BeritaArrow iconSahamArrow iconArtikel

Marketing Sales Jababeka (KIJA) Capai Rp2,21 Triliun pada 2023

Martina Priyanti13 Februari 2024
Tags:
Marketing Sales Jababeka (KIJA) Capai Rp2,21 Triliun pada 2023
Ilustrasi bagian kawasan Jababeka milik KIJA. (Shutterstock)

Pencapain marketing sales 2023 lebih tinggi 11% dari target yang ditetapkan dan terbesar di Kendal

Bareksa.com - Emiten yang bergerak dalam bisanag pengembangan dan penjualan kawasan industri serta fasilitas dan layanan terkait, PT Jababeka Tbk (KIJA) merealisasikan penjualan pemasaran real estat (marketing sales) sebesar Rp2,21 triliun untuk tahun 2023, melebihi target Rp2 triliun pada FY23 sebesar 11% dan juga di atas pencapaian Rp1,72 triliun, pada FY22 sebesar 29%.

Dalam siaran pers KIJA (13/2/2024) Muljadi Suganda, Corporate Secretary KIJA menyebutkan pada 2023, marketing sales dari Cikarang mencapai Rp913,7 miliar dari lahan seluas 28 hektar, terutama berasal dari penjualan tanah matang 26,2 hektar senilai Rp558,3 miliar. Sementara itu secara total penjualan tanah matang dan bangunan pabrik mencapai Rp612,2 miliar, di mana investor domestik menyumbangkan 52% dari nilai tersebut, sedangkan sisanya 48% berasal dari investor asing (terutama dari China).

Disebutkan bahwa Kendal menyumbang marketing sales sebesar Rp1,24 triliun yang berasal dari penjualan lahan 84,7 hektar di 2023, meningkat sekitar 68% dibandingkan tahun 2022 sebesar Rp737,2 miliar. Lebih lanjut disampaikan bahwa di Kendal, investor asing dari Hong Kong, China, Taiwan, Jerman, Malaysia, India, dan Korea Selatan, mendominasi dengan kontribusi nilai sebesar 81% di 2023, sedangkan investor domestik menyumbangkan sisanya sebesar 19%.

Masih terkait di Kendal, dua penjualan terbesar pada tahun 2023 berasal dari perusahaan karet & plastik dari Hong Kong yang membeli lahan seluas 13 hektar, dan perusahaan baterai lithium dari China yang membeli lahan seluas 12 hektar. Terakhir, Tanjung Lesung dan produk lainnya menambahkan marketing sales sebesar Rp57,5 miliar pada 2023.

Target 2024

Sementara itu target marketing sales Jababeka untuk 2024 adalah Rp2,5 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp1,15 triliun berasal dari Cikarang & lainnya (Rp750 miliar dari penjualan tanah matang dan bangunan industri di Cikarang, dan Rp400 miliar dari produk residensial dan komersial di Cikarang (termasuk Perusahaan Patungan) dan lainnya). Sisanya sekitar Rp1,35 triliun berasal dari perusahaan patungan (JV) di Kendal.

Investasi Saham di Sini
(IQPlus/04336369/mp)

***

Ingin berinvestasi aman di saham dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

Promo Terbaru di Bareksa

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli saham klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi Bareksa di App Store​
- Download aplikasi Bareksa di Google Playstore
- Belajar investasi, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS

DISCLAIMER​​​​​

Investasi saham mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Produk EksklusifHarga/Unit1 Bulan6 BulanYTD1 Tahun3 Tahun5 Tahun

Capital Fixed Income Fund

1.746,7

Up0,57%
Up3,50%
Up0,01%
Up7,20%
Up17,09%
Up44,23%

STAR Stable Income Fund

1.897,52

Up0,48%
Up2,83%
Up0,01%
Up6,41%
Up29,25%
Up63,21%

I-Hajj Syariah Fund

4.750,44

Up0,52%
Up2,77%
Up0,01%
Up6,49%
Up22,16%
Up40,57%

Syailendra Pendapatan Tetap Premium

1.752,32

Up0,52%
Up2,10%
Up0,01%
Up5,46%
Up20,34%
Up50,52%

Trimegah Dana Obligasi Nusantara

1.034,03

Up0,65%
Up1,61%
Up0,01%
Up2,30%
Down- 3,21%
-

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua