BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

SR025: Target Awal Penjualan Rp20 Triliun, Pemesanan Tembus Rp345 Miliar

21 Agustus 2026
Tags:
SR025: Target Awal Penjualan Rp20 Triliun, Pemesanan Tembus Rp345 Miliar
Promo SR025 di Bareksa berhadiah hingga Rp45 juta

SR025T3 membukukan pemesanan Rp268,5 miliar dan SR025T5 Rp86 miliar hingga Jumat siang. Masa penawaran masih berlangsung sampai 16 September 2026.

Bareksa — Pemerintah menetapkan target penjualan awal Sukuk Ritel seri SR025 mencapai Rp20 triliun. Nilai pemesanan Rp354,5 miliar hingga Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 11.18 WIB atau hanya sekitar 2 jam pertama. Angka tersebut setara sekitar 1,77% dari kuota nasional awal atau target penjualan awal Rp20 triliun.

Rinciannya SR025T3 memiliki sisa kuota 98,21% atau sekitar Rp14,73 triliun dari kuota awal Rp15 triliun. Artinya, pemesanan tenor tiga tahun telah mencapai Rp268,5 miliar atau 1,79% dari kuota.

Sementara itu, sisa kuota SR025T5 tercatat 98,28% atau sekitar Rp4,91 triliun dari kuota nasional Rp5 triliun. Dengan demikian, pemesanannya sekitar Rp86 miliar atau 1,72% dari kuota. Realisasi nilai pemesanan hingga berstatus completed order bisa berubah. Hasil penjualan final ditetapkan pemerintah setelah masa penawaran berakhir.

Promo Terbaru di Bareksa

Rincian Kuota Nasional SR025

Seri

Kuota awal nasional

Sisa kuota

Estimasi pemesanan

Serapan kuota

SR025T3

Rp15 triliun

98,21%

Rp268,5 miliar

1,79%

SR025T5

Rp5 triliun

98,28%

Rp86 miliar

1,72%

Total

Rp20 triliun

Rp354,5 miliar

1,77%

Sumber: Bareksa yang mengutip data Kemenkeu

SR025T3 dan SR025T5 Diserap Hampir Seimbang

Secara nominal, pemesanan SR025T3 lebih besar karena kuota awalnya tiga kali kuota SR025T5. Namun, jika dilihat dari persentase serapan, keduanya relatif berimbang: 1,79% untuk T3 dan 1,72% untuk T5.

Kupon kedua seri merupakan yang tertinggi di antara Sukuk Ritel yang diterbitkan sejak 2020, meski masih di bawah kupon SR011 tahun 2019 sebesar 8,05%. Berikut perbandingan ketentuan SR025T3 dan SR025T5:

Keterangan

SR025T3

SR025T5

Kupon tetap

6,8% per tahun

6,9% per tahun

Kupon bersih setelah pajak final 10%

6,12% per tahun

6,21% per tahun

Tenor

3 tahun

5 tahun

Jatuh tempo

10 September 2029

10 September 2031

Pembelian minimum

Rp1 juta

Rp1 juta

Pembelian maksimum per investor

Rp5 miliar

Rp10 miliar

Pembayaran kupon

Setiap tanggal 10

Setiap tanggal 10

Kupon pertama

10 Oktober 2026

10 Oktober 2026

Jadwal Penerbitan SR025

Tahapan

Jadwal

Masa penawaran

21 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB–16 September 2026 pukul 12.00 WIB

Penetapan hasil penjualan

21 September 2026

Setelmen

23 September 2026

Kupon pertama

10 Oktober 2026

Mulai dapat diperdagangkan

11 Oktober 2026

Sumber: DJPPR Kemenkeu, diolah

Kupon pertama merupakan short coupon karena dihitung untuk periode 17 hari setelah tanggal setelmen.

Kesimpulan

Pemesanan sekitar Rp354,5 miliar pada beberapa jam pertama menunjukkan permintaan awal hadir pada kedua tenor, tetapi masih terlalu dini untuk menyimpulkan hasil akhir penjualan. Investor sebaiknya memilih tenor sesuai tujuan dan kebutuhan likuiditas, bukan hanya berdasarkan selisih kupon 0,1 poin persentase. SR025 dapat diperdagangkan di pasar sekunder mulai 11 Oktober 2026 setelah berakhirnya minimum holding period. Harga jual mengikuti kondisi pasar sehingga dapat menimbulkan capital gain atau capital loss.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Investasi SR025 di Sini

(Rahmat Hidayat/AM)

Tentang Penulis

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Berapa target penjualan awal SR025?

Pemerintah menetapkan kuota nasional atau target penjualan awal SR025 sebesar Rp20 triliun, terdiri dari Rp15 triliun untuk SR025T3 dan Rp5 triliun untuk SR025T5.

Berapa pemesanan SR025 hingga 21 Agustus 2026 siang?

Hingga sekitar pukul 11.18 WIB, estimasi pemesanan mencapai Rp354,5 miliar atau 1,77% dari target awal. Angka ini belum merupakan hasil penjualan final dan dapat berubah mengikuti status completed order.

Berapa kupon SR025T3 dan SR025T5?

SR025T3 menawarkan kupon tetap 6,8% per tahun atau sekitar 6,12% setelah pajak final 10%. SR025T5 menawarkan 6,9% per tahun atau sekitar 6,21% setelah pajak.

Kapan masa penawaran SR025 berakhir?

Masa penawaran berakhir pada 16 September 2026 pukul 12.00 WIB. Pemerintah dijadwalkan menetapkan hasil penjualan pada 21 September 2026 dan melakukan setelmen pada 23 September 2026.

Kapan kupon pertama SR025 dibayarkan?

Kupon pertama dibayarkan pada 10 Oktober 2026 dalam bentuk short coupon untuk periode 17 hari setelah setelmen. Setelah itu, kupon dibayarkan setiap tanggal 10 setiap bulan.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua