Bingung Cari Reksadana? Pakai Fitur Ini di Aplikasi Bareksa

Reksadana banyak ragamnya, sehingga bisa disesuaikan dengan tujuan investasi dan profil risiko investor
Selasa, 25 Februari 2020 16:13:41 WIB Hanum Kusuma Dewi
Image
Investasi reksadana bisa menjadi alternatif menyimpan uang yang bebas repot buat pemula seperti kita.

Bareksa.com - Kita sudah tahu kalau menabung saja belum cukup untuk membiayai kebutuhan masa depan. Makanya, investasi reksadana bisa menjadi alternatif menyimpan uang yang bebas repot buat pemula seperti kita.

Apalagi, reksadana kini sudah bisa dibeli secara online melalui marketplace Bareksa, yang juga tersedia dalam aplikasi Bareksa untuk handset berbasis iOS dan Android.

Reksadana banyak ragamnya, sehingga bisa disesuaikan dengan tujuan investasi dan profil risiko kita sebagai investor. Kalau kita tipe penghindar risiko atau konservatif, kita bisa pilih reksadana pasar uang.

Buat yang bisa menerima sedikit fluktuasi atau konservatif moderat, bisa coba reksadana pendapatan tetap. Lalu, kalau kita sudah mulai berani mencoba alternatif untuk imbal hasil lebih tinggi (moderat agresif), reksadana campuran bisa dipilih.

Kita yang sudah ahli dan siap menerima risiko tinggi (agresif), bisa beli reksadana saham untuk imbal hasil (return) optimal dalam jangka panjang. Baca juga tips diversifikasi reksadana di sini.

Nah, kalau sudah mengetahui profil risiko dan jenis reksadana, bagaimana cara memilih produknya di Bareksa? Kita bisa gunakan fitur Filter dan Urutkan di aplikasi Bareksa.

Cara Mencari Reksadana di Aplikasi Bareksa dengan Filter dan Urutkan

1. Login

Masuk ke aplikasi Bareksa, klik ikon profil di kanan atas. Lalu, masukkan e-mail dan password yang terdaftar.

2. Klik Produk

Setelah login, kita akan dibawa ke halaman depan aplikasi Bareksa. Dari halaman depan, lihat tab di bagian paling bawah layar dan klik ikon Produk.

3. Tampilkan Semua Produk

Secara default, produk yang tampil hanya yang memiliki kinerja teratas, dari tiap jenis yang ada (Pasar Uang, Pendapatan Tetap, Campuran, Saham, Indeks & ETF).

Untuk melihat semua produk yang tersedia di marketplace Bareksa, pilih tab Semua Produk. Lalu, klik Filter & Urutkan.

4. Set Filter

Kita bisa menentukan filter berdasarkan jenis pengelolaan Syariah atau konvensional. Lalu, kita bisa mencentang jenis reksadana yang kita inginkan.

Opsional, kita bisa memilih manajer investasi yang kita percayai dengan memilih nama manajer investasi di kolom Manager Investasi.

5. Urutkan

Setelah menentukan filter, kita bisa mengurutkan produk yang tersedia dengan mengurutkan berdasarkan Nama (A-Z), Keuntungan Tertinggi, Keuntungan Terendah, Barometer Tertinggi dan Barometer Terendah.

Sebagai informasi, Keuntungan yang diukur dalam fitur ini adalah setahun terakhir. Kemudian, Barometer Bareksa mengukur tidak hanya berdasarkan kinerja tetapi juga risiko serta dana kelolaan (AUM), sehingga semakin tinggi Barometer semakin baik.

Setelah menentukan filter dan urutan, kita klik Terapkan.

6. Bandingkan Reksadana (opsional)

Akan tampil daftar produk reksadana yang sesuai dengan filter dan urutan yang kita tentukan tadi.

Kita bisa membandingkan tiga produk dengan mengklik tanda centang di kanan atas produk, lalu klik Bandingkan. Atau, kita bisa langsung memilih reksadana, tanpa perlu membandingkan.

7. Beli Reksadana

Kalau kita sudah yakin dengan satu produk tersebut, kita bisa mengklik tombol Beli di salah satu kotak reksadana pilihan kita.

 

Lanjutkan dengan membaca panduan ini.

Segera beli reksadana pilihanmu sekarang, mumpung sedang ada promo Payday Februari 2020. Cek syarat dan ketentuannya di sini ya.

***

Ingin berinvestasi di reksadana?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Pilih reksadana, klik tautan ini
- Belajar reksadana, klik untuk gabung di Komunitas Bareksa Fund Academy. GRATIS

DISCLAIMER

Semua data return dan kinerja investasi yang tertera di dalam artikel ini tidak dapat digunakan sebagai jaminan dasar perhitungan untuk membeli atau menjual suatu efek. Data-data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan atas kinerja suatu efek di masa mendatang. Investasi melalui reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi melalui reksadana.

 



TOP
10
REKSA DANA

Jenis Reksa Dana 
loading...
Selanjutnya
BELI DAFTAR BERLANGGANAN
Kontak : 62-21-71790970 | marketing@bareksa.com
TERPOPULER