Sambut Ramadan, Lebih Sabar dan Hemat Atur Keuangan

Pengeluaran makan siang selama puasa bisa dialihkan ke investasi reksadana
Hanum Kusuma Dewi • 12 Apr 2021
cover

Ilustrasi investor syariah wanita muslim mengatur keuangan selama bulan puasa dengan berinvestasi reksadana online. (shutterstock)

Bareksa.com - Ramadan 2021 datang, waktunya kita niatkan hati dan pikiran untuk menahan nafsu. Tidak hanya menahan nafsu dari godaan makan dan minum, tetapi juga godaan belanja barang-barang yang tidak perlu. 

Selama puasa, sebagian orang mudah untuk menahan lapar dan haus. Namun, saat berbuka puasa datang, banyak yang lapar mata sehingga lebih sering jajan. Ini bahaya untuk keuangan, sebab pengeluaran justru jadi membengkak. 

Sebenarnya, ketika berpuasa kita bisa menghemat pengeluaran makanan dari yang tiga kali sehari menjadi hanya dua kali sehari. Anggaran untuk makan siang selama bulan puasa bisa kita simpan. 

Selain itu, karena Ramadan 2021 masih dalam masa pandemi, berbuka puasa di luar rumah dan berkumpul sebaiknya dihindari. Pengeluaran untuk makan di restoran pun bisa dihemat, dan dialihkan untuk kebutuhan masa depan dengan investasi. 

Investasi keuangan sekarang bisa dilakukan secara online dengan adanya fitur Invest di aplikasi OVO, yang merupakan kerja sama OVO dan Bareksa sebagai Agen Penjual Reksa Dana (APERD). Dengan modal mulai Rp10.000, kita bisa membeli reksadana pasar uang Manulife OVO Bareksa Likuid (MOBLI) di fitur OVO | Invest. 

Investasi reksadana bisa memberikan imbal hasil yang bersih, karena tidak dipotong pajak dan biaya admin lagi. Per 9 April 2021, reksadana pasar uang MOBLI memberikan imbal hasil 0,31 persen sebulan, atau sekitar 3,72 persen disetahunkan. 

Misalkan, selama puasa 2021 ini kita bisa menyisihkan Rp30.000 sehari dari penghematan uang makan siang. Lalu, uang ini kita belikan reksadana pasar uang di OVO | Invest. Setelah Ramadan berakhir, tidak terasa kita bisa mengumpulkan Rp900.000 di reksadana. 

Uang hasil investasi reksadana ini bisa kita gunakan kalau ada kebutuhan mendadak setelah bulan puasa berakhir. Atau, kita bisa lanjutkan kebiasaan berhemat ini dan meraih potensi hasil yang lebih besar. 

Grafik Simulasi Investasi Reksadana

Sumber: Bareksa.com

Kalau kita lanjutkan investasi Rp900.000 per bulan rutin di reksadana, dan dengan asumsi imbal hasil 3,72 persen, dalam setahun kita bisa mengumpulkan Rp11 juta. Wow, uang ini bisa digunakan untuk kebutuhan lebih besar di masa depan seperti biaya liburan atau untuk mengganti gadget baru. 

Dana hasil investasi di OVO | Invest juga bisa dengan mudah dicairkan secara cepat ke OVO Cash. Sehingga, bisa langsung digunakan untuk belanja atau pembayaran. 

Jadikan momen Ramadan tahun ini untuk niat puasa sekaligus permulaan kita mengatur keuangan untuk masa depan yang lebih baik. 

***

Ingin berinvestasi aman di reksadana yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini 

- Beli reksadana, klik tautan ini 

- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store

- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore 

- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER

Semua data kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini adalah kinerja masa lalu dan tidak menjamin kinerja di masa mendatang. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.