Dana Kelolaan Index Fund Rp13,07 Triliun, Ini Manajer Investasi Juara AUM Desember 2022

Danareksa IM menjadi manajar investasi dengan pertumbuhan kelolaan reksadana indeks terbesar secara bulanan dan tahunan
Hanum Kusuma Dewi • 24 Jan 2023
cover

Ilustrasi investor memantau kinerja keuangan emiten dan pergerakan pasar saham. Positifnya kinerja emiten berdampak positif terhadap reksadana saham dan reksadana indeks berbasis saham big caps. (Shutterstock)

Bareksa.com - ​​Index fund atau reksadana indeks tercatat kembali mencatatkan kinerja positif baik dari sisi dana kelolaan maupun unit penyertaan. Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report Desember 2022 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana kelolaan reksadana indeks pada akhir Desember 2022 senilai Rp13,07 triliun.

Kelolaan reksadana indeks per akhir Desember 2022 tercatat tumbuh positif baik secara bulanan/MOM maupun tahunan (YOY) yakni masing-masing tumbuh 10% dan 44%. 

Pertumbuhan dana kelolaan reksadana indeks juga diiringi dengan unit penyertaannya, yang pada Desember 2022 tercatat 13,30 miliar unit. Unit penyertaan reksadana indeks juga tercatat tumbuh positif baik secara MOM YOY yakni masing-masing naik 17% dan 41%.

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report Desember 2022

3 Besar Manajer Investasi

Adapun posisi puncak daftar manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana indeks terbesar pada Desember 2022, kembali ditempati BNP Paribas Asset Management Indonesia (BNP AM). Dana kelolaan reksadana indeks BNP AM pada Desember 2022 tercatat Rp3,35 triliun, dengan pangsa pasar yang dikuasai 26%.

BNI Asset Management (BNI AM) tercatat bertahan menempati posisi kedua dengan pangsa pasar reksadana indeks yang dikuasai BNI AM sebesar 22%. Dana kelolaan reksadana indeks BNI AM tercatat Rp2,88 triliun pada Desember 2022. 

Pada posisi ketiga manajer investasi dengan dana kelolaan index fund terbesar pada Desember 2022, masih ditempati Panin AM. Dana kelolaan index fund Panin AM pada bulan lalu Rp1,60 triliun, dengan pangsa pasar 12%.

Manajer Investasi Tumbuh Tertinggi

Sementara itu perusahaan manajemen investasi (MI) atau manajer investasi yang berhasil membukukan dana kelolaan indeks terbesar secara bulanan/MOM, dan tahunan/YOY adalah Danareksa Investment Management (Danareksa IM). Dana kelolaan reksadana indeks Danareksa tumbuh tinggi yakni 78% MOM dan 1273% YOY.

Danareksa sendiri menempati posisi kedelapan, atau berhasil naik satu peringkat dibandingkan bulan sebelumnya dalam 20 manajer investasi dengan kelolaan reksadana indeks terbesar pada Desember 2022.

Daftar 20 Manajer Investasi Juara Dana Kelolaan Reksadana Indeks Terbesar Desember 2022

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report Desember 2022

Reksadana Indeks Adalah

Reksadana indeks atau index fund adalah reksadana yang portofolio investasinya dikelola secara pasif dengan mengacu kepada indeks tertentu. Indeks yang dijadikan acuan bisa berupa indeks saham ataupun indeks obligasi.

Dengan hanya mengacu pada indeks tertentu, biaya pengelolaan reksadana indeks lebih murah daripada reksadana dikelola aktif. Reksadana indeks jadi salah satu produk investasi yang disarankan Warren Buffett, salah seorang terkaya sejagat yang mengumpulkan hartanya dari investasi.

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report December 2022Untuk berlangganan laporan ini silakan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

Segera Investasi di Reksadana Sekarang, Klik di Sini

(Reynaldi Gumay/Martina Priyanti)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan  dalam berinvestasi reksadana.