Reksadana Bahana Dana Prima dan Sucorinvest Sharia Equity Fund Melesat Saat IHSG Melemah

Bahana Dana Prima dan Sucorinvest Sharia Equity Fund mencetak imbal hasil 1,29% dan 1,17% dalam sehari
Abdul Malik • 29 Aug 2022
cover

ilustrasi investasi di reksadana saham. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 26 Agustus 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 3,84%
Indeks Reksadana Saham : 3,01%
Sucorinvest Maxi Fund : 7,75%

Indeks Reksadana Saham Syariah : 1,96%
TRIM Syariah Saham : 4,76%

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 2,08%
Sucorinvest Flexi Fund : 4,53%

Indeks Reksadana Campuran Syariah : 1,78%
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,74%

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 1,26%
TRAM Strategic Plus : 2,77%

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,92%
Majoris Sukuk Negara Indonesia : 1,89%

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258% per bulan
> Bank Mandiri : 0,292% per bulan
> BNI : 0,354% per bulan
> BRI : 0,396% per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,25%
Sucorinvest Money Market Fund : 0,36%

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,22%
Sucorinvest Sharia Money Market Fund: 0,32%

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 26 Agustus 2022 turun 0,54% ke level 7.135,25. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 26/08/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat turun di level 7,1%.

Meskipun IHSG melemah, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,29% dan 1,17% dalam sehari pada perdagangan 26 Agustus 2022. Reksadana saham itu ialah Bahana Dana Prima dan Sucorinvest Sharia Equity Fund.

Reksadana Bahana Dana Prima mencetak imbal hasil (return) 1,29% dalam sehari pada 26 Agustus 2022. Berdasarkan fund factsheet periode Juli 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan XL AXIATA SHARES.

Sedangkan reksadana Sucorinvest Sharia Equity Fund mencetak imbal hasil (return) 1,17% dalam sehari pada 26 Agustus 2022. Berdasarkan fund factsheet periode Juli 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK), PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), dan PT Samindo Resources Tbk (MYOH).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.