BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

Prediksi Imbal Hasil ST016 2026 Bisa Lebih Tinggi? Simak Kupon, Pengaruh BI Rate, dan Cara Beli

Abdul Malik29 April 2026
Tags:
Prediksi Imbal Hasil ST016 2026 Bisa Lebih Tinggi? Simak Kupon, Pengaruh BI Rate, dan Cara Beli
Ilustrasi prediksi imbal hasil Sukuk Tabungan ST016. (shutterstock)

Prediksi kupon Sukuk Tabungan ST016 2026 berpotensi menarik di tengah BI Rate 4,75%, yield SBN masih tinggi, dan bunga LPS 3,5%. Simak estimasi imbal hasil ST016T2 dan ST016T4.

Bareksa - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang dipimpin Menteri Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan kembali menawarkan Sukuk Tabungan seri ST016 pada 8 Mei–3 Juni 2026.

Produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel berbasis syariah ini diperkirakan menarik perhatian investor seiring suku bunga acuan yang masih kompetitif dan yield obligasi pemerintah yang relatif tinggi.

Di tengah volatilitas pasar global, ST016 dapat menjadi alternatif instrumen defensif karena dijamin negara, memberikan pembayaran imbalan bulanan, serta menggunakan skema floating with floor, yakni kupon mengambang dengan batas minimal.

Promo Terbaru di Bareksa

ST016 Diperkirakan Tawarkan Kupon Kompetitif

Penetapan kupon Sukuk Tabungan umumnya mempertimbangkan beberapa faktor utama, seperti BI Rate, yield Obligasi Negara di pasar sekunder, bunga simpanan perbankan, inflasi, serta kupon seri sebelumnya.

Saat ini, tingkat bunga penjaminan LPS periode 1 Februari–31 Mei 2026 tercatat 3,5% untuk simpanan rupiah bank umum. Sementara BI Rate April 2026 berada di 4,75%. Kondisi ini membuka ruang bagi pemerintah untuk menawarkan kupon yang tetap menarik bagi investor ritel.

5 Variabel Utama Penentu Kupon ST016

Indikator
Data Terkini
Implikasi ke ST016

BI Rate

4,75%

Menjadi acuan dasar kupon floating with floor

Deposit Facility BI

3,75%

Referensi transmisi bunga pasar uang

Bunga Penjaminan LPS

3,5%

Kupon perlu kompetitif terhadap deposito

Target Inflasi BI 2026-2027

2,5% ±1%

Menjaga potensi return riil

Seri Sebelumnya

ST015

Menjadi referensi pricing pemerintah

Sumber: BI, LPS, Kemenkeu, diolah Bareksa

Pembanding: Kupon ST015 Jadi Referensi Penting

Saat ST015 ditawarkan pada 10 November–3 Desember 2025, BI Rate berada di 4,75%, sedangkan kupon minimal ditetapkan 5,2% untuk tenor 2 tahun atau ST015T2 dan 5,45% untuk tenor 4 tahun atau ST014T4. Artinya, pemerintah memberikan premi di atas suku bunga acuan agar tetap menarik bagi investor ritel.

Indikator
ST015T2
ST015T4

Kupon Minimal Awal

5,2% p.a.

5,45% p.a.

BI Rate

4,75%

4,75%

Spread vs BI Rate

45 bps

70 bps

Bunga Penjaminan LPS

4%

4%

Spread vs LPS

120 bps

145 bps

Sumber: Kemenkeu, BI, LPS, diolah Bareksa

Selain itu, data PHEI per 3 November 2025 menunjukkan yield Obligasi Negara tenor 2 tahun 4,95% dan tenor 4 tahun 5,33%, masih di bawah kupon ST015. Ini menandakan pricing ST015 saat itu tetap kompetitif dibanding pasar sekunder.

Indikator
Data Saat Penawaran ST015
Implikasi

Yield Obligasi Negara Tenor 2 Tahun

4,95%

Di bawah kupon ST015T2 5,2%

Yield Obligasi Negara Tenor 4 Tahun

5,33%

Di bawah kupon ST015T4 5,45%

Inflasi Oktober 2025

2,86% YoY

Masih dalam sasaran BI

Target Inflasi BI

2,5% ±1%

Menopang potensi return riil

Sumber: PHEI, BI, diolah Bareksa

Prediksi Kupon ST016 Paling Realistis 2026

Dengan BI Rate bertahan di 4,75%, yield obligasi pemerintah yang relatif tinggi, serta kebutuhan menjaga minat investor ritel, estimasi kupon ST016 menurut Tim Analis Bareksa adalah sebagai berikut:

Seri ST016
Tenor
Prediksi Imbal Hasil

ST016T2

2 Tahun

6,10%–6,20%

ST016T4

4 Tahun

6,40%–6,50%

Sumber: Estimasi Tim Analis Bareksa

Simulasi Imbal Hasil Investasi Rp100 Juta

Seri
Kisaran Kupon
Imbal Hasil per Tahun*
Estimasi per Bulan*

ST016T2

6,10%

Rp6.100.000

Rp508.333

ST016T2

6,20%

Rp6.200.000

Rp516.667

ST016T4

6,40%

Rp6.400.000

Rp533.333

ST016T4

6,50%

Rp6.500.000

Rp541.667

*Sebelum pajak dan dengan asumsi kupon tetap pada level awal.

ST016 Cocok untuk Siapa?

ST016 berpotensi sesuai bagi investor yang ingin pendapatan pasif bulanan, mencari instrumen syariah berisiko relatif rendah, melakukan diversifikasi dari deposito, serta memanfaatkan momentum suku bunga yang masih rendah.

Cara Beli ST016 di Bareksa

ST016 dapat dibeli secara online melalui Super App Bareksa saat masa penawaran dibuka. Prosesnya praktis dan seluruh transaksi dilakukan secara digital.

  • Registrasi atau login akun Bareksa

  • Lengkapi verifikasi data diri (KYC)

  • Hubungkan rekening bank pribadi

  • Pilih produk ST016 saat penawaran dibuka

  • Masukkan nominal pembelian sesuai minimum pemesanan

  • Lakukan pembayaran sebelum batas waktu

  • Terima NTPN sebagai bukti transaksi

  • ST016 masuk ke portofolio setelah setelmen

Bareksa menjadi salah satu mitra distribusi resmi SBN Ritel yang memudahkan investor membeli Sukuk Tabungan secara online.

Kesimpulan

Secara fundamental, ST016 berpeluang tetap menarik pada 2026 seiring BI Rate 4,75%, yield SBN yang masih relatif tinggi, dan bunga deposito yang lebih rendah. Berdasarkan estimasi Tim Analis Bareksa, kupon ST016T2 berpotensi di kisaran 6,1%–6,2%, sedangkan ST016T4 sekitar 6,4%–6,5%. Jika pemerintah mempertahankan spread kompetitif seperti seri sebelumnya, ST016 berpotensi menjadi salah satu SBN Ritel favorit investor pada semester I 2026.

FAQ

1. Kapan ST016 ditawarkan?
Jadwal indikatif ST016 pada 8 Mei–3 Juni 2026.

2. Apakah kupon ST016 sudah resmi diumumkan?
Belum. Kisaran kupon dalam artikel ini merupakan estimasi analis, bukan penetapan resmi pemerintah.

3. Apakah ST016 aman?
ST016 merupakan SBN ritel yang dijamin negara, sehingga pokok dan imbalannya dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku.

4. Mana lebih menarik, ST016T2 atau ST016T4?
Tergantung tujuan investasi. ST016T2 cocok untuk tenor lebih singkat, sedangkan ST016T4 berpotensi memberi kupon lebih tinggi.

5. Bagaimana cara beli ST016?
Investor dapat membeli ST016 secara online melalui mitra distribusi resmi seperti Bareksa saat masa penawaran dibuka.

6. Berapa minimal investasi ST016?
Nominal minimum investasi Rp1 juta dan kelipatannya.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Siap-siap Investasi ST016 di Sini

(Sigma Kinasih CTA, CFP/Rahmat Hidayat/AM)

Tentang Penulis

* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12 tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP, ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister Ekonomi dari Universitas Trisakti.

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Empty Illustration

Produk Belum Tersedia

Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua