Berita / SBN / Artikel

Penawaran ST009 Resmi Ditutup, Ini Rencana Penerbitan SBN Ritel di 2023

Tujuan penerbitan SBN Ritel ialah sebagai salah satu sumber pembiayaan APBN dan alternatif investasi bagi investor ritel
Abdul Malik • 30 Nov 2022
cover

Ilustrasi perempuan investor sedang membuat perencanaan investasi di 2023 yakni di reksadana, emas dan SBN Ritel. (Shutterstock)

Bareksa.com - Pemerintah secara resmi hari ini, Rabu (30/11/2022) menutup masa penawaran Surat Berharga Negara (SBN) Ritel jenis Green Sukuk Ritel - Sukuk Tabungan (ST) seri ST009. SBN Ritel seri keenam itu sekaligus seri terakhir yang diterbitkan pemerintah pada tahun ini. 

Masa penawaran ST009 telah berlangsung selama 20 hari yakni dari 11 November hingga hari ini, 30 November 2022. Penambahan kuota pemesanan ST009 terakhir pada Senin, 28 November 2022. 

Dalam postingan di akun media sosialnya, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyatakan terima kasih atas patisipasi semua investor yang telah berinvestasi di ST009. Hingga Senin pagi (28/11/2022), nilai pemesanan ST009 telah menembus Rp10 triliun. Jumlah tersebut, jauh lebih besar dari kuota awal penerbitan ST009 yang hanya Rp3 triliun. 

Sebelum menerbitkan ST009, pemerintah telah menerbitkan 5 seri SBN Ritel pada tahun ini yakni Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI021, dengan masa penawarannya pada 24 Januari hingga 17 Februari 2022. 

Kemudian Sukuk Negara Ritel (SR) seri SR016 yang ditawarkan pada 25 Februari hingga 17 Maret 2022. Setelah itu Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR011, dengan masa penawaran 25 Mei - 16 Juni 2022. Lalu disusul Sukuk Ritel (SR) seri SR017. 

Selanjutnya menyusul ORI seri ORI022, dengan masa penawaran pada 26 September hingga 20 Oktober 2022. 

Rencana Penerbitan SBN Ritel 2023

Bagaimana rencana penerbitan SBN Ritel tahun depan atau 2023? Direktur Surat Utang Negara (SUN) Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Deni Ridwan dalam sebuah postingan pada Senin (28/11/2022) di akun Instagramnya menyampaikan ST009 sold out, nantikan penawaran Saving Bonds Ritel (SBR) pada Januari 2023.

"Nanti kita secara official akan kita published jadwal untuk penerbitan SBN Ritel 2023," kepada Bareksa, Selasa (29/11/2022). 

Apakah potensi SBN Ritel diyakini masih besar pada tahun depan? Deni menyampaikan "kita targetkan terus tumbuh makin besar." 

Sebelumnya Antonius Dyan Nugrahanto Aji, Kepala Seksi Pendalaman Pasar dan Perluasan Berbasis Investor SUN Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan mengatakan tiap tahun pemerintah menerbitkan 6 seri SBN Ritel, yang terdiri dari SBN Rotel jenis konvensional yakni Surat Utang Negara (SUN) Ritel 3 seri yaitu Obligasi Negara Ritel (ORI) 2 seri, Savings Bond Ritel (SBR) 1 seri, serta SBN Ritel jenis syariah atau SBSN yaitu Sukuk Tabungan (ST) 1 seri dan Sukuk Negara Ritel (SR) 2 seri

Sumber: DJPPR Kementerian Keuangan

"Harapannya tahun depan (2023) tetap sama, ada 6 seri SBN Ritel, dan ada harapan bertambah kuota penjualan agar semakin banyak warga negara menikmati investasi di instrumen yang aman, nyaman dan menguntungkan yakni SBN Ritel," kata Antonius saat menjadi pembicara acara Webinar Bareksa X DJPPR Kemenkeu "Strategi Investasi Melawan Inflasi", pada Kamis (6/10/2022).

Dengan menambah kuota, ia melanjutkan maka akan semakin besar kesempatan bagi investor, termasuk investor ritel baru untuk berinvestasi di SBN Ritel.

Tujuan Penerbitan SBN Ritel

Melansir sejumlah sumber, tujuan pemerintah menerbitkan SBN Ritel antara lain:

Pertama, salah satu sumber pembiayaan Anggaran pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kedua
, alternatif investasi bagi investor ritel termasuk yang ingin melakukan diversifikasi portofolionya.
Ketiga
, memperluas basis investor di dalam negeri.
Keempat
, mendukung stabilitas pasar keuangan domestik.
Kelima
, mendukung terwujudnya masyarakat yang berorientasi pada investasi jangka menengah dan panjang.
Keenam
, mewujudkan cita-cita kemandirian dalam pembiayaan pembangunan.

Bagaimana siap meraih cuan sekaligus membantu negara membiayai pembangunan nasional? Tunggu penerbitan SBN Ritel seri berikutnya di Bareksa ya!

(Martina Priyanti/AM) 

***

Ingin berinvestasi sekaligus bantu negara?

Investasi Sekarang

PT Bareksa Portal Investasi atau Bareksa.com adalah platform e-investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang ditunjuk menjadi mitra distribusi (midis) resmi Kementerian Keuangan untuk penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel atau SBN Ritel secara online. Selain proses registrasi dan transaksi sangat cepat dan mudah, Anda juga dapat memantau investasi Anda dari mana saja dan kapan saja.

Bareksa telah mendapatkan penghargaan sebagai midis SBN terbaik selama tiga tahun berturut-turut dari Kementerian Keuangan RI. Penghargaan terbaru yang diterima adalah  penghargaan sebagai Midis SUN dengan  Kinerja Terbaik 2020 dan Midis SBSN dengan Kinerja Terbaik Kategori Fintech 2021. 

Belum memiliki akun Bareksa tetapi ingin berinvestasi di SBN Ritel? Segera daftar melalui aplikasi Bareksa sekarang, gratis hanya dengan menyiapkan KTP dan NPWP (opsional).

Bagi yang sudah punya akun Bareksa untuk reksadana, lengkapi data berupa rekening bank untuk mulai membeli SBN Ritel di Bareksa. Bagi yang sudah pernah membeli SBR, ORI atau Sukuk di Bareksa sebelumnya, registrasi ulang akun di Bareksa untuk memesan SBN Ritel seri berikutnya.