Indeks Saham Melemah, Imbal Hasil Reksadana Campuran Tetap Meroket

Jarvis Balanced Fund dan Syailendra Balanced Opportunity Fund mencetak imbal hasil 3,47 persen dan 2,46 persen sehari
Abdul Malik • 09 Aug 2021
cover

Ilustrasi investasi di reksadana campuran. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace finansial dan investasi terintegrasi atau aplikasi reksadana terbaik Bareksa dengan imbal hasil (return) tertinggi, beserta kinerja indeks acuannya (benchmark) periode sebulan terakhir (per 6 Agustus 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : 2,59 persen
Indeks Reksadana Saham : 1,7 persen
Pinnacle Strategic Equity Fund : 6,62 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -0,05 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 0,98 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : 0,73 persen
STAR Balanced II : 8,39 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,32 persen
Schroder Syariah Balanced Fund : -0,37 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: 1,12 persen
Sucorinvest Bond Fund : 2,21 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : 0,98 persen
Eastspring Syariah Fixed Income Amanah Kelas A : 1 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,22 persen
Capital Money Market Fund : 0,43 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : -0,05 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,38 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 06 Agustus 2021 turun 0,03 persen ke level 6.203,43. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 06/08/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik ke level 6,3 persen pada 06 Agustus 2021.

Di tengah melemahnya IHSG, di aplikasi marketplace reksadana Bareksa terdapat dua reksadana campuran yang mampu mencetak imbal hasil (return) 3,47 persen dan 2,46 persen dalam sehari pada 06 Agustus 2021. Reksadana itu adalah Jarvis Balanced Fund dan Syailendra Balanced Opportunity Fund.

Reksadana Jarvis Balanced Fund mencetak imbal hasil (return) 3,47 persen dalam sehari pada 06 Agustus 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Juni 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK), depositoTD - PT Bank BTPN Tbk, TD - PT Bank Capital Indonesia Tbk, saham PT BFI Finance  Indonesia Tbk (BFIN), deposito TD - Deutsche Bank, saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), PT Multipolar Tbk (MLPL), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Sedangkan reksadana Syailendra Balanced Opportunity Fund mencetak imbal hasil (return) 2,46 persen dalam sehari pada 06 Agustus 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Juli 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), deposito BBNI_KOTA_MMA, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), PT Link Net Tbk (LINK),dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(Reynaldi Gumay/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER​
Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.