IHSG Melesat Catat Rekor Tertinggi Tahun Ini di 6.626, Reksadana Ini Cemerlang

IHSG pada penutupan perdagangan kemarin juga merupakan level tertinggi sejak Februari 2018 atau sekitar 44 bulan terakhir
Abdul Malik • 15 Oct 2021
cover

Ilustrasi kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang meroket sehingga turut mendongkrak kinerja reksadana dan SBN. (Shutterstock)

Bareksa.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik signifikan 1,36 persen hingga menembus level 6.626 pada perdagangan kemarin (14/10/2021) atau merupakan rekor tertinggi tahun ini. IHSG pada penutupan perdagangan kemarin juga merupakan level tertinggi sejak Februari 2018 atau sekitar 44 bulan terakhir.

Menurut analisis Bareksa, lonjakan indeks saham Tanah Air karena ditopang arus masuk dana asing sekitar Rp1,4 triliun. Hal tersebut turut mendorong kenaikan kinerja mayoritas reksadana saham dan reksadana indeks.

Tren kenaikan harga komoditas menjelang akhir tahun berpotensi meningkatkan pendapatan negara. Kondisi itu membuat investor optimistis terhadap pemulihan ekonomi Indonesia sehingga mendorong kinerja pasar saham nasional sumringah.

Sejalan dengan pasar saham, pasar obligasi nasional juga kembali mengalami penguatan ditandai dengan kenaikan mayoritas harga Obligasi Negara (Surat Berharga Negara/SBN).

Rilis neraca perdagangan Indonesia untuk September 2021 diproyeksikan akan lebih baik dari perkiraan dan dapat menjadi sentimen positif untuk pasar keuangan dalam negeri. Hal ini turut menopang kenaikan kinerja reksadana pendapatan tetap.

Seiring positifnya pasar saham dan pasar obligasi nasional, investor dengan profil risiko moderat dan agresif bisa mempertimbangkan beberapa produk reksadana pendapatan tetap, reksadana saham dan reksadana indeks yang juga mencatatkan kinerja cemerlang berikut ini :

Imbal Hasil Reksadana 1 Tahun (per 14 Oktober 2021)

Reksadana Saham

Batavia Dana Saham Optimal : 26,05 persen
Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A : 25,14 persen

Reksadana Indeks

RHB SRI KEHATI Index Fund : 19,41 persen
BNP Paribas Sri Kehati : 19,32 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

TRAM Strategic Plus : 8,48 persen
Kehati Lestari Kelas G : 6,81 persen

Perlu diingat, apapun produk investasi pilihan kamu, agar selalu disesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi, serta profil risiko kamu ya!

(Sigma Kinasih/AM)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.