BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

Simulasi Kupon SBR015: Investasi Rp1 Juta hingga Rp10 Miliar Dapat Berapa per Bulan?

28 September 2026
Tags:
Simulasi Kupon SBR015: Investasi Rp1 Juta hingga Rp10 Miliar Dapat Berapa per Bulan?
Ilustrasi investor menghitung kupon imbal hasil SBR015. (Shutterstock)

Dengan kupon minimal 6,75% per tahun, investasi Rp100 juta di SBR015T2 menghasilkan kupon bersih Rp506.250 per bulan. Di SBR015T4 dengan kupon minimal 6,85%, hasil bersihnya Rp513.720 per bulan. Angka ini adalah batas bawah: kupon bisa lebih tinggi jika BI Rate naik, tetapi tidak akan lebih rendah sampai jatuh tempo.

Bareksa – Pemerintah resmi menawarkan Savings Bond Ritel seri SBR015 pada 28 September–22 Oktober 2026. Pertanyaan yang paling sering muncul dari calon investor biasanya sederhana: kalau saya berinvestasi sekian, berapa yang saya terima setiap bulan?

Berikut simulasi berdasarkan Memorandum Informasi resmi SBR015T2 dan SBR015T4 dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan.

Rumus Kupon SBR015 per Bulan

Kupon SBR015 dibayar setiap tanggal 10 setiap bulan. Cara menghitung kupon bulanan adalah tingkat kupon yang berlaku dikali 1/12, lalu dikali nilai investasi. Pemerintah menghitungnya per unit Rp1 juta lalu membulatkan ke rupiah terdekat.

Promo Terbaru di Bareksa

Untuk SBR015T2, kupon per unit adalah 6,75% × 1/12 × Rp1.000.000 = Rp5.625. Untuk SBR015T4, kupon per unit adalah 6,85% × 1/12 × Rp1.000.000 = Rp5.708. Setelah itu dipotong pajak penghasilan (PPh) final 10%, sehingga kupon bersih per unit menjadi sekitar Rp5.062 untuk T2 dan Rp5.137 untuk T4.

Contoh Hitungan Langkah demi Langkah

Misalnya, seorang investor menempatkan Rp25 juta di SBR015T2. Dana ini setara dengan 25 unit, karena satu unit bernilai Rp1 juta. Kupon kotor per bulan adalah 25 × Rp5.625 = Rp140.625. Pajak 10% dari angka tersebut sekitar Rp14.063, sehingga kupon bersih yang diterima sekitar Rp126.562 per bulan.

Jika dana yang sama ditempatkan di SBR015T4, kupon kotornya 25 × Rp5.708 = Rp142.700 per bulan. Setelah pajak 10% atau Rp14.270, kupon bersihnya sekitar Rp128.430 per bulan. Pola hitungan yang sama bisa dipakai untuk nilai investasi berapa pun, selama kelipatan Rp1 juta.

Simulasi Kupon Bulanan SBR015T2 (Tenor 2 Tahun)

Berikut simulasi kupon bulanan SBR015T2 dengan kupon minimal 6,75% per tahun, mulai dari pembelian minimal Rp1 juta hingga batas maksimal Rp5 miliar:

​Nilai investasi​
​Kupon per bulan​
​Pajak 10%​
​Kupon bersih per bulan​

Rp1 juta

Rp5.625

Rp563

Rp5.062

Rp5 juta

Rp28.125

Rp2.813

Rp25.312

Rp10 juta

Rp56.250

Rp5.625

Rp50.625

Rp50 juta

Rp281.250

Rp28.125

Rp253.125

Rp100 juta

Rp562.500

Rp56.250

Rp506.250

Rp500 juta

Rp2.812.500

Rp281.250

Rp2.531.250

Rp1 miliar

Rp5.625.000

Rp562.500

Rp5.062.500

Rp5 miliar

Rp28.125.000

Rp2.812.500

Rp25.312.500

Sumber: Memorandum Informasi SBR015T2 dan materi DJPPR Kemenkeu, diolah Tim Analis Bareksa

Simulasi Kupon Bulanan SBR015T4 (Tenor 4 Tahun)

SBR015T4 menawarkan kupon minimal 6,85% per tahun dengan batas pembelian lebih besar, yaitu hingga Rp10 miliar per investor:

Nilai investasi
Kupon per bulan
Pajak 10%
Kupon bersih per bulan

Rp1 juta

Rp5.708

Rp571

Rp5.137

Rp5 juta

Rp28.540

Rp2.854

Rp25.686

Rp10 juta

Rp57.080

Rp5.708

Rp51.372

Rp50 juta

Rp285.400

Rp28.540

Rp256.860

Rp100 juta

Rp570.800

Rp57.080

Rp513.720

Rp500 juta

Rp2.854.000

Rp285.400

Rp2.568.600

Rp1 miliar

Rp5.708.000

Rp570.800

Rp5.137.200

Rp5 miliar

Rp28.540.000

Rp2.854.000

Rp25.686.000

Rp10 miliar

Rp57.080.000

Rp5.708.000

Rp51.372.000

Sumber: Memorandum Informasi SBR015T4 dan materi DJPPR Kemenkeu, diolah Tim Analis Bareksa

Selisih kupon bersih antara SBR015T4 dan SBR015T2 untuk dana Rp100 juta sekitar Rp7.470 per bulan, atau sekitar Rp89.640 per tahun. Selisih ini sejalan dengan tenor T4 yang lebih panjang, termasuk jadwal early redemption yang baru dibuka setelah dua tahun kepemilikan, dibanding satu tahun untuk T2.

Berapa Total Kupon Minimal Sampai Jatuh Tempo?

Jika kupon bertahan di batas bawahnya hingga jatuh tempo dan tidak ada early redemption, total kupon yang diterima dapat dihitung dari kupon pertama yang lebih besar (long coupon) ditambah kupon bulanan berikutnya. SBR015T2 akan membayar 23 kali kupon hingga jatuh tempo 10 Oktober 2028, sedangkan SBR015T4 membayar 47 kali kupon hingga 10 Oktober 2030.

Keterangan
SBR015T2
SBR015T4

Jumlah pembayaran kupon

23 kali

47 kali

Total kupon sebelum pajak per Rp1 juta

Rp131.734

Rp270.670

Total kupon bersih per Rp1 juta

Rp118.550

Rp243.594

Total kupon bersih per Rp100 juta

Rp11.856.060

Rp24.360.300

Sumber: simulasi Tim Analis Bareksa berdasarkan Memorandum Informasi SBR015

Angka tersebut adalah skenario terendah. Jika BI Rate naik selama masa investasi, total kupon yang diterima akan lebih besar.

Simulasi Jika BI Rate Naik atau Turun

Kupon SBR015 disesuaikan setiap tiga bulan, yaitu mulai 11 Januari, 11 April, 11 Juli, dan 11 Oktober. Acuannya adalah BI Rate yang berlaku tiga hari kerja sebelum periode kupon baru dimulai, ditambah spread tetap 1% untuk T2 dan 1,1% untuk T4. Berikut ilustrasinya untuk dana Rp100 juta:

BI Rate (ilustrasi)
Kupon T2
Kupon bersih T2/bulan
Kupon T4
Kupon bersih T4/bulan

5,25%

6,75% (batas bawah)

Rp506.250

6,85% (batas bawah)

Rp513.720

5,5%

6,75% (batas bawah)

Rp506.250

6,85% (batas bawah)

Rp513.720

5,75% (saat ini)

6,75%

Rp506.250

6,85%

Rp513.720

6%

7%

Rp524.970

7,1%

Rp532.530

6,25%

7,25%

Rp543.780

7,35%

Rp551.250

6,5%

7,5%

Rp562.500

7,6%

Rp569.970

Sumber: simulasi Tim Analis Bareksa; skenario BI Rate bersifat ilustrasi, bukan proyeksi

Tabel tersebut menunjukkan sifat asimetris SBR015. Saat BI Rate turun ke 5,5% atau lebih rendah, kupon tetap di 6,75% dan 6,85% karena ada batas bawah. Saat BI Rate naik ke 6%, kupon ikut naik menjadi 7% untuk T2 dan 7,1% untuk T4. Materi resmi DJPPR juga memuat ilustrasi serupa dengan skenario BI Rate 5,5% dan 6%.

Pilih SBR015T2 atau SBR015T4?

Kedua tenor memakai skema kupon yang sama. Perbedaannya ada pada tiga hal. Pertama, kupon minimal T4 lebih tinggi 0,1%. Kedua, batas pembelian T4 lebih besar, yaitu hingga Rp10 miliar dibandingkan dengan Rp5 miliar untuk T2. Ketiga, dana di T4 terikat lebih lama. Early redemption T2 bisa diajukan setelah satu tahun, yaitu pada 27 Oktober–4 November 2027, sedangkan T4 baru setelah dua tahun, yaitu 30 Oktober–6 November 2028.

Investor yang memperkirakan butuh dana dalam dua tahun ke depan umumnya lebih cocok dengan T2. Investor yang ingin mengunci batas bawah kupon lebih lama dan tidak membutuhkan dananya dalam empat tahun dapat mencermati T4. Membagi dana ke kedua tenor juga bisa menjadi pilihan untuk menyeimbangkan kebutuhan likuiditas dan imbal hasil.

Pemesanan dapat dilakukan setiap hari, termasuk akhir pekan, selama masa penawaran mulai 28 September pukul 09.00 WIB hingga 22 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB. Pembayaran harus diselesaikan paling lambat tiga jam setelah pesanan terverifikasi dan kode billing diterima.

Cara Membeli SBR015

Proses pembelian SBR015 dilakukan secara daring melalui mitra distribusi resmi, termasuk aplikasi Bareksa. Tahap pertama adalah registrasi dengan data Single Investor Identification (SID), rekening dana, dan rekening surat berharga. Bagi yang belum memilikinya, mitra distribusi akan membantu pembuatannya.

Setelah pesanan dibuat dan terverifikasi, investor menerima kode billing untuk pembayaran. Pembayaran wajib diselesaikan paling lambat tiga jam melalui bank atau kanal pembayaran yang ditunjuk. Transaksi dinyatakan selesai setelah investor menerima Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN). Transaksi yang sudah selesai bersifat mengikat dan tidak bisa dibatalkan.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Pertama, perhitungan kupon dari pemerintah belum memasukkan biaya lain yang mungkin dikenakan oleh pihak penyimpan efek (sub-registry), seperti biaya penyimpanan atau transfer. Besarannya berbeda di tiap mitra distribusi, dan sebagian mitra menanggung biaya ini untuk nasabahnya. Karena itu, kupon yang masuk ke rekening bisa sedikit berbeda dari simulasi.

Kedua, jika tanggal 10 jatuh pada hari libur, kupon dibayarkan pada hari kerja berikutnya tanpa tambahan bunga.

Ketiga, SBR015 tidak bisa diperdagangkan, sehingga pastikan dana yang ditempatkan tidak dibutuhkan dalam waktu dekat. Pencairan sebagian hanya bisa dilakukan lewat early redemption, maksimal 50% dari setiap transaksi pembelian, dengan kepemilikan minimal Rp2 juta per transaksi.

Keempat, tingkat kupon yang berlaku setiap periode diumumkan di situs DJPPR Kemenkeu. Investor dapat memantaunya menjelang setiap tanggal penyesuaian, yaitu 11 Januari, 11 April, 11 Juli, dan 11 Oktober, untuk memperkirakan kupon bulanan yang akan diterima pada tiga bulan berikutnya. Perubahan BI Rate di tengah periode tidak langsung mengubah kupon sampai tanggal penyesuaian berikutnya.

Kesimpulan

Setiap Rp1 juta di SBR015 memberikan kupon bersih minimal sekitar Rp5.062 per bulan untuk T2 dan Rp5.137 untuk T4. Karena skemanya mengambang dengan batas bawah, angka ini adalah titik terendah yang bisa naik mengikuti BI Rate. Besar dana dan pilihan tenor sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan arus kas bulanan, jangka waktu investasi, dan kebutuhan dana darurat masing-masing investor.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Investasi SBR015 di Sini

(Rahmat Hidayat/AM)

Tentang Penulis

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

***

D​ISCLAIMER​​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Berapa kupon SBR015 per bulan untuk investasi Rp1 juta?

Kupon kotor Rp5.625 untuk SBR015T2 dan Rp5.708 untuk SBR015T4. Setelah pajak 10%, kupon bersihnya sekitar Rp5.062 dan Rp5.137 per bulan.

Berapa kupon bersih SBR015 per bulan untuk Rp100 juta?

Rp506.250 untuk SBR015T2 dan Rp513.720 untuk SBR015T4, berdasarkan kupon minimal 6,75% dan 6,85%.

Apakah kupon SBR015 bisa turun?

Tidak di bawah batas minimalnya. Kupon disesuaikan setiap tiga bulan mengikuti BI Rate ditambah spread tetap, tetapi tidak akan lebih rendah dari 6,75% untuk T2 dan 6,85% untuk T4 sampai jatuh tempo.

Kapan kupon SBR015 dibayar?

Setiap tanggal 10 setiap bulan, dengan kupon pertama pada 10 Desember 2026. Jika tanggal 10 jatuh pada hari libur, kupon dibayarkan pada hari kerja berikutnya.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua