Bandara SIM Aceh Besar jadi Transit Umroh, Ini Cara Nabung Siapkan Biaya ke Tanah Suci

Salah satu cara mudah mengumpulkan biaya umroh adalah dengan menabung di reksadana syariah menggunakan fitur Bareksa Umroh
Hanum Kusuma Dewi • 14 Sep 2022
cover

Bandara Sultan Iskandar Muda di Blang Bintang, Aceh, 28 Juni 2022. Ochaphotos / Shutterstock.com

Bareksa.com - Ada kabar baik bagi calon jemaah umroh asal Aceh dan sekitarnya. Dinas perhubungan Aceh sedang mempersiapkan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar, sedang dipersiapkan menjadi lokasi transit perjalanan umroh untuk jemaah dari seluruh Indonesia.

Terkait itu seperti dilansir Kompas TV, PJ Gubernur Aceh, Ahmad Marzuki sudah bertemu dengan menteri perhubungan, Budi Karya Sumadi untuk membahas berbagai persiapan. Bandara SIM nantinya bisa didarati oleh pesawat yang mengangkut jemaah umroh dari provinsi lain untuk menjemput jemaah umroh asal Aceh utamanya agar bisa langsung terbang menuju Jeddah, Arab Saudi.

Pemerintah Aceh bersama Angkasa Pura yang menjadi pengelola bandara kompak berharap dengan dijadikannuya Bandara SIM sebagai transit haji dan umroh, bisa memberikan dampak positif bagi Aceh.

Berapa banyak jumlah jemaah umroh asal Aceh? Untuk gambaran, seperti dilansir Kompas TV, Komunitas Antar Travel Umrah dan Haji Aceh atau KATUHA, menyebutkan bahwa mulai Agustus hingga April 2023 mendatang sudah terdaftar sebanyak 24.000 jemaah umroh hanya dari Aceh. Namun disebutkan bahwa jumlah jemaah umroh tersebut diperkirakan akan bertambah terus datanya setiap hari. 

Bisa menunaikan umroh merupakan impian setiap umat Muslim, selain menjalankan ibadah haji. Bagi Smart Investor yang berencana berangkat umroh pada tahun depan, dapat memanfaatkan fitur Bareksa Umroh di Bareksa.

Tabungan Umroh di Bareksa

Salah satu cara mudah mengumpulkan biaya umroh adalah dengan menabung. Agar Tabungan Umroh bisa optimal, Smart Investor bisa menabung di reksadana syariah menggunakan fitur Bareksa Umroh yang tersedia di super app investasi Bareksa. 

Tabungan Umroh di Bareksa Umroh menggunakan reksadana syariah yang halal dan sifatnya fleksibel dengan rencana Tabungan hingga tiga tahun. Dengan fitur Bareksa Umroh di super app investasi Bareksa, Smart Investor bisa dengan mudah memantau dan menambah jumlah Tabungan Umroh di mana saja kapan saja.

Cara membuat Tabungan Umroh di Bareksa sangat mudah. Bahkan, sudah ada simulasi yang memperkirakan hitungan biaya umroh untuk jangka waktu hingga tiga tahun. Tabungan Umroh dengan reksadana syariah ini tidak mengikat, harga paket hanya sebagai ilustrasi untuk menjadi target dana yang ingin dicapai. 

Investor bisa membuat simulasi mulai dari jumlah jemaah, target waktu pencapaian, dan target paket umroh yang ingin dibeli. Sesuai detail yang dipilih, akan muncul estimasi biaya, dengan asumsi kenaikan harga 3% per tahun. Dari simulasi itu, ada hitungan perkiraan nabung/dana yang perlu disiapkan per bulan. 

Sebagai contoh, investor ingin menyiapkan biaya umroh untuk dua orang dan target mengumpulkan semua biaya umroh pada September 2023 atau 12 bulan mendatang. Perkiraan biaya umroh yang ingin dicapai adalah Umroh Series Makkah 9 Hari dari Khalifah Tour dengan harga paket umroh Rp28,9 juta per orang, atau total biaya umroh dua orang Rp57,8 juta. 

Dengan asumsi kenaikan harga sekitar 3% per tahun, estimasi biaya umroh untuk dua orang pada 2023 mencapai Rp59,56 juta. Maka, dengan target tersebut, investor perlu menabung rutin sekitar Rp4.795.730 per bulan atau setara Rp150 ribuan per hari selama 12 bulan. 

Angka perkiraan hasil Tabungan Umroh dengan reksadana syariah bisa lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan bank. 

Mengapa hasil menabung reksadana syariah bisa lebih tinggi daripada tabungan di bank? 

Reksadana yang digunakan dalam Tabungan Umroh di Bareksa Umroh adalah reksadana pasar uang syariah. Reksadana pasar uang adalah reksadana yang berinvestasi dalam instrumen pasar uang, termasuk deposito dan obligasi dengan jatuh tempo kurang dari setahun. 

Adapun reksadana syariah adalah reksadana yang hanya dapat berinvestasi di efek keuangan yang sesuai dengan kaidah dan prinsip syariah, dan tentunya masih terikat dengan batasan investasi yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Reksadana syariah mendapatkan imbal hasil dari pertumbuhan nilai aset-aset dalam portofolionya. Imbal hasil ini sudah bersih tidak dipotong pajak atau biaya admin bulanan lagi. 

Selain itu, imbal hasil reksadana syariah halal dan bukan riba. Sebab, reksadana syariah sudah mendapatkan fatwa atau opini sesuai syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Promo Beli Reksadana Bareksa Pakai OVO, Auto Cashback dan Voucher hingga Rp200 Ribu

(Martina Priyanti/hm)

***

Ingin berinvestasi aman di emas dan reksadana secara online yang diawasi OJK?

- Daftar jadi nasabah, klik tautan ini
- Beli reksadana, klik tautan ini
- Beli emas, klik tautan ini
- Download aplikasi reksadana Bareksa di App Store​
- Download aplikasi reksadana Bareksa di Google Playstore
- Belajar reksadana, klik untuk gabung Komunitas Bareksa di Facebook. GRATIS 

DISCLAIMER

Investasi reksadana mengandung risiko. Investor wajib membaca dan memahami prospektus dan fund fact sheet dalam berinvestasi reksadana.

Tabungan Umroh tidak mengikat pada pembelian paket. Harga paket umroh akan disesuaikan dengan harga pada keberangkatan.