Indeks Saham Menguat, Reksadana Campuran Ini Melompat

STAR Balanced mencetak imbal hasil 1,1 persen sehari Jumat lalu
Abdul Malik • 22 Mar 2021
cover

Ilustrasi investasi di reksadana campuran. (Shutterstock)

Bareksa.com – Berikut reksadana yang diperdagangkan di marketplace Bareksa dengan return tertinggi, beserta kinerja indeks benchmark periode sebulan terakhir (per 19 Maret 2021) :

Reksadana Saham

IHSG : 1,99 persen
Indeks Reksadana Saham : 0,02 persen
Simas Saham Unggulan : 2,17 persen

Indeks Reksadana Saham Syariah : -2,13 persen
Sucorinvest Sharia Equity Fund : 1,42 persen

Reksadana Campuran

Indeks Reksadana Campuran : -0,07 persen
Shinhan Balance Fund : 4,26 persen

Indeks Reksadana Campuran Syariah : -0,71 persen
Avrist Balanced - Amar Syariah : 0,08 persen

Reksadana Pendapatan Tetap

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap: -1,13 persen
Syailendra Pendapatan Tetap Premium : 0,84 persen

Indeks Reksadana Pendapatan Tetap Syariah : -0,9 persen
MNC Dana Syariah : 0,3 persen

Reksadana Pasar Uang

Benchmark:
- Bunga deposito sebelum pajak dengan dana kurang dari Rp100 juta dan tenor satu bulan :
> BCA : 0,258 persen per bulan
> Bank Mandiri : 0,292 persen per bulan
> BNI : 0,354 persen per bulan
> BRI : 0,396 persen per bulan

Indeks Reksadana Pasar Uang : 0,24 persen
Sucorinvest Money Market Fund: 0,45 persen

Indeks Reksadana Pasar Uang Syariah : 0,2 persen
Sucorinvest Sharia Money Market Fund : 0,34 persen

Ringkasan Informasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 19 Maret 2021 naik 0,13 persen ke level 6.356,16. Berdasarkan data id.investing.com (diakses 19/03/2021 pukul 17.00 WIB) benchmark obligasi pemerintah tercatat naik di level 6,8 persen pada 19 Maret 2021.

Di tengah naiknya IHSG, di marketplace Bareksa terdapat reksadana campuran yang mampu mencetak imbal hasil (return) 1,1 persen dalam sehari pada perdagangan 19 Maret 2021. Reksadana itu ialah STAR Balanced.

Reksadana STAR Balanced mencetak imbal hasil (return) 1,1 persen dalam sehari pada 19 Maret 2021. Berdasarkan fund fact sheet periode Februari 2021, portofolio investasi reksadana ini adalah Obligasi Berkelanjutan I Indah Kiat Pulp & Paper Tahap II Tahun 2020 Seri B (INKP01BCN2), Obligasi Berkelanjutan II Lautan Luas Tahap I Tahun 2017 (LTLS02CN1), Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Bank Victoria Tahap II Tahun 2019 (BVIC02SBCN2), Obligasi Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Moratelindo Tahap I Tahun 2019 Seri B (SIMORA01BCN1), saham PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk (LIFE), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI), PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL), PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), dan deposito Sinarmas Multiartha Tbk.

Reksadana adalah wadah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor). Dana yang telah terkumpul tersebut nantinya akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.​

Reksadana juga diartikan sebagai salah satu alternatif investasi bagi masyarakat pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.

Simak ulasan tips untuk memaksimalkan keuntungan berinvestasi di reksadana : Tips Menabung di Reksadana Agar Tujuan Investasi Dapat Tercapai

(Reynaldi Gumay/AM)

​***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa. GRATIS

DISCLAIMER​
Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.