Berita / Kategori / Artikel

Cara Buat Rencana dan Beli Reksadana di Bareksa Umroh

Bareksa Umroh menyediakan cara menabung paling efektif di reksadana syariah untuk tujuan umroh
• 01 Aug 2019
cover

ilustrasi investor syariah wanita berhijab sedang memegang handphone smartphone gadget untuk investasi transaksi online reksadana saham obligasi surat berharga negara sukuk

Bareksa.com - Pergi beribadah di Tanah Suci tentu menjadi impian umat Muslim. Bila ibadah haji harus menunggu kuota nasional, perjalanan umroh bisa menjadi alternatif.

Akan tetapi, biaya untuk perjalanan ke sana tidaklah murah. Namun, selama ada niat, pasti ada jalan, salah satunya dengan menabung reksadana di Bareksa Umroh.

Bareksa Umroh menyediakan cara menabung paling efektif di reksadana syariah untuk tujuan umroh. Ada lima keuntungan dari Bareksa Umroh, yakni aman, halal, serba online, terpadu dan terpercaya.

Cara membuat rencana dan memulai menabung di Bareksa Umroh sangatlah mudah. Khusus untuk nasabah Bareksa, kita tinggal menggunakan email dan password terdaftar di laman Bareksa Umroh. (Kalau belum punya akun, cek panduan daftarnya di sini.)

Berikut panduan lengkap cara membuat rencana dan membeli reksadana syariah di Bareksa Umroh melalui mobile web.

CARA LOGIN

1. Buka Halaman Bareksa Umroh


2. Klik Tiga Baris di Kanan Atas


3. Pilih Daftar/Masuk


4. Masukkan email dan password

CARA MEMBUAT RENCANA & BELI REKSADANA DI BAREKSA UMROH

1. Pilih Rencana

Setelah login, di halaman depan akan tampil berbagai Rencana Reksa Dana dan estimasi harga atau target dana yang ingin dikumpulkan. Rencana ini tidak mengikat dengan harga paket, tetapi hanya menggunakan harga paket saat ini sebagai referensi.

Pilih salah satu rencana dengan klik tombol Pilih yang ada di bawah salah satu rencana.

2. Pilih Periode & Dana Perencanaan

Dalam rencana yang kita pilih tersebut, terlihat detail dari paket umroh yang tersedia. Detail ini termasuk jumlah hari, maskapai, penginapan dan biaya yang termasuk dalam paket seperti visa, makan dan asuransi serta biaya yang tidak termasuk.

Kemudian, kita bisa memilih jumlah peserta yang ingin berangkat mulai dari 1 hingga 5 orang. Lalu, kita pilih tipe kamar mulai dari quad hingga double (semakin banyak orang dalam kamar semakin murah). Lantas akan tampil estimasi total harga.

Dari situ kita bisa pilih periode menabung sesuai keinginan mulai dari 6 bulan hingga 24 bulan dengan menggeser pointer. Dari situ akan tampil perkiraan dana per bulan yang perlu disetor (top up) dalam reksadana. Setelah itu, klik Pilih Reksa Dana Syariah.

3. Pilih Reksa Dana Syariah

Akan tampil satu reksadana syariah di paling atas yang bisa kita Pilih. Bila kita ingin melihat produk lainnya, klik Reksa Dana Syariah Lainnya lalu pilih produk yang kita sukai.


4. Konfirmasi Reksa Dana Syariah

Ketika kita sudah memilih satu produk, akan muncul detail reksadana tersebut. Scroll ke bawah dan pastikan nilai pembelian bersih sesuai rencana kita.

Lalu, centang bagian persetujuan prospektus dan keterangan ringkas. Baca juga disclaimer dengan scroll hingga selesai. Setelah itu klik Konfirmasi.

5. Lakukan Pembayaran

Akan tampil detail reksadana dan nomor rekening reksadana tujuan pembayaran kita. Lakukan pembayaran sesuai dengan order yang kita buat tersebut dari rekening yang sudah kita daftarkan di Bareksa.

Pembayaran bisa melalui ATM, m-banking, atau internet banking. Pembayaran harus dilakukan dalam jangka waktu 24 jam setelah order agar tidak hangus.

6. Upload Bukti Pembayaran

Setelah kita membayar, upload buktinya melalui halaman tersebut. Atau bisa juga pada menu Order dan klik tanda + dari order tersebut. Selanjutnya, klik Konfirmasi Pembayaran.

7. Konfirmasi Pembayaran

Setelah konfirmasi dan image bukti pembayaran telah tersimpan, kita bisa menutup halaman ini.

Status order bisa dilihat pada menu BareksaKu.

CARA MELIHAT PORTOFOLIO

Tidak perlu khawatir uang kita dibawa kabur oleh oknum tidak bertanggung jawab. Reksadana syariah sebagai wadah untuk menabung biaya umroh kita disimpan di Bank Kustodian, yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Uang ini bisa kita pantau melalui platform Bareksa Umroh di halaman BareksaKu setiap hari selama 24 jam.

Order

Untuk melihat status order/instruksi transaksi kita, kita bisa klik BareksaKu dan pilih Order. Akan tampil order yang baru saja kita lakukan. Bila kita baru saja mengunggah (upload) bukti pembayaran, statusnya masih on process.

Transaksi

Bila order pembelian reksadana kita sudah disetujui, ini akan masuk ke menu Transaksi. Akan terlihat status transaksi tersebut.

Portofolio

Bila transaksi sudah selesai, reksadana syariah yang kita pesan/order akan tampil di portofolio. Transaksi biasanya masuk ke portofolio setelah satu hari (T+1) dari hari transaksi.

Dalam transaksi reksadana dikenal istilah cut off time, yaitu batas transaksi sebagai acuan untuk menggunakan harga atau Nilai Aktiva Bersih (NAB) reksadana, yakni pukul 13.00 WIB.

Artinya, transaksi yang dilakukan sebelum pukul 13.00 WIB akan diproses pada hari yang sama menggunakan NAB pada hari itu. Sementara NAB hari tersebut akan terlihat pada keesokan harinya, sehingga reksadana yang dibeli akan masuk ke dalam portofolio pada esok hari.

Sementara itu, bila transaksi dilakukan setelah pukul 13.00 WIB, transaksi tersebut akan diproses menggunakan NAB hari berikutnya. NAB ini akan tampil dua hari kemudian. Sehingga bila ada order beli pada Senin siang pukul 13.30 WIB, maka reksadana akan masuk portofolio pada Rabu pagi.

Nah, itulah panduan langkah-langkah membuat rencana dan membeli reksadana di Bareksa Umroh. Jangan tunda lagi, wujudkan niatmu untuk beribadah umroh dengan mulai menabung sekarang di Bareksa Umroh.

* * *

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

 

Tags: