Harga Melesat Cetak Rekor, Ini 41 Reksadana Beraset Saham Emiten Batu Bara

Sejak akhir 2020, harga batu bara telah meroket 123,6 persen
Abdul Malik • 24 Sep 2021
cover

Ilustrasi lonjakan harga batu bara yang mencatatkan rekor tertinggi, sehingga mendongkrak harga saham emiten batu bara, serta reksadana dengan portofolio saham-saham batu bara. (Shutterstock)

Bareksa.com - Harga batu bara terus melesat mencatatkan rekor. Seperti dilansir CNBC Indonesia (23/9/2021), pada perdagangan Rabu, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) tercatat US$182,75 per ton. Harga tersebut melesat 2,5 persen dibandingkan hari sebelumnya sekaligus menjadi rekor tertinggi sejak 2008. Sejak akhir 2020 (year-to-date), harga si batu hitam telah meroket 123,6 persen.

Seiring lonjakan harga komoditas batu bara, tercatat harga saham emiten tambang batu bara ikut melesat. Beberapa emiten tambang batu bara di antaranya PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Menurut data Bareksa, dari kelima saham tambang batu bara tersebut, ADRO melesat tertinggi sepekan terakhir (per 24 September 2021) yang mencapai 12,36 persen. Selanjutnya saham UNTR juga melesat 7,68 persen, PTBA melonjak 5,6 persen, FIRE meroket 4 persen dan ITMG meningkat 3,51 persen.

Sumber : Bareksa​

Seiring lonjakan harga batu bara, kira-kira reksadana apa saja yang punya portofolio di saham-saham emiten penambang batu hitam tersebut?

Reksadana dengan Portofolio Saham Batu Bara

Menurut daftar reksadana yang tersedia di marketplace investasi terbaik, Bareksa, tercatat ada 41 produk reksadana yang menggenggam saham-saham tambang batu bara dalam portofolionya, berdasarkan fund fact sheet (lembar fakta) reksadana Agustus 2021.

Sebanyak 41 reksadana tersebut jenis reksadana saham, campuran hingga indeks, baik reksadana konvensional maupun syariah. Saham batu bara yang terbanyak dikoleksi oleh reksadana adalah UNTR dan ADRO.

Reksadana dengan Portofolio Saham UNTR

UNTR
Avrist Ada Saham Blue Safir
Avrist Equity - Amar Syariah
Avrist Equity - Cross Sectoral
Reksa Dana Indeks Avrist IDX30
Bahana Dana Infrastruktur
Bahana Dana Prima
Bahana Icon Syariah
BNI-AM Inspiring Equity Fund
Reksa Dana Indeks BNP Paribas Sri Kehati
Cipta Dinamika
Cipta Syariah Balance
Cipta Syariah Equity
Reksa Dana Kresna Indeks 45
Mandiri Investa Atraktif Syariah
Manulife Syariah Sektoral Amanah Kelas A
Mega Asset Maxima
Prospera Balance
RHB Alpha Sector Rotation
RHB SRI KEHATI Index Fund
Simas Saham Bertumbuh
Simas Syariah Unggulan
Reksa Dana Syariah Syailendra Sharia Equity Fund
Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund
TRIM Syariah Berimbang
TRIM Syariah Saham

Sumber : fund fact sheet Agustus 2021

Reksadana dengan portofolio saham ADRO

ADRO
Batavia Dana Saham Syariah
BNP Paribas Solaris
Cipta Syariah Equity
Rencana Cerdas
Manulife Saham SMC Plus
Maybank Dana Ekuitas
Prospera Balance
Prospera Bijak
Prospera Saham SMC
Syailendra MSCI Indonesia Value Index Fund

Sumber : fund fact sheet Agustus 2021

Reksadana dengan portofolio saham PTBA

PTBA
Manulife Saham SMC Plus
Prospera BUMN Growth Fund
Prospera Saham SMC

Sumber : fund fact sheet Agustus 2021

Reksadana dengan portofolio saham ITMG

ITMG
BNP Paribas Solaris
Pinnacle Strategic Equity Fund

Sumber : fund fact sheet Agustus 2021​

Reksadana dengan portofolio saham FIRE

FIRE
Aurora Dana Ekuitas

Sumber : fund fact sheet Agustus 2021​

Reksadana dengan portofolio saham tambang batu bara berpeluang mendapatkan imbas positif dari melonjaknya harga batu bara dan meroketnya saham emiten tambang batu bara.

Perlu diingat, apapun produk investasi pilihan kamu, selalu sesuaikan dengan tujuan dan jangka waktu investasi, serta profil risiko kamu ya!

(Bintang Yuliyanto/Abdul Malik)

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.