WGC-BCG: Kesadaran Emas Digital Indonesia Tertinggi di 12 Negara, Capai 76%
Riset World Gold Council dan BCG mencatat kesadaran emas digital Indonesia mencapai 76%, tertinggi di 12 negara. Sekitar 5 juta nasabah pernah bertransaksi.

Riset World Gold Council dan BCG mencatat kesadaran emas digital Indonesia mencapai 76%, tertinggi di 12 negara. Sekitar 5 juta nasabah pernah bertransaksi.
Bareksa – Indonesia mencatat tingkat kesadaran terhadap emas digital mencapai 76%, tertinggi di antara 12 negara yang disurvei World Gold Council (WGC) bersama Boston Consulting Group (BCG). Riset terbaru yang dirilis Selasa (20/10/2026) juga mencatat sekitar 5 juta nasabah di Indonesia telah melakukan transaksi emas digital.
Temuan tersebut memperlihatkan semakin dikenalnya investasi emas berbasis digital di Indonesia. Akses melalui aplikasi keuangan dan lembaga yang sudah dikenal masyarakat menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan pasar.
Namun, tingkat kesadaran sebesar 76% tidak berarti sebanyak itu pula masyarakat Indonesia telah memiliki emas digital. Angka tersebut menunjukkan proporsi responden survei yang mengenal produk emas digital.
Promo Terbaru di Bareksa
Indonesia Unggul dalam Kesadaran Emas Digital
Dalam laporan Digital Gold: Unlocking a $700-Billion Opportunity, WGC dan BCG menyoroti Indonesia bersama India dan Tiongkok sebagai pasar yang memiliki akses emas digital melalui layanan keuangan yang banyak digunakan masyarakat.
Penetrasi emas digital di pasar dengan saluran distribusi seperti aplikasi perbankan, platform pembayaran, dan aplikasi serbaguna (super-app) tercatat hingga tujuh kali lebih tinggi dibandingkan pasar yang aksesnya masih terbatas.
Berikut temuan utama yang berkaitan dengan Indonesia.
Indikator | Temuan WGC-BCG |
Kesadaran emas digital di Indonesia | 76% |
Peringkat kesadaran | Tertinggi dari 12 negara yang disurvei |
Nasabah yang telah bertransaksi emas digital | Sekitar 5 juta |
Pasar dengan distribusi digital yang berkembang | Indonesia, India, Tiongkok |
Penetrasi melalui saluran digital yang luas | Hingga 7 kali lebih tinggi dibandingkan pasar dengan akses terbatas |
Sumber: World Gold Council dan Boston Consulting Group, 20 Oktober 2026.
*Perbandingan tujuh kali berlaku lintas kelompok negara, bukan khusus pertumbuhan Indonesia.
Besarnya tingkat kesadaran menunjukkan peluang memperluas partisipasi investasi emas. Meski demikian, keputusan masyarakat untuk membeli emas digital tetap dipengaruhi kepercayaan terhadap penyedia, biaya, dan kemudahan transaksi.
Aplikasi Keuangan Perluas Akses Investasi Emas
WGC mencatat akses emas digital di Indonesia turut didukung lembaga keuangan seperti Pegadaian dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Produk emas digital memungkinkan masyarakat memperoleh eksposur kepemilikan emas tanpa harus langsung membawa dan menyimpan emas batangan secara mandiri, sesuai mekanisme masing-masing penyedia.
Shaokai Fan, Head of Asia-Pacific (ex-China) dan Global Head of Central Banks WGC, menilai akses melalui lembaga yang dikenal masyarakat dapat memperluas jangkauan investasi emas. Menurutnya, penguatan kepercayaan dan kemudahan akses akan menjadi faktor penting untuk menjaga perkembangan pasar emas digital Indonesia.
Di pasar global, emas digital yang didukung emas fisik dalam fasilitas penyimpanan atau vaulted digital gold mencakup sekitar 89% dari total nilai pasar emas digital. Model tersebut berbeda dari emas tokenisasi (tokenised gold) yang menggunakan token digital untuk merepresentasikan hak atau eksposur atas emas sesuai ketentuan produknya.
Perlindungan Investor Jadi Kunci Pertumbuhan
Meski akses semakin mudah, WGC dan BCG menemukan bahwa kepercayaan masih menjadi hambatan utama bagi calon investor emas digital. Hampir empat dari lima investor yang disurvei mengutamakan kredibilitas penyedia layanan sebelum membeli.
Bagi investor Indonesia, beberapa hal berikut perlu diperiksa sebelum berinvestasi:
Legalitas dan pengawasan: pastikan penyedia menjalankan kegiatan sesuai izin dan ketentuan yang berlaku.
Kejelasan aset pendukung: pahami bagaimana emas dicatat, disimpan, dan dibuktikan keberadaannya.
Mekanisme transaksi: pelajari ketentuan pembelian, penjualan, pencairan, dan penukaran menjadi emas fisik jika tersedia.
Biaya investasi: bandingkan harga beli, harga jual, selisih harga (spread), dan biaya lainnya.
Risiko pasar dan operasional: perhatikan kemungkinan penurunan harga emas serta risiko gangguan layanan atau penyimpanan aset.
Kemudahan membeli emas melalui aplikasi tidak menghapus risiko perubahan harga maupun risiko penyedia layanan.
Indonesia Berpeluang Memperluas Basis Investor Emas
WGC dan BCG menemukan bahwa sekitar 65% potensi permintaan emas digital global yang belum terealisasi berasal dari masyarakat yang sebelumnya belum berinvestasi emas. Temuan ini membuka kemungkinan bahwa layanan emas digital dapat memperluas jumlah investor, bukan hanya mengalihkan pembelian dari emas batangan ke aplikasi digital.
Bagi Indonesia, tingkat kesadaran yang tinggi menjadi modal awal. Namun, pertumbuhan pasar tetap memerlukan perlindungan konsumen dan layanan yang transparan agar minat masyarakat dapat berkembang menjadi partisipasi investasi yang berkelanjutan.
Kesimpulan
Indonesia memiliki tingkat kesadaran emas digital tertinggi di antara 12 negara dalam riset WGC dan BCG, yakni 76%. Sekitar lima juta nasabah di Indonesia juga tercatat telah melakukan transaksi emas digital. Akses melalui aplikasi dan lembaga keuangan menjadi faktor pendukung. Namun, bagi investor, aspek yang lebih penting bukan hanya kemudahan membeli, melainkan kejelasan kepemilikan, keamanan penyimpanan, biaya, serta perlindungan konsumen.
Investasi di Aplikasi Jual - Beli Emas Terbaik - Bareksa
Bareksa merupakan pioneer aplikasi investasi emas yang praktis dan aman untuk membeli serta menyimpan emas secara digital. Kamu bisa memantau harga emas harian, melihat tren, dan menentukan waktu beli terbaik langsung dari aplikasi. Selain emas, Bareksa juga menyediakan reksa dana, SBN, dan saham, sehingga kamu bisa mengatur strategi investasi dalam satu super app berizin OJK sejak 2016.
***
Fitur Bareksa Emas dikelola oleh PT Bareksa Inovasi Digital, bekerja sama dengan Mitra Emas berizin.
Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.
Pertanyaan Umum
Berapa tingkat kesadaran emas digital di Indonesia?
Sebesar 76%, tertinggi di antara 12 negara yang disurvei WGC dan BCG.
Apakah 76% masyarakat Indonesia sudah membeli emas digital?
Tidak. Angka tersebut menunjukkan tingkat kesadaran responden survei, bukan persentase seluruh masyarakat yang telah berinvestasi.
Berapa banyak nasabah emas digital di Indonesia?
Menurut laporan WGC-BCG, sekitar lima juta nasabah di Indonesia telah melakukan transaksi emas digital.
Apa perbedaan emas digital dan emas fisik?
Emas fisik umumnya dipegang langsung investor, sedangkan kepemilikan atau eksposur emas digital dicatat melalui sistem penyedia dengan mekanisme penyimpanan dan penukaran sesuai produk.
Apa yang harus diperiksa sebelum membeli emas digital?
Legalitas penyedia, bukti aset pendukung, mekanisme penjualan atau penukaran, biaya, serta risiko harga dan operasional.
Profil Penulis

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WMI dan WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.
Pilihan Investasi di Bareksa
Klik produk untuk lihat lebih detail.
| Produk Eksklusif | Harga/Unit | 1 Bulan | 6 Bulan | YTD | 1 Tahun | 3 Tahun | 5 Tahun |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
Trimegah Dana Obligasi Nusantara autodebet | 1.256,78 | ||||||
Syailendra Sharia Fixed Income Fund Kelas A | 1.209,69 | - | - | ||||
STAR Stable Amanah Sukuk autodebet | 1.219,09 | - | - | ||||
Eastspring Syariah Mixed Asset Fund Kelas A | 1.026,77 | - | - |
Produk Belum Tersedia
Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.
