Manajer Investasi Ini Juara Dana Kelolaan Reksadana Saham Syariah di Agustus 2022

BNP AM tercatat menempati puncak daftar manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana saham syariah terbesar
Abdul Malik • 23 Sep 2022
cover

Ilustrasi manajer investasi sedang memantau pergerakan pasar dan mengatur portofolionya untuk reksadana saham syariah yang dia kelola. (Shutterstock)

Bareksa.com - ​Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report August 2022 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan dana kelolaan reksadana saham syariah masih negatif secara bulanan dan sepanjang tahun berjalan, namun tumbuh positif secara tahunan pada Agustus 2022. 

Pada bulan lalu, dana kelolaan reksadana saham syariah tercatat Rp23,42 triliun, tumbuh 8% secara tahunan, namun sepanjang tahun berjalan dan bulanan masing-masing minus 9% dan 2%.

Sementara itu, jumlah unit penyertaan reksadana saham syariah pada Agustus 2022 tumbuh 1% sepanjang tahun berjalan, dan naik 4% secara tahunan. Unit penyertaan reksadana saham syariah pada bulan lalu 12,61 miliar unit.

Manajer Investasi Juara Dana Kelolaan

Meskipun secara industri, dana kelolaan reksadana saham syariah masih minus secara bulanan dan sepanjang tahun berjalan, namun siapa saja manajer investasi yang berhasil bertahan jadi juara pada Agustus 2022?

1. BNP Paribas Asset Management

BNP AM tercatat menempati puncak daftar manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana saham syariah terbesar, pada Agustus 2022 mencapai Rp6,13 triliun, tumbuh 56% secara tahunan. Pangsa pasar reksadana saham syariah yang dikuasai BNP AM tercatat 26%.

2. Manulife Aset Manajemen Indonesia

Posisi kedua manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana saham syariah terbesar kedua ditempati Manulife AM atau MAMI. Dana kelolaan reksadana saham syariah Manulife AM pada bulan lalu Rp5,38 triliun.

Manulife AM menguasai pangsa pasar reksadana saham syariah 23%.

3. Schroders Indonesia

Schroders berada di posisi 3 sebagai manajer investasi dengan dana kelolaan reksadana saham syariah terbesar pada bulan lalu. Dana kelolaan reksadana saham syariah Schroder Indonesia tercatat Rp1,96 triliun pada Agustus 2022, tumbuh 17% secara tahunan.

Pangsa pasar reksadana saham syariah Schroders Indonesia 8%.

4. Mandiri Manajemen Investasi

Selanjutnya ada Mandiri Investasi menempati posisi 4 MI dengan dana kelolaan reksadana saham syariah terbesar, yakni mencapai Rp1,48 triliun pada bulan lalu. Mandiri Investasi menguasai pangsa pasar reksadana saham syariah 6% pada Agustus 2022.

5. Henan Putihrai Asset Management

Sementara itu pada posisi kelima MI dengan dana kelolaan reksadana saham syariah terbesar ditempati Henan Putihrai. Dana kelolaan reksadana saham syariah Henan Putihrai pada bulan lalu Rp1,43 triliun, tumbuh 41% sepanjang tahun berjalan dan 72% secara tahunan.

Pangsa pasar reksadana saham syariah yang dikuasai Henan Putihrai 6%.

Daftar 20 Manajer Investasi Juara Kelolaan Reksadana Saham Syariah pada Agustus 2022

Sumber: Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market - Monthly Report August 2022

Sebagai catatan, dana kelolaan tidak mencerminkan kinerja produk reksadana, tetapi bisa menjadi salah satu indikator kepercayaan investor untuk menempatkan dana mereka dalam produk reksadana atau manajer investasi tersebut.

Artikel ini merupakan cuplikan dari laporan bulanan industri reksadana Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report August 2022. Untuk berlangganan laporan ini silahkan hubungi [email protected] (cc: [email protected]).

(Martina Priyanti/Tim Data/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.