidak, nilai akuisisi tidak diungkap publik.

5. Kapan integrasi selesai?
Integrasi dilakukan bertahap tanpa jadwal spesifik yang diumumkan.

Investasi di Aplikasi Reksadana Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi reksa dana terpercaya yang telah berizin OJK sejak 2016. Dengan 160+ produk reksadana dari 35 manajer investasi, kamu bisa memilih sesuai tujuan dan profil risiko. Dilengkapi fitur pembanding performa, riset pasar, dan rekomendasi ahli, Bareksa membantu kamu mulai investasi reksadana dengan mudah, aman, dan terarah dalam satu aplikasi.

Beli Reksadana di Sini

(AM)

Tentang Penulis

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis makro, riset investasi, dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER

Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Calon pemodal wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa datang.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

autodebet

1.204,07

Down- 0,91%
Up1,72%
Down- 0,20%
Up7,74%
Up19,59%
Up15,78%

Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A

1.164,07

Down- 0,36%
Up2,34%
Up0,77%
Up7,72%
--

STAR Stable Amanah Sukuk

autodebet

1.195,66

Up0,08%
Up2,45%
Up0,92%
Up8,10%
--

Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A

1.046,04

Down- 1,22%
Up3,10%
Down- 0,15%
---

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua