BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

Jangan Sampai Kesabaranmu Habis Akibat Kuota SBR012 Menipis, Pemesanan Tembus Rp4 Triliun Loh

Abdul Malik24 Januari 2023
Tags:
Jangan Sampai Kesabaranmu Habis Akibat Kuota SBR012 Menipis, Pemesanan Tembus Rp4 Triliun Loh
Ilustrasi perempuan investor yang gembira karena berhasil melakukan pemesanan SBN Ritel seri SBR012 melalui aplikasi Bareksa. (Shutterstock)

SBR012 baik SBR012-T2 maupun SBR012-T4 hanya dapat dibeli selama masa penawaran berlangsung melalui mitra distribusi yang salah satunya Bareksa

Bareksa.com - Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR012 yang merupakan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri pertama pada 2023, terus diserbu investor. Kuota awal nasional pemesanan SBR012 yang dipatok Rp10 triliun, kian menipis. Karena itu sebelum Kamu kehabisan kuota pemesanan, segera beli SBR012 ya.

Hingga Selasa pagi (24/1/2023) pukul 10.00 WIB, nilai pemesanan SBR012 tercatat telah menembus Rp4 triliun. Dengan rincian, nilai pemesanan SBR012 tenor 2 tahun atau SBR012-T2, tercatat Rp3,06 triliun, dari target awal Rp7,5 triliun. Sehingga kuota nasional pemesanan SBR012-T2 masih sekitar Rp4,43 triliun.

Kemudian, nilai pemesanan SBR012 dengan tenor 4 tahun atau BR012-T4, tercatat Rp1,27 triliun dari target awal Rp2,5 triliun. Sehingga kuota nasional pemesanan SBR012-T4 hanya tersisa sekitar Rp1,22 triliun.

Promo Terbaru di Bareksa

Berbeda dengan SBN Ritel seri-seri sebelumnya, pemerintah menerbitkan SBR012 dalam dua tenor yakni SBR012-T2 dan SBR012-T4. Langkah itu seiring target pemerintah untuk memberikan pilihan Smart Investor dalam berinvestasi di SBN Ritel yang memiliki preferensi jangka waktu investasi (time horizon) yang berbeda.

Siap-Siap Investasi di SBN Ritel, Daftar Sekarang, Klik di Sini

Pokok-pokok Ketentuan dan Persyaratan SBR012 :

No

Keterangan

SBR012-T2

SBR012-T4

1

Periode Registrasi

Setiap saat pada Mitra Distribusi yang telah ditetapkan

2

Masa Penawaran

Pembukaan : 19 Januari 2023 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 9 Februari 2023 pukul 10.00 WIB

3

Bentuk dan Karakteristik Obligasi

Obligasi Negara tanpa warkat, tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder, tidak dapat dicairkan sampai dengan jatuh tempo, kecuali pada masa pelunasan sebelum jatuh tempo (early redemption)

4

Tanggal Penetapan Hasil Penjualan

13 Februari 2023

5

Tanggal Setelmen

15 Februari 2023

6

Tanggal Jatuh Tempo

10 Februari 2025

10 Februari 2027

7

Minimum Pemesanan

Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah)

8

Maksimum Pemesanan

Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah)

Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)

9.

Jenis Kupon

Mengambang dengan tingkat kupon minimal (floating with floor) dengan suku bunga acuan adalah BI 7-Day Reverse Repo Rate

10

Tingkat Kupon

  • Tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 15 Februari 2023 - 10 Mei 2023) adalah 6,15%, berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu 5,50% ditambah spread tetap 65 bps (0,65%)

  • Tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan jatuh tempo

  • Penyesuaian tingkat Kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 65 bps (0,65%).

  • Tingkat kupon 6,15% adalah berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo

  • Tingkat kupon untuk periode 3 bulan pertama (tanggal 15 Februari 2023 - 10 Mei 2023) adalah 6,35%, berasal dari suku bunga acuan yang berlaku pada saat penetapan kupon yaitu sebesar 5,50% ditambah spread tetap 85 bps (0,85%)

  • Tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap 3 bulan pada tanggal penyesuaian kupon sampai dengan Jatuh Tempo

  • Penyesuaian tingkat kupon didasarkan pada suku bunga acuan ditambah spread tetap 85 bps (0,85%)

  • Tingkat kupon 6,35% berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai dengan jatuh tempo

11

Pembayaran Kupon

Tanggal 10 setiap bulan

12

Pembayaran Kupon Pertama Kali

10 Maret 2023* (short coupon)

*Dalam hal tanggal pembayaran kupon bukan pada hari kerja, maka pembayaran kupon dilakukan pada hari kerja berikutnya tanpa kompensasi bunga

13

Periode Pengajuan Early Redemption

Pembukaan : 26 Februari 2024 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 5 Maret 2024 pukul 15.00 WIB

Pembukaan : 24 Februari 2025 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 4 Maret 2025 pukul 15.00 WIB

14

Tanggal Setelmen Early Redemption

11 Maret 2024

10 Maret 2025

15

Nilai Maksimal Early Redemption

50% dari setiap transaksi pembelian yang telah dilakukan pada masing-masing mitra distribusi

Sumber : DJPPR Kemenkeu

"Ingat kata pepatah, Penyesalan biasanya datang di akhir, kalau di awal namanya Pemesanan Pemesanan SBR012, Pilihan Berharga untuk Tetap Bahagia," kata Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Deni Ridwan.

Imbal Hasil SBR012

Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan menetapkan imbal hasil atau kupon SBR012-T2 yang memiliki tenor 2 tahun ialah 6,15% per tahun dan SBR012-T4 yang bertenor 4 tahun menawarkan kupon 6,35% per tahun, yang merupakan kupon minimal. Sebab imbal hasil SBR012 bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor).

Dibandingkan suku bunga acuan Bank Indonesia, yakni BI 7 Days Reverse Repo Rate pada saat penetapan kupon yakni 5,5%, maka selisih (spread) imbal hasilnya 0,65% untuk SBR012-T2 dan 0,85% untuk SBR012-T4. Artinya imbal hasil atau kupon SBR012 bisa naik saat suku bunga BI naik, namun tidak bisa turun lebih rendah dari batas minimal, saat suku bunga BI turun.

Setelah dipotong pajak 10%, maka kupon atau imbal hasil bersih SBR012-T2 jadi 5,535% dan kupon bersih SBR012-T4 jadi 5,715% per tahun.

Imbal hasil SBR012 ini jauh lebih tinggi dari bunga deposito bank-bank besar nasional yang pada awal Januari 2023 di kisaran 2-3% per tahun untuk nilai deposito hingga Rp100 miliar dengan tenor 1 tahun. Setelah dipotong pajak 20%, maka bunga bersih deposito bank di kisaran 1,6% hingga 2,4% per tahun.

Kupon Bersih SBR012 vs Deposito

Instrumen

Kupon/bunga per tahun

Pajak

Kupon/bunga bersih per tahun

SBR012-T2

6,15%

10%

5,535%

SBR012-T4

6,35%

10%

5,715%

Deposito bank-bank besar

2-3%

20%

1,6% - 2,4%

Sumber : Kemenkeu, berbagai sumber diolah Bareksa

Besaran kupon SBR012 tersebut berlaku sebagai kupon minimal untuk periode 3 bulan pertama yakni pada 15 Februari - 10 Mei 2023. Untuk selanjutnya, pemerintah akan melakukan evaluasi imbal hasil setiap periode 3 bulan.

Siap-Siap Investasi di SBN Ritel, Daftar Sekarang, Klik di Sini

Simulasi Imbal Hasil Investasi di SBR012

Dengan kupon atau imbal hasil bersih 5,535% hingga 5,715% per tahun, kira-kira berapa ya cuan per bulan dari investasi di SBR012 mulai Rp1 juta, Rp10 juta, Rp100 juta, Rp1 miliar, Rp5 miliar hingga Rp10 miliar?

Dilansir dari materi Kementerian Keuangan, jika Kamu berinvestasi di SBR012-T2 senilai Rp1 juta, maka imbal hasil per bulan senilai Rp4.613. Jika Kamu berinvestasi Rp10 juta, maka kupon bersih yang masuk rekeningmu Rp41.247 per bulan. Dengan berinvestasi Rp100 juta, maka cuan investasi yang Kamu dapatkan Rp461.250 per bulan.

Sedangkan jika Kamu berinvestasi di SBR012-T2 senilai Rp1 miliar, maka Kamu akan mendapatkan cuan bersih Rp4,61 juta per bulan. Terakhir, jika Kamu investasi Rp5 miliar, yang merupakan nilai maksimal, maka Kamu akan mendapatkan passive income bersih Rp23,06 juta per bulan.

Illustration

Sumber : Kemenkeu

Adapun jika Kamu berinvestasi di SBR012-T4 senilai Rp1 juta, maka imbal hasil bersih yang Kamu dapatkan senilai Rp4.763 per bulan. Apabila Kamu berinvestasi Rp100 juta, maka Kamu akan mendapatkan kupon bersih senilai Rp476.280 per bulan.

Jika investasimu di SBR012-T2 senilai Rp1 miliar, maka imbal hasil bersih yang akan Kamu dapatkan Rp4,76 juta per bulan. Terakhir jika Kamu berinvestasi Rp10 miliar, yang merupakan nilai maksimal, maka passive income bersih yang masuk rekeningmu ialah Rp47,6 juta per bulan.

Illustration

Sumber : Kemenkeu

Maka, andaikan Kamu berinvestasi di SBR012-T2 dan SBR012-T4 di nilai maksimal yakni Rp15 miliar secara gabungan dari keduanya, maka passive income bersih yang Kamu dapatkan mencapai Rp70,7 juta per bulan.

Siap-Siap Investasi di SBN Ritel, Daftar Sekarang, Klik di Sini

Promo Investasi SBR012 di Bareksa

Selain mendapatkan imbal hasil, Smart Investor juga bisa meraih hadiah menarik jika berinvestasi SBN Ritel online seri SBR012 di Bareksa. Tersedia hadiah 1 iPhone 12, 1 Smart TV Xiaomi 32inch, 1 HP Redmi Note 10 Pro, 3 voucher Reksadana @ Rp750.000 dan 30 Voucher Reksadana @ Rp100.000 untuk pembelian terbesar sesuai kode promo.

Catat kode promo dan minimal pembelian SBR012 di Bareksa berikut ini :

Hadiah 1 iPhone 12

  • Minimal pembelian SBR012 Rp50 juta

  • Kode promo: SBR12PHONE

Hadiah 1 Smart TV Xiaomi 32inch

  • Minimal pembelian SBR012 Rp30 juta

  • Kode promo: SBR12TV

Hadiah 1 HP Redmi Note 10 Pro

  • Minimal pembelian SBR012 Rp10 juta

  • Kode promo: SBR12HP

Hadiah 3 Voucher Reksadana @Rp 750.000

  • Minimal pembelian SBR012 Rp5 juta

  • Kode promo: SBR12RD750

Hadiah 30 Voucher Reksadana Rp 100.000

  • Minimal pembelian SBR012 Rp2 juta

  • Kode promo: SBR12RD100

Baca juga syarat dan ketentuannya berikut ini :

Syarat dan Ketentuan Promo SBR012 di Bareksa

1. Periode promo 19 Januari pukul 09.00 WIB - 9 Februari 2023 pukul 10.00 WIB
2. Pembelian berlaku untuk produk SBN seri SBR012 dengan memasukkan kode promo yang dipilih
3. Program promo tidak berlaku untuk karyawan Bareksa
4. Pembeli dengan nominal terbesar berhak memenangkan hadiah
5. Satu investor hanya berhak memenangkan 1 (satu) jenis hadiah pada program promo dalam satu periode selama kuota tersedia
6. Bareksa akan mengumumkan pemenang pada tanggal 2 Maret 2023 melalui media sosial Bareksa dan email
7. Hadiah tidak dapat diuangkan dan dipindahtangankan
8. Keputusan Bareksa menentukan pemenang bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat
9. Seluruh pajak hadiah ditanggung Bareksa
10. Bareksa dapat membatalkan pemenang jika investor terbukti melakukan kecurangan, atau tidak dapat dihubungi

Ayo beli SBR012-T2 dan SBR012-T4 di Bareksa, mitra distribusi terbaik yang meraih penghargaan dari Kemenkeu. Investasi sambil bantu negara sekaligus bisa dapat hadiah di Bareksa.

Investasi di SBN Ritel di Bareksa, Midis Terbaik, Klik di Sini

(Martina Priyanti/AM)

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2021 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021.

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua