Reksadana Saham Sucor dan BNP Paribas Melesat saat IHSG Naik, Ini Portonya

BNP Paribas Solaris dan Sucorinvest Equity Fund mencetak return di atas 1 persen sehari
Hanum Kusuma Dewi • 17 Jun 2022
cover

Ilustrasi investasi di reksadana pendapatan tetap, reksadana saham, reksadana indeks, reksadana campuran hingga reksadana pasar uang yang terus bertumbuh. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut kinerja reksadana yang diperdagangkan di super app investasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta indeks acuannya periode sebulan terakhir (per 16 Juni 2022) :

Reksadana Saham

IHSG : 6,86 persen
Indeks Reksadana Saham : 1,49 persen
Manulife Saham Andalan : 9,15 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : 0,78 persen
HPAM Syariah Ekuitas : 9,19 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 1,14 persen
STAR Balanced II : 9,02 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,15 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : 0,39 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 1,25 persen
Ganesha Abadi Kelas G : 2,6 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,67 persen
Manulife Syariah Sukuk Indonesia : 2,34 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark :
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,15 persen
Prospera Dana Lancar : 0,57 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,22 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,4 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 16 Juni 2022 naik 0,62 persen ke level 7.050,33. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 16/06/2022 pukul 17.00 (WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat tetap di level 7,5 persen pada 16 Juni 2022. 

Di tengah kenaikan IHSG, di super app  investasi Bareksa terdapat dua reksadana saham yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,51 persen dan 1,24 persen sehari pada perdagangan 16 Juni 2022. Reksadana itu ialah BNP Paribas Solaris dan Sucorinvest Equity Fund.

Reksadana BNP Paribas Solaris yang dikelola oleh BNP Paribas Asset Management mencetak imbal hasil (return) 1,51 persen dalam sehari pada 16 Juni 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), dan PT Timah Tbk (TINS).​

Sedangkan reksadana Sucorinvest Equity Fund yang dikelola oleh Sucor Asset Management mencetak imbal hasil (return) 1,24 persen dalam sehari pada 16 Juni 2022. Berdasarkan fund fact sheet periode Mei 2022, portofolio investasi reksadana ini ialah saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT Samindo Resources Tbk (MYOH), PT Timah Tbk (TINS), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Reksadana wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi,atau deposito.

​​Reksadana sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

(Reynaldi Gumay/hm)
* * * 

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER

Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja di masa mendatang. Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.