Berita / SBN / Artikel

ST009 Ludes Terjual, Ini Manfaat Investasi Sukuk untuk Pembangunan

Investasi di sukuk negara bukan hanya bisa memberikan cuan atau keuntungan tapi juga cara Kamu berperan langsung pembiayaan pembangunan nasional
Abdul Malik • 29 Nov 2022
cover

Jembatan Youtefa (Holtekamp) - Papua adalah satu proyek yang dibiayai oleh Sukuk Negara. (shutterstock)

Bareksa.com - Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan (ST) seri ST009, salah satu Surat Berharga Negara (SBN) Ritel yang diterbitkan pemerintah pada tahun ini sold out alias telah habis terjual. Selain bisa mendapatkan cuan atau keuntungan, investasi di sukuk yang diterbitkan pemerintah, juga secara tidak langsung ikut berperan membiayai pembangunan negara.

Dalam postingan di akun media sosial Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyatakan terima kasih atas patisipasi semua investor yang telah berinvestasi di ST009. Hingga Senin pagi (28/11/2022), nilai pemesanan ST009 telah menembus Rp10 triliun. 

Dengan masa penawaran dimulai 11 November atau telah berlangsung 17 hari dari 20 hari yang dijadwalkan, maka rata-rata nilai pemesanan ST009 per hari sekitar Rp588 miliar. Masa penawaran yang sejatinya baru ditutup pada 30 November, ditutup lebih awal akibat kuota pemesanan ludes terjual.

Sukuk Tabungan merupakan salah satu jenis Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), yang diterbitkan untuk investor individu (ritel) dan dikelola dengan prinsip-prinsip Islami. Sukuk Tabungan memiliki kemiripan dengan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Ritel lainnya, yakni Sukuk Ritel. Walau mirip, namun keduanya memiliki perbedaan. 

Enam persamaan Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel

1. Penyertaan terhadap aset negara
2. Obligasi syariah
3. Akad wakalah
4. Ada pernyataan halal atau kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI)
5. Kupon (imbalan) berupa uang sewa (ujrah)
6. Minimal pembelian Rp1 juta

Tiga Perbedaan Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel

Walau sama-sama syariah dan dijamin 100% oleh negara, ada sejumlah perbedaan antara Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel. Antara lain Sukuk Ritel bisa diperjualbelikan (tradable) di pasar sekunder sebelum jatuh tempo, bila minimum holding period sebanyak tiga kali atau 1 kali pembayaran kupon telah dipenuhi.

Sebaliknya, Sukuk Tabungan tidak bisa dijual sebelum jatuh tempo, namun memiliki fasilitas early redemption atau pencairan investasi sebagian sebelum jatuh tempo. 

Sumber: Kementerian Keuangan

Baik Sukuk Tabungan dan Sukuk Ritel, keduanya memiliki kesamaan juga dari sisi manfaat penerbitannya. Kementerian Keuangan menyebutkan manfaat dari penerbitan Sukuk Tabungan dan juga Sukuk Ritel antara lain : 

Pertama, membiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) termasuk membiayai pembangunan proyek infrastruktur.
Kedua
, memperluas basis investor Surat Berharga Negara di pasar domestik.
Ketiga
, menyediakan alternatif instrumen investasi ritel yang berbasis syariah.
Keempat
, mendukung pengembangan pasar keuangan syariah di tanah air.
Kelima
, mendorong transformasi masyarakat menuju investment oriented society. 

Untuk Apa Dana dari Hasil Penerbitan Sukuk?

Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa sejak 2013, pemerintah telah menerbitkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) untuk pembiayaan proyek infrastruktur yaitu Project Financing Sukuk. Adapun total project financing sukuk periode 2013-2022, nilainya mencapai Rp175,37 triliun dengan 4.316 proyek di 34 proyek.

Sumber: Kementerian Keuangan

Siap meraih cuan sekaligus membantu negara membiayai pembangunan nasional? Tunggu penerbitan SBN Ritel seri berikutnya di Bareksa ya!

(Martina Priyanti/AM) 

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Investasi Sekarang

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.