Reksadana Sucorinvest Citra Dana Berimbang dan Sucorinvest Flexi Fund Melesat Saat IHSG Melemah

Sucorinvest Citra Dana Berimbang dan Sucorinvest Flexi Fund mencetak imbal hasil 1,86 persen dan 1,23 persen dalam sehari
Abdul Malik • 26 Jul 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana campuran. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 25 Juli 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : -2,62 persen
Indeks Reksadana Saham : -1,95 persen
Sucorinvest Maxi Fund : 1,42 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,87 persen
Mandiri Investa Atraktif Syariah : -0,22 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,8 persen
Sucorinvest Flexi Fund : 4,26 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,32 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -0,66 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -0,26 persen
BNP Paribas Prima USD Kelas RK1 : 1,07 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,05 persen
Sucorinvest Sharia Sukuk Fund : 0,61 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,14 persen
Capital Money Market Fund : 0,35 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,18 persen
Majoris Pasar Uang Syariah Indonesia : 0,38 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 25 Juli 2022 turun 0,41 persen ke level 6.858,41. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 25/07/2022 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,5 persen pada 25 Juli 2022.

Meskipun IHSG melemah, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana campuran yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,86 persen dan 1,23 persen dalam sehari pada perdagangan 25 Juli 2022. Reksadana itu adalah Sucorinvest Citra Dana Berimbang dan Sucorinvest Flexi Fund.

Reksadana Sucorinvest Citra Dana Berimbang mencetak imbal hasil (return) 1,86 persen dalam sehari pada 25 Juli 2022. Berdasarkan fund factsheet periode Juni 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), Obligasi MDKA03BCN1, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), deposito TD BANK JABAR BJB, dan PT Teladan Prima Agro Tbk (TLDN).

Sedangkan reksadana Sucorinvest Flexi Fund mencetak imbal hasil (return) 1,23 persen dalam sehari pada 25 Juli 2022. Berdasarkan fund factsheet periode Juni 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI), PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA), PT KMI Wire & Cable Tbk (KBLI), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), Obligasi FR0070, PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), dan deposito TD BANK JABAR BJB.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.