Berita / SBN / Artikel

Bunga Acuan BI Jadi 5,75% Kupon SBR012 Bisa Ikut Naik, Jadi Berapa?

Kupon Savings Bond Ritel bersifat floating with floor yang bisa naik setelah review tiap tiga bulan
Hanum Kusuma Dewi • 24 Jan 2023
cover

Ilustrasi investor menghitung kupon imbalan surat berharga negara yang naik ketika bunga acuan BI naik dengan kalkulator dan lambang persentase. (shutterstock)

Bareksa.com - Kabar baik buat para investor Savings Bond Ritel (SBR) karena suku bunga naik dan bisa mendorong kupon SBR012 untuk ikut naik. Suku bunga acuan Bank Indonesia naik menjadi 5,75%, lebih tinggi 25 basis poin daripada waktu penetapan kupon SBR012

Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 18-19 Januari 2023 kembali memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin atau 0,25% dari sebelumnya 5,5% jadi 5,75%. 

Seiring dengan keputusan BI untuk menaikkan suku bunga acuan ini, imbal hasil atau kupon SBR012 juga berpotensi untuk naik. Sebab, sifat kupon SBR012 adalah floating with floor alias bisa naik kalau acuan naik, tetapi tidak bisa turun dari batas minimal (floor). 

Saat ini, SBR012 yang terdiri dari dua tipe yaitu SBR012-T2 dan SBR012-T4 sedang dalam masa penawaran, mulai 19 Januari hingga 9 Februari 2023. Pemerintah sebelumnya telah menetapkan kupon SBR012-T2 sebesar 6,15% per tahun dan kupon SBR012-T4 sebesar 6,35% per tahun. 

Berapa potensi nilai kupon SBR012 setelah penyesuaian?

Dengan sifat floating with floor, imbal hasil SBR012 tentu bisa ditinjau untuk naik. Sebab, saat penetapan kupon, imbal hasil SBR012 mengacu pada suku bunga BI yang saat itu masih di 5,5%. 

Perhitungan kupon SBR012-T2 adalah suku bunga acuan yang berlaku ditambah spread (selisih) tetap 0,65%, sehingga kupon minimal (floor) pada saat penerbitan adalah 6,15%. Lalu, perhitungan kupon SBR012-T4 adalah suku bunga acuan yang berlaku ditambah spread tetap 0,85%, sehingga kupon minimal pada saat penerbitan adalah 6,35%. 

Untuk ke depannya, setelah penyesuaian, dengan suku bunga BI sebesar 5,75% maka kupon SBR012-T2 bisa naik menjadi 6,4% per tahun dan kupon SBR012-T4 bisa naik menjadi 6,6% per tahun. Rumusnya adalah sebagai berikut ini:

Kupon SBR012 = Suku Bunga BI + Spread 

Setelah penyesuaian dengan suku bunga BI 5,75%, maka:

Kupon SBR012-T2 = 5,75% + 0,65% = 6,4%

Kupon SBR012-T4 = 5,75% + 0,85% = 6,6%

Kapan kupon baru SBR012 akan berlaku setelah penyesuaian?

Menurut Memorandum Informasi, kupon akan di-review setiap 3 bulan sekali mempertimbangkan perubahan BI 7DRRR (jika ada). Maka, tanggal berlakunya kupon baru setelah review adalah per 11 Mei, 11 Agustus, 11 November dan 11 Februari setiap tahunnya. 

Jadi, bila nanti akan ada review kenaikan kupon, maka kupon SBR012-T2 sebesar 6,4% per tahun dan kupon SBR012-T4 6,6% per tahun akan berlaku untuk periode 11 Mei-10 Agustus 2023. 

Kapan pembayaran kupon SBR012 dengan perhitungan yang baru?

Kalau kupon SBR012 ini akan mengalami penyesuaian dengan tingkat suku bunga baru, pembayaran dengan perhitungan baru adalah sebulan setelah tanggal berlakunya kupon baru, yaitu mulai 10 Juni 2023

Berapa nilai kupon SBR012 dalam rupiah setelah penyesuaian?

Perhitungan kupon adalah berupa persentase per tahun, tetapi dibayarkan secara bulanan setiap tanggal 10. Artinya, nilai kupon per tahun dibagi menjadi 12, dan dipotong pajak. Bila investor membeli satu unit SBR012 atau senilai Rp1 juta, perhitungan kupon bersih per bulan sebagai berikut ini. 

Tabel Cara Penghitungan Kupon Bersih SBR012-T2 dan SBR012-T4 periode 11 Mei-10 Agustus 2023*

Keterangan

Cara Penghitungan

Nilai Kupon (Rupiah)

SBR012-T2

SBR012-T4

Nilai investasi


1.000.000

1.000.000

Kupon/tahun

1.000.000 x kupon%

64.000

66.000

Kupon/bulan

kupon per tahun : 12

5.333

5.500

Pajak/bulan

kupon per bulan x 10%

533

550

Kupon bersih/bulan

kupon - pajak

4.800

4.950

*kalau ada penyesuaian kupon dengan suku bunga acuan 5,75%

Seperti yang terlihat dalam tabel, kupon bersih SBR012-T2 setelah potensi penyesuaian dan dibayar pada 10 Juni menjadi Rp4.800 per unit, sementara kupon bersih SBR012-T4 menjadi Rp4.950 per unit. 

Untuk menghitung kupon SBR012, investor hanya perlu mengalikan kupon bersih per unit dengan jumlah unit yang dimiliki. 

Kupon Bersih per Bulan periode Juni-Agustus 2022, dengan Kupon SBR012-T2 6,4% dan SBR012-T4 6,6% 

Unit*

SBR012-T2

SBR012-T4

1

4.800

4.950

10

48.000

49.500

20

96.000

99.000

30

144.000

148.500

40

192.000

198.000

50

240.000

247.500

100

480.000

495.000

150

720.000

742.500

500

2.400.000

2.475.000

1000

4.800.000

4.950.000

2000

9.600.000

9.900.000

5000

24.000.000

24.750.000

*1 unit = Rp1 juta, kupon bergantung pada suku bunga berlaku pada saat penyesuaian

Namun, perlu dicatat, penyesuaian kupon itu bergantung pada suku bunga berlaku pada saat penyesuaian. Sehingga, angka kupon tersebut akan berlaku bila suku bunga acuan masih 5,75% pada tiga hari sebelum penyesuaian kupon yaitu 5 Mei 2023. 

Peningkatan kupon floating with floor ini juga berpotensi terjadi untuk SBN ritel lainnya seperti Savings Bond Ritel SBR011 dan Sukuk Tabungan seri ST008 dan ST009. 

Baca juga Bunga BI Naik, Ini Kupon SBR011 Terbaru Berlaku 3 Bulan ke Depan

Penawaran SBR012

SBR012 adalah seri Surat Berharga Negara Ritel atau SBN Ritel online pertama yang terbit pada 2023. Penerbitan SBR012 kali ini istimewa karena menawarkan dua kupon untuk dua jangka waktu (tenor) berbeda dalam periode sama yaitu 19 Januari - 9 Februari 2023. 

Menurut pengumuman DJPPR Kemenkeu, kupon SBR012-T2 yang memiliki tenor 2 tahun sebesar minimal 6,15% per tahun dan kupon SBR012-T4 dengan tenor 4 tahun sebesar minimal 6,35% per tahun. 

Smart Investor yang tertarik ingin membeli SBR012 baik tipe SBR012-T2 dan SBR012-T4 hanya bisa memesan selama masa penawaran, yaitu pada 19 Januari 2023-9 Februari 2023. Investor bisa memesan SBR012 yang merupakan SBN ritel online melalui mitra distribusi resmi yang ditunjuk Kementerian Keuangan, termasuk Bareksa. 

Bareksa Salah Satu Midis SBN Terbaik

Sebagai salah satu mitra distribusi resmi SBN Ritel, platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, Bareksa kembali mendapatkan penghargaan dari Kementerian Keuangan RI sebagai Mitra Distribusi Surat Utang Negara Ritel (Midis SUN) dengan Kinerja Terbaik 2021. 

Penghargaan sebagai Midis Terbaik Surat Berharga Negara (SBN) baik SUN maupun Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) merupakan yang keempat tahun secara beruntun diterima oleh Bareksa.

Perlu dicatat, Bareksa adalah satu-satunya fintech yang meraih penghargaan Midis SUN Terbaik Tahun 2021bersanding dengan bank-bank besar. Penghargaan terbaru ini melengkapi daftar penghargaan yang diterima Bareksa sebagai Mitra Distribusi baik untuk SUN maupun SBSN dari Kementerian Keuangan, yakni : 

  • Midis SUN Terbaik 2019

  • Midis SUN Terbaik 2020

  • Midis SUN Terbaik 2021

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2018

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2019

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2020

  • Midis SBSN Terbaik Kategori Fintech 2021

Penghargaan langsung diserahkan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati kepada Co-founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, dalam acara Stakeholders Gathering Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu 2022 di Kementerian Keuangan, Jakarta, pada 21 Desember 2022. 

Karena itu tak ingin ketinggalan investasi di SBN Ritel di 2023? Segera daftar akun SBN di Bareksa sekarang, agar saat masa penawaran dibuka, Kamu tak kehabisan kuota pemesanan. 

(hm)

***



Investasi SBN di Mitra Distribusi Terbaik

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Smart Investor juga dapat memantau investasi dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama empat tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan Kinerja Terbaik 2021 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional). Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.