Prediksi Imbal Hasil ST016 2026 Bisa Lebih Tinggi? Simak Kupon, Pengaruh BI Rate, dan Cara Beli
Prediksi kupon Sukuk Tabungan ST016 2026 berpotensi menarik di tengah BI Rate 4,75%, yield SBN masih tinggi, dan bunga LPS 3,5%. Simak estimasi imbal hasil ST016T2 dan ST016T4.

Prediksi kupon Sukuk Tabungan ST016 2026 berpotensi menarik di tengah BI Rate 4,75%, yield SBN masih tinggi, dan bunga LPS 3,5%. Simak estimasi imbal hasil ST016T2 dan ST016T4.
Bareksa - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan yang dipimpin Menteri Purbaya Yudhi Sadewa dijadwalkan kembali menawarkan Sukuk Tabungan seri ST016 pada 8 Mei–3 Juni 2026.
Produk Surat Berharga Negara (SBN) Ritel berbasis syariah ini diperkirakan menarik perhatian investor seiring suku bunga acuan yang masih kompetitif dan yield obligasi pemerintah yang relatif tinggi.
Di tengah volatilitas pasar global, ST016 dapat menjadi alternatif instrumen defensif karena dijamin negara, memberikan pembayaran imbalan bulanan, serta menggunakan skema floating with floor, yakni kupon mengambang dengan batas minimal.
Promo Terbaru di Bareksa
ST016 Diperkirakan Tawarkan Kupon Kompetitif
Penetapan kupon Sukuk Tabungan umumnya mempertimbangkan beberapa faktor utama, seperti BI Rate, yield Obligasi Negara di pasar sekunder, bunga simpanan perbankan, inflasi, serta kupon seri sebelumnya.
Saat ini, tingkat bunga penjaminan LPS periode 1 Februari–31 Mei 2026 tercatat 3,5% untuk simpanan rupiah bank umum. Sementara BI Rate April 2026 berada di 4,75%. Kondisi ini membuka ruang bagi pemerintah untuk menawarkan kupon yang tetap menarik bagi investor ritel.
5 Variabel Utama Penentu Kupon ST016
Indikator | Data Terkini | Implikasi ke ST016 |
|---|---|---|
BI Rate | 4,75% | Menjadi acuan dasar kupon floating with floor |
Deposit Facility BI | 3,75% | Referensi transmisi bunga pasar uang |
Bunga Penjaminan LPS | 3,5% | Kupon perlu kompetitif terhadap deposito |
Target Inflasi BI 2026-2027 | 2,5% ±1% | Menjaga potensi return riil |
Seri Sebelumnya | ST015 | Menjadi referensi pricing pemerintah |
Sumber: BI, LPS, Kemenkeu, diolah Bareksa
Pembanding: Kupon ST015 Jadi Referensi Penting
Saat ST015 ditawarkan pada 10 November–3 Desember 2025, BI Rate berada di 4,75%, sedangkan kupon minimal ditetapkan 5,2% untuk tenor 2 tahun atau ST015T2 dan 5,45% untuk tenor 4 tahun atau ST014T4. Artinya, pemerintah memberikan premi di atas suku bunga acuan agar tetap menarik bagi investor ritel.
Indikator | ST015T2 | ST015T4 |
|---|---|---|
Kupon Minimal Awal | 5,2% p.a. | 5,45% p.a. |
BI Rate | 4,75% | 4,75% |
Spread vs BI Rate | 45 bps | 70 bps |
Bunga Penjaminan LPS | 4% | 4% |
Spread vs LPS | 120 bps | 145 bps |
Sumber: Kemenkeu, BI, LPS, diolah Bareksa
Selain itu, data PHEI per 3 November 2025 menunjukkan yield Obligasi Negara tenor 2 tahun 4,95% dan tenor 4 tahun 5,33%, masih di bawah kupon ST015. Ini menandakan pricing ST015 saat itu tetap kompetitif dibanding pasar sekunder.
Indikator | Data Saat Penawaran ST015 | Implikasi |
|---|---|---|
Yield Obligasi Negara Tenor 2 Tahun | 4,95% | Di bawah kupon ST015T2 5,2% |
Yield Obligasi Negara Tenor 4 Tahun | 5,33% | Di bawah kupon ST015T4 5,45% |
Inflasi Oktober 2025 | 2,86% YoY | Masih dalam sasaran BI |
Target Inflasi BI | 2,5% ±1% | Menopang potensi return riil |
Sumber: PHEI, BI, diolah Bareksa
Prediksi Kupon ST016 Paling Realistis 2026
Dengan BI Rate bertahan di 4,75%, yield obligasi pemerintah yang relatif tinggi, serta kebutuhan menjaga minat investor ritel, estimasi kupon ST016 menurut Tim Analis Bareksa adalah sebagai berikut:
Seri ST016 | Tenor | Prediksi Imbal Hasil |
|---|---|---|
ST016T2 | 2 Tahun | 6,10%–6,20% |
ST016T4 | 4 Tahun | 6,40%–6,50% |
Sumber: Estimasi Tim Analis Bareksa
Simulasi Imbal Hasil Investasi Rp100 Juta
Seri | Kisaran Kupon | Imbal Hasil per Tahun* | Estimasi per Bulan* |
|---|---|---|---|
ST016T2 | 6,10% | Rp6.100.000 | Rp508.333 |
ST016T2 | 6,20% | Rp6.200.000 | Rp516.667 |
ST016T4 | 6,40% | Rp6.400.000 | Rp533.333 |
ST016T4 | 6,50% | Rp6.500.000 | Rp541.667 |
*Sebelum pajak dan dengan asumsi kupon tetap pada level awal.
ST016 Cocok untuk Siapa?
ST016 berpotensi sesuai bagi investor yang ingin pendapatan pasif bulanan, mencari instrumen syariah berisiko relatif rendah, melakukan diversifikasi dari deposito, serta memanfaatkan momentum suku bunga yang masih rendah.
Cara Beli ST016 di Bareksa
ST016 dapat dibeli secara online melalui Super App Bareksa saat masa penawaran dibuka. Prosesnya praktis dan seluruh transaksi dilakukan secara digital.
Registrasi atau login akun Bareksa
Lengkapi verifikasi data diri (KYC)
Hubungkan rekening bank pribadi
Pilih produk ST016 saat penawaran dibuka
Masukkan nominal pembelian sesuai minimum pemesanan
Lakukan pembayaran sebelum batas waktu
Terima NTPN sebagai bukti transaksi
ST016 masuk ke portofolio setelah setelmen
Bareksa menjadi salah satu mitra distribusi resmi SBN Ritel yang memudahkan investor membeli Sukuk Tabungan secara online.
Kesimpulan
Secara fundamental, ST016 berpeluang tetap menarik pada 2026 seiring BI Rate 4,75%, yield SBN yang masih relatif tinggi, dan bunga deposito yang lebih rendah. Berdasarkan estimasi Tim Analis Bareksa, kupon ST016T2 berpotensi di kisaran 6,1%–6,2%, sedangkan ST016T4 sekitar 6,4%–6,5%. Jika pemerintah mempertahankan spread kompetitif seperti seri sebelumnya, ST016 berpotensi menjadi salah satu SBN Ritel favorit investor pada semester I 2026.
FAQ
1. Kapan ST016 ditawarkan?
Jadwal indikatif ST016 pada 8 Mei–3 Juni 2026.
2. Apakah kupon ST016 sudah resmi diumumkan?
Belum. Kisaran kupon dalam artikel ini merupakan estimasi analis, bukan penetapan resmi pemerintah.
3. Apakah ST016 aman?
ST016 merupakan SBN ritel yang dijamin negara, sehingga pokok dan imbalannya dibayarkan sesuai ketentuan yang berlaku.
4. Mana lebih menarik, ST016T2 atau ST016T4?
Tergantung tujuan investasi. ST016T2 cocok untuk tenor lebih singkat, sedangkan ST016T4 berpotensi memberi kupon lebih tinggi.
5. Bagaimana cara beli ST016?
Investor dapat membeli ST016 secara online melalui mitra distribusi resmi seperti Bareksa saat masa penawaran dibuka.
6. Berapa minimal investasi ST016?
Nominal minimum investasi Rp1 juta dan kelipatannya.
Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa
Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.
Siap-siap Investasi ST016 di Sini
(Sigma Kinasih CTA, CFP/Rahmat Hidayat/AM)
Tentang Penulis
* Sigma Kinasih adalah Investment Strategist
Bareksa dengan pengalaman lebih dari 12
tahun di industri pasar modal. Memegang lisensi WMI, WPPE, CTA, dan CFP,
ia berfokus pada riset makroekonomi, strategi portofolio, serta
analisis reksadana, saham, emas dan SBN. Sigma meraih gelar Magister
Ekonomi dari Universitas Trisakti.
*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan
pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial
digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan
edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.
*Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
***
DISCLAIMER
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.211,21 | ||||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.200,25 | - | - | ||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.171,52 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.049,08 | - | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

ST016
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ORI030
Obligasi Negara Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SR025
SyariahSukuk Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Fixed

SBR015
Saving Bond Ritel
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang

ST017
SyariahSukuk Tabungan
Periode Pembelian
Tipe Kupon
Mengambang