Jelang Window Dressing, Mandiri Investasi Rekomendasikan Produk Ini

Untuk yang sudah memiliki Mandiri Equity ASEAN 5+ ini kesempatan untuk menambah investasinya
Abdul Malik • 08 Nov 2021
cover

Logo di Kantor Mandiri Manajemen Investasi. (dok. Mandiri Investasi)

Bareksa.com - Sedang mencari produk reksadana jelang fenomena window dressing penghujung tahun di pasar modal? Jika iya, rekomendasi dari Investment Partnership Specialist Mandiri Manajemen Investasi, Gilang Fajar, bisa dipertimbangkan.

Dalam BareksaTalks, Gilang menyampaikan reksadana saham Mandiri Equity ASEAN 5+ yang juga tersedia di Bareksa, bisa dipilih.

Apa keunggulan reksadana Mandiri Equity ASEAN 5+? Gilang mengatakan Mandiri Equity ASEAN 5+ bisa berinvestasi maksimal 15 persen di pasar saham luar negeri termasuk ke pasar saham Ameriksa Serikat dan China misalnya.

Gilang menjelaskan per Oktober 2021, portfolio reksadana Mandiri Equity ASEAN 5+ tercatat 9-10 persen ada di saham-saham luar negeri, salah satunya saham Microsoft. Mandiri Equity ASEAN 5+ juga berinvestasi di dalam negeri.

"Universe investasi portofolio Mandiri Equity ASEAN 5+ cukup fleksibel, terutama dalam menghadapi window dressing. Kalau cek di FFS, kita di top holding masih ada bank besar yakni saham BCA, BRI, Mandiri dan BNI," kata Gilang.

Sumber: Bareksa

Selain itu, ia melanjutkan reksadana Mandiri Equity ASEAN 5+ juga punya fleksibilitas untuk masuk ke sektor teknologi dan bank digital.

"Mandiri Equity ASEAN 5+ punya fleksibilitas untuk masuk ke sektor tersebut terutama jelang window dressing," ujar Gilang.

Sumber: Bareksa

Window dressing merupakan strategi yang digunakan oleh manajer investasi untuk meningkatkan penampilan kinerja saham atau reksadana sebelum disajikan kepada investor atau pemegang saham.

Performa Mandiri Equity ASEAN 5+

Gilang menyampaikan kinerja reksadana Mandiri Equity ASEAN 5+ terdapat pada fund fact sheet terbaru. "Kejadian setahun terakhir lebih baik daripada benchmark. Kinerja 1,3,6 bulan, konsisten di atas benchmark," kata dia.

Lebih lanjut Gilang menjelaskan reksadana Mandiri Equity ASEAN 5+ merupakan gabungan dari 85 persen IHSG dan 15 persen ASEAN Index karena ada portfolio luar negeri.

Sumber: Bareksa

"Kalau kita bandingkan kinerja satu bulan, IHSG naik di Oktober naik 4,67 persen, kalau kinerja reksadana ASEAN 5+ ada di 5,22 persen bisa dilihat di FFS Oktober 2021, berarti IHSG juga sudah outperform secara keseluruhan," kata Gilang.

Potensi Mandiri Equity ASEAN 5+

Gilang mengatakan saat ini ramai sekali diberitakan kalau ada beberapa unicorn yang berencana untuk menawarkan sahamnya ke publik (IPO) seperti Sicepat, Traveloka dan GoTo.

"Once unicorn itu IPO bakal terjadi rotasi lagi. Sedangkan Mandiri Equity ASEAN 5+ punya fleksibilitas untuk masuk ke saham basis tech. Nantinya bisa merasakan exposure ke sektor tech yang sekiranya bakal ramai tahun depan seperti Bukalapak pada waktu itu, kita bisa masuk," kata Gilang.

Tambah Muatan

Untuk investor yang sudah punya reksadana Mandiri Equity ASEAN 5+, apa yang bisa dilakukan?

"Selamat! karena smart investor sudah smart dan memiliki reksadana yang kinerjanya sudah di atas benchmark. Sekarang apa yang perlu dilakukan? Akhir tahun 2021 ada banyak katalis positif, menjadikan pasar saham tetap menarik untuk dikoleksi," kata Gilang.

Sumber: Bareksa

Ia melanjutkan saat saham menarik, artinya reksadana menjadi sebuah instrumen yang menarik untuk dikoleksi.

"Buat yang sudah memiliki reksadana Mandiri Equity ASEAN 5+, bisa ditambah muatannya karena November secara historikal ada kecenderungan downtrend, ini kesempatan untuk menambah. Begitu window dressing tiba, return akan lebih maksimal," papar Gilang.

Tertarik berinvestasi di reksadanaMandiri Equity ASEAN 5+? Jika iya, pastikan lebih dahulu bahwa jenis dan produk reksadana ini sesuai dengan profil risiko Anda ya.

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.