Berita / Kategori / Artikel

Reksa Dana, Pilihan Investasi Unggul Bagi Investor Pemula

Anda tertarik Investasi tapi masih awam, Coba lirik keunggulan jenis investasi ini untuk pemula
• 15 Apr 2016
cover

Karyawan Bank Indonesia Jawa Barat memerlihatkan Uang Rupiah Kertas Pecahan Rp. 100.000 Tahun Emisi 2014 dengan frasa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bandung, Jawa Barat (Antara Foto/Agus Bebeng)

Bareksa.com - Mulai sadarnya masyarakat akan pentingnya menyisihkan dana untuk keperluan masa depan, membuat sejumlah orang ingin berinvestasi. 

Instrumen investasi pun saat ini makin bervariasi. Tidak hanya saham, obligasi, emas, atau pun deposito, kini masyarakat juga dapat berinvestasi pada reksa dana.

Lantas, Bagaimana keunggulan dari instrumen investasi reksa dana ini bila dibandingkan dengan jenis investasi lainnya? 

Bagi masyarakat yang tertarik untuk berivestasi, tapi masih awam dalam mengenal instrumen investasi, maka reksa dana bisa menjadi pilihan investasi yang baik bagi pemula. Sebab reksa dana memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh instrumen investasi lainnya. 

Ingin tahu apa saja yang membuat berinvestasi reksa dana lebih unggul dari jenis investasi lainnya? berikut penjelasannya.

1. Jumlah minimum investasi relatif kecil, mulai Rp100.000

Salah satu keunggulan reksa dana adalah jumlah minimum investasi sangat terjangkau. Jauh lebih rendah dibanding investasi saham yang nilai investasi saat pembukaan rekening pertama minimum harus menyetorkan dana jutaan rupiah.

Jumlah minimum investasi reksa dana ini hampir sama dengan pembukaan rekening di bank, tapi bedanya bunga yang diberikan bank sangat kecil dan nilai uang yang disimpan di bank akan tergerus oleh inflasi. Adapun jika berinvestasi pada reksa dana dapat memberi potensi keuntungan (return) yang jauh lebih besar dibanding bunga bank maupun deposito.

2. Dikelola secara Profesional

Reksa dana merupakan alternatif investasi yang tepat bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu, pengetahuan investasi, akses dan jumlah dana yang cukup besar untuk berinvestasi pada saham atau obligasi, tapi memiliki keinginan untuk berinvestasi.

Reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang memiliki kemampuan serta pengalaman cukup untuk mengelola dana investor dalam bentuk reksa dana, sehingga investor tidak perlu memperhatikan pergerakan harga saham setiap waktu.

3. Mudah Ditransaksikan dan Likuid

Investasi pada reksa dana cukup likuid karena investor dapat melakukan transaksi reksa dana kapan saja. Investor juga dapat kapan saja menjual reksa dana (redemption) setelah memiliki reksa dana tersebut, dengan batas maksimum hasil penjualan reksa dana masuk ke rekening investor adalah T+7.

Instrumen saham ada yang likuid (dapat ditransaksikan setiap saat) dan ada yang tidak likuid. Instrumen lainnya seperti deposito tidak dapat menarik dana yang diinvestasikan kapan saja, harus sesuai jatuh tempo deposito tersebut.

4. Transparan

Transparansi dari reksa dana dapat terlihat dari fund fact sheet yang dikeluarkan oleh manajer investasi tiap bulannya. Fund fact sheet ini berisi informasi mengenai reksa dana tersebut, kinerja reksa dana selama periode tertentu dan lain sebagainya.

Fund fact sheet juga berisi alokasi terbesar portofolio reksa dana tersebut, sehingga investor dapat mengetahui aset apa saja yang memiliki komposisi terbesar dalam reksa dana. 

5. Jenis investasi yang dapat disesuaikan dengan tujuan investasi dan profil risiko

Reksa dana terdiri atas beberapa jenis, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana saham. Setiap jenis reksa dana ini memiliki karakteristik berbeda-beda dalam memberi risiko dan keuntungan (return).

Reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap memiliki risiko pasar yang relatif rendah dengan potensi keuntungan masing-masing 5 - 7 persen dan 8 - 12 persen dalam setahun. Kedua jenis reksa dana ini cocok untuk investasi dengan tujuan jangka pendek dan investor yang memiliki profil risiko rendah. 

Sedangkan risiko reksa dana saham dan campuran cenderung memiliki risiko pasar yang lebih tinggi dibandingkan dengan reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap. Namun potensi return yang dihasilkan oleh kedua jenis reksa dana ini, dalam setahun mampu menghasilkan masing-masing sekitar 15 dan 20 persen.

Pada umumnya reksa dana campuran dan saham disarankan untuk investor yang memiliki tujuan investasi jangka panjang dan investor yang agresif dengan pertumbuhan aset yang cukup signifikan.

6. Dapat ditransaksikan secara online

Untuk memulai berinvestasi reksa dana, kini dapat dilakukan secara online. Salah satunya melalui Marketplace Investasi Bareksa.com yang bekerja sama dengan PT Buana Capital. Melalui transaksi online, investor tidak perlu repot-repot datang ke perusahaan aset manajemen -- perusahaan yang menerbitkan reksa dana -- ataupun ke agen penjual reksa dana tersebut.

Dan transaksi reksa dana online pun dapat dilakukan kapan dan dimana saja melalui koneksi internet yang memberi fleksibilitas bagi investor. 

***

Butuh bantuan?
- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksa dana, klik tautan ini
- Pilih reksa dana, klik tautan ini
- Belajar reksa dana, klik Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksa dana.

Tags: