BeritaArrow iconSBNArrow iconArtikel

ORI030 Sukses, Sambut SR025, Ini Jadwal Penawaran, Tenor, dan Syarat Investasinya

07 Agustus 2026
Tags:
ORI030 Sukses, Sambut SR025, Ini Jadwal Penawaran, Tenor, dan Syarat Investasinya
Ilustrasi SBN Ritel syariah Sukuk Ritel SR025. (Shutterstock)

Pemerintah menyiapkan Sukuk Ritel SR025 yang dijadwalkan ditawarkan pada 21 Agustus-16 September 2026. Simak jadwal, tenor, syarat investasi, hingga sinyal positif dari suksesnya ORI030.

Bareksa – Setelah Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI030 mencatat hasil penjualan Rp40 triliun dengan 102.546 investor, pemerintah kini bersiap menawarkan Sukuk Ritel (SR) seri SR025.

Berdasarkan jadwal tentatif Direktorat Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, masa penawaran SR025 akan berlangsung pada 21 Agustus-16 September 2026, sehingga menjadi kesempatan berikutnya bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di Surat Berharga Negara (SBN) berbasis syariah.

Keberhasilan ORI030 menunjukkan minat masyarakat terhadap SBN Ritel masih tetap tinggi. Pemerintah menyebut pencapaian tersebut didukung kupon yang kompetitif, edukasi dan literasi SBN Ritel yang semakin masif, promosi secara daring maupun luring, serta optimalisasi media sosial yang berhasil memperluas basis investor.

Promo Terbaru di Bareksa

Jadwal Tentatif Penerbitan SR025

Berdasarkan Kick Off Meeting Direktorat Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan, berikut jadwal penerbitan SR025:

Tahapan

Jadwal

Penetapan Kupon

Paling lambat H-1 masa penawaran

Masa Penawaran

21 Agustus – 16 September 2026

Penetapan Hasil Penjualan

21 September 2026

Setelmen (Penerbitan)

23 September 2026

Sumber: DJPPR Kemenkeu

Jadwal masih bersifat tentatif dan menunggu pengumuman resmi pemerintah.

Syarat dan Ketentuan SR025

SR025 akan diterbitkan dalam dua pilihan tenor, yakni SR025T3 dan SR025T5. Keduanya menawarkan kupon tetap (fixed coupon) yang dibayarkan setiap bulan.

Keterangan

SR025T3

SR025T5

Tenor

3 tahun

5 tahun

Jatuh Tempo

10 September 2029

10 September 2031

Nominal per Unit

Rp1 juta

Rp1 juta

Minimum Pemesanan

Rp1 juta

Rp1 juta

Maksimum Pemesanan

Rp5 miliar

Rp10 miliar

Jenis Imbalan

Fixed Coupon

Fixed Coupon

Pembayaran Kupon

Setiap tanggal 10

Setiap tanggal 10

Kupon Perdana

10 Oktober 2026 (Short Coupon)

10 Oktober 2026 (Short Coupon)

Minimum Holding Period

1 kali pembayaran kupon

1 kali pembayaran kupon

Mulai Diperdagangkan

11 Oktober 2026

11 Oktober 2026

Sumber: DJPPR Kemenkeu

SR025 menggunakan akad Ijarah Asset to be Leased dan diterbitkan oleh Perusahaan Penerbit SBSN Indonesia. Kupon akan ditetapkan pemerintah paling lambat sehari sebelum masa penawaran dimulai.

Yield SBN Beri Gambaran Menjelang Penetapan Kupon SR025

Menjelang masa penawaran SR025, imbal hasil (yield) Surat Berharga Negara juga menjadi perhatian investor karena dapat menjadi salah satu indikator kondisi pasar obligasi.

Berdasarkan data PHEI per 7 Agustus 2026, yield SBN tenor 3 tahun berada di 7,08%, sedangkan tenor 5 tahun di 7,24%. Meski demikian, besaran kupon SR025 tetap akan ditetapkan pemerintah dengan mempertimbangkan kondisi pasar saat mendekati masa penawaran.

Di pasar sekunder, Sukuk Ritel seri sebelumnya juga masih diperdagangkan dengan yield yang kompetitif. SR024T3 diperdagangkan pada yield sekitar 6,51%, sedangkan SR024T5 sekitar 6,75%, mencerminkan permintaan investor terhadap instrumen syariah pemerintah masih terjaga.

ORI030 Jadi Modal Positif Menjelang SR025

Keberhasilan ORI030 menjadi salah satu indikator bahwa minat investor terhadap SBN Ritel masih kuat.

Pemerintah menetapkan hasil penjualan ORI030 mencapai Rp40 triliun, terdiri dari:

Indikator

Hasil

Total Penjualan

Rp40 triliun

ORI030T3

Rp34 triliun

ORI030T6

Rp6 triliun

Jumlah Investor

102.546 investor

Investor Baru SUN Ritel

31.287 investor

Investor Baru SBN Ritel

19.417 investor

Sumber: DJPPR Kemenkeu

Menurut Kementerian Keuangan, keberhasilan tersebut didukung kombinasi kupon yang kompetitif, edukasi dan literasi SBN Ritel, promosi daring dan luring, serta optimalisasi media sosial yang memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat.

Momentum tersebut menjadi modal positif menjelang penerbitan SR025, khususnya bagi investor yang belum sempat memperoleh ORI030.

Apa yang Perlu Dicermati Investor?

Sebelum masa penawaran dibuka, investor dapat mulai memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Jadwal resmi penawaran SR025 yang akan diumumkan pemerintah.

  • Besaran kupon SR025 yang akan ditetapkan paling lambat H-1 masa penawaran.

  • Pilihan tenor 3 tahun atau 5 tahun sesuai kebutuhan investasi.

  • Batas maksimum pembelian Rp5 miliar untuk SR025T3 dan Rp10 miliar untuk SR025T5.

  • Pergerakan yield SBN di pasar yang dapat menjadi gambaran kondisi pasar obligasi menjelang penerbitan.

Key Takeaways

  • SR025 dijadwalkan (tentatif) ditawarkan pada 21 Agustus–16 September 2026.

  • Terdiri dari dua tenor, yaitu SR025T3 (3 tahun) dan SR025T5 (5 tahun).

  • Minimum investasi Rp1 juta dengan kupon tetap yang dibayarkan setiap bulan.

  • Kupon akan diumumkan paling lambat sehari sebelum masa penawaran.

  • Keberhasilan ORI030 senilai Rp40 triliun menjadi sinyal positif menjelang penerbitan SR025.

Kesimpulan

Setelah suksesnya ORI030 yang menghimpun dana Rp40 triliun dari lebih dari 102 ribu investor, pemerintah bersiap meluncurkan SR025 sebagai seri Sukuk Ritel berikutnya. Berdasarkan jadwal tentatif, masa penawaran akan berlangsung pada 21 Agustus-16 September 2026.

Bagi investor yang ingin berinvestasi di instrumen syariah yang diterbitkan pemerintah, kini menjadi waktu yang tepat untuk mulai mencermati jadwal penerbitan, besaran kupon, serta memilih tenor yang sesuai dengan tujuan investasi masing-masing.

Investasi di Aplikasi SBN Ritel Terbaik - Bareksa

Bareksa adalah pioneer aplikasi investasi SBN resmi yang memudahkan pembelian obligasi negara seperti ORI, SR, ST, dan SBR. Kamu dapat membandingkan imbal hasil, memahami risiko, dan mengikuti jadwal penerbitan dengan jelas. Cocok untuk investor yang mencari investasi aman dengan dukungan negara, semuanya tersedia dalam satu aplikasi investasi terpercaya.

Siap-siap Investasi SR025 di Sini

(Rahmat Hidayat/AM)

Tentang Penulis

*Rahmat Hidayat adalah Investment Specialist Bareksa dengan pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang investasi dan produk finansial digital. Ia aktif mengembangkan produk pasar modal dan memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat, serta memegang lisensi WPPE.

***

DISCLAIMER​​​​​​​​

Investasi mengandung risiko dan seluruhnya menjadi tanggung jawab pribadi. Bareksa membuat informasi ini dari materi dan sumber-sumber terpercaya, serta tidak dipengaruhi pihak manapun. Informasi ini bukan merupakan ajakan, ataupun paksaan untuk melakukan transaksi dan Bareksa tidak memberikan jaminan atas transaksi yang dilakukan.

Pertanyaan Umum

Kapan SR025 ditawarkan?

Berdasarkan jadwal tentatif, masa penawaran SR025 berlangsung pada 21 Agustus-16 September 2026. 

Apa saja tenor SR025?

SR025 terdiri atas SR025T3 (3 tahun) dan SR025T5 (5 tahun).

Berapa minimum investasi SR025?

Minimum pemesanan Rp1 juta.

Kapan kupon SR025 diumumkan?

Pemerintah akan menetapkan besaran kupon paling lambat sehari sebelum masa penawaran dimulai. 

Mengapa keberhasilan ORI030 penting?

Penjualan ORI030 yang mencapai Rp40 triliun menunjukkan minat investor terhadap SBN Ritel masih tinggi dan menjadi sentimen positif menjelang penerbitan SR025.

Profil Penulis

Abdul Malik
Abdul Malik

Abdul Malik adalah Managing Editor Bareksa dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di jurnalisme pasar modal. Memegang lisensi WPPE, ia fokus pada analisis pasar modal, saham, reksadana, SBN, emas dan edukasi keuangan, serta merupakan peraih beberapa fellowship internasional.

Pilihan Investasi di Bareksa

Klik produk untuk lihat lebih detail.

Empty Illustration

Produk Belum Tersedia

Ayo daftar Bareksa SBN sekarang untuk bertransaksi ketika periode pembelian dibuka.

Video Pilihan

Lihat Semua

Artikel Lainnya

Lihat Semua